Pemerintah Singapura Ajak Warganya Pulang: Tinggalkan Myanmar Segera!

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Kamis, 04 Maret 2021 | 20:36 WIB
Pemerintah Singapura Ajak Warganya Pulang: Tinggalkan Myanmar Segera!
Seorang pengunjuk rasa mengacungkan salam tiga jari selama demonstrasi menentang kudeta militer di Yangon, Myanmar, Sabtu (6/2/2021). [STR / AFP]

Suara.com - Kementerian Luar Negeri (MFA) Singapura mengajak warganya untuk segera meninggalkan Myanmar. Mereka juga meminta warganya untuk menghindari perjalanan ke Myanmar dalam waktu dekat.

"Mengingat bentrokan yang meningkat pesat dan banyaknya jumlah korban sipil di Myanmar, warga Singapura sangat disarankan untuk menunda semua perjalanan ke Myanmar saat ini," kata MFA seperti yang dilaporkan Strait Times Kamis (04/03).

"Warga Singapura yang saat ini berada di Myanmar juga harus mempertimbangkan untuk pergi sesegera mungkin dengan cara komersial sementara masih memungkinkan untuk melakukannya."

Bagi warga Singapura yang masih bertahan di Myanmar, pemerintah menyarankan untuk tetap berada di dalam rumah dan menghindari perjalanan yang tidak perlu, khususnya ke daerah konflik.

Mereka juga memperingatkan warganya untuk tetap waspada dan memantau berita lokal dengan seksama.

Seorang suster di Myanmar berlutut di depan polisi memohon untuk tidak tembak warga.[Twitter]
Seorang suster di Myanmar berlutut di depan polisi memohon untuk tidak menembak warga.[Twitter]

Pemerintah Singapura mendesak warganya yang berada di Myanmar untuk segera melakukan e-register di situs web agar MFA dan Kedutaan Besar Singapura di Yangon bisa memberikan bantuan jika terjadi keadaan darurat.

Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan ada 38 orang tewas pada hari Rabu dalam konflik paling berdarah sejak kudeta dimulai. Polisi dan tentara melepaskan tembakan di kota besar dan kecil, memicu terjadinya konflik.

Lebih dari 50 orang tewas dalam pemberontakan saat melawan militer yang menguasai pemerintah sejak menahan pemimpinnya Aung San Suu Kyi dan Presiden Win Myint.

Pada hari Selasa, menteri luar negeri dari 10 anggota ASEAN, termasuk Myanmar, menyerukan pada semua pihak untuk menahan diri dari menghasut kekerasan lebih lanjut dan mempertimbangkan solusi damai melalui dialog konstruktif.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6.200 Warga Singapura Mulai Disuntik Vaksin Covid-19 Buatan Pfizer

6.200 Warga Singapura Mulai Disuntik Vaksin Covid-19 Buatan Pfizer

Batam | Kamis, 14 Januari 2021 | 15:26 WIB

Berlayar Tanpa Tujuan, Wisata Ini Jadi Andalan Warga Singapura saat Pandemi

Berlayar Tanpa Tujuan, Wisata Ini Jadi Andalan Warga Singapura saat Pandemi

Lifestyle | Senin, 09 November 2020 | 14:41 WIB

Geger! Warga Singapura Mengaku Memata-matai AS Untuk China

Geger! Warga Singapura Mengaku Memata-matai AS Untuk China

News | Selasa, 28 Juli 2020 | 10:50 WIB

Terkini

Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat

Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat

Sumsel | Selasa, 01 September 2026 | 23:49 WIB

Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar

Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar

Bogor | Selasa, 01 September 2026 | 23:43 WIB

Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK

Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 23:36 WIB

Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga

Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga

Bogor | Selasa, 01 September 2026 | 23:12 WIB

Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 23:01 WIB

Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi

Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi

Banten | Selasa, 01 September 2026 | 22:53 WIB

Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla

Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 22:47 WIB

Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo

Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo

Jatim | Selasa, 01 September 2026 | 22:42 WIB

Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut

Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut

News | Selasa, 01 September 2026 | 22:35 WIB

Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target

Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target

Sport | Selasa, 01 September 2026 | 22:30 WIB

×