Kemnaker: Forum Sinergitas Penting untuk Tingkatkan Produktivitas Daerah

Fitri Asta Pramesti

Sabtu, 06 Maret 2021 | 09:29 WIB
Kemnaker: Forum Sinergitas Penting untuk Tingkatkan Produktivitas Daerah
Direktur Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan, Fachrurozi. (Dok. Kemnaker)

Suara.com - Kementerian Ketenagakerjaan mendorong terciptanya komitmen bersama antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan dan pelatihan, serta organisasi masyarakat guna terwujudnya peningkatan produktivitas dan daya saing daerah.

Komitmen bersama guna meningkatkan produktivitas ini salah satunya dapat diwujudkan dengan memperkuat forum sinergitas.

"Keberadaan forum sinergitas peningkatan produktivitas ini sangat penting sekali dan berfungsi sebagai media dalam mewadahi hal-hal terkait dengan upaya peningkatan produktivitas dan daya saing di daerah-daerah yang belum memiliki lembaga struktural di bidang produktivitas," kata Budi Hartawan dalam sambutannya yang dibacakan Direktur Produktivitas Kemnaker, Fachrurozi, saat membuka acara Strategic Forum Nasional Peningkatan Produktivitas Tahun 2021 di Kota Yogyakarta, DIY, Kamis (4/3/2021).

Direktur Fachrurozi menjelaskan, tujuan "Forum Nasional Peningkatan Produktivitas Tahun 2021" adalah menjaring masukan kegiatan pengembangan dan peningkatan produktivitas tahun 2022.

Selain itu juga untuk memotivasi aparatur daerah bidang produktivitas terkait dalam pelaksanaan kebijakan, program, dan kegiatan-kegiatan bidang produktivitas.

Ia berharap setelah mengikuti forum ini, peserta memberikan masukan kepada pimpinan di daerah tentang pentingnya membentuk forum sinergitas sebagai embrio dari Lembaga Produktivitas Daerah (LPD) sebagaimana amanat Revisi Perpres 50 Tahun 2005 tentang Lembaga Produktivitas Nasional (LPN).

"Forum ini juga dimaksudkan untuk menyamakan persepsi pengembangan dan peningkatan produktivitas oleh pemerintah pusat dan daerah, serta seluruh stakeholder guna memasifkan gerakan peningkatan produktivitas," katanya.

Produktivitas, sambung Fachrurozi, merupakan kunci keberhasilan pembangunan dan kesejahteraan suatu negara. Selain sebagai determinan pertumbuhan ekonomi jangka panjang, produktivitas juga menjadi penggerak dalam peningkatan daya saing dan kesejahteraan masyarakat.

"Semakin produktif suatu negara, kesejahteraan rakyat akan meningkat dan semakin baik posisinya dibandingkan negara lain," ujarnya.

baca juga

Sementara Kadisnaker DIY, Aria Nugrahadi, menyatakan bahwa sebagaimana program sebelumnya yakni sinergitas forum komite vokasi dan produktivitas daerah, pihaknya siap menyambut lahirnya LPD sebagaimana amanat Revisi Perpres 50 Tahun 2005.
Menurutnya, untuk mewujudkan produktivitas dan daya saing, dan bicara SDM, selain hardskill dan softskill, juga diperlukan karakter yang kuat.

"Bagaimana produktivitas ini bisa terwujud, dari tiga pilar tadi? Selain hardskill dan softskill, tentu juga mesti memiliki karakter yang kuat, " ujarnya.

Ketua Pokja LPN, Bomer Pasaribu, menilai bahwa LPD adalah bagian LPN sebagai prime mover untuk melipatgandakan produktivitas dan daya saing yang meliputi lima lingkungan yakni lingkungan pemerintah, dunia pendidikan pelatihan vokasi, dunia usaha atau industri, dunia media dan masyarakat luas.

LPD merupakan peta jalan dari pelaksanaan UU Cipta Kerja. Karenanya forum ini lanjut Bomer Pasaribu, harus ada keputusan bersama agar peserta dari daerah ini segera menyiapkan LPD dengan perangkat alternatif tidak terlalu kaku.

"Mulai dari dewan pengarah, dewan eksekutifnya, tetapi dengan dukungan penuh APBD di tingkat provinsi maupun daerah," ujar Bomer dalam paparannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menaker: Kalau BLK Ternyata Lahirkan Pengangguran Baru, Tutup Saja

Menaker: Kalau BLK Ternyata Lahirkan Pengangguran Baru, Tutup Saja

News | Sabtu, 06 Maret 2021 | 09:07 WIB

Perkuat Pelatihan Vokasi, Menaker Dorong Program Transformasi BLK

Perkuat Pelatihan Vokasi, Menaker Dorong Program Transformasi BLK

News | Jum'at, 05 Maret 2021 | 17:54 WIB

Setelah Pembahasan 4 Bulan, Menaker Apresiasi 4 PP telah Diundangkan

Setelah Pembahasan 4 Bulan, Menaker Apresiasi 4 PP telah Diundangkan

Bisnis | Kamis, 04 Maret 2021 | 18:08 WIB

Kemnaker Terus Sosialisasikan 4 Aturan Pelaksana UU Ciptaker

Kemnaker Terus Sosialisasikan 4 Aturan Pelaksana UU Ciptaker

News | Rabu, 03 Maret 2021 | 08:10 WIB

Bangkitkan Ekonomi Nasional, Kemnaker Jajaki Kerja Sama dengan PNM

Bangkitkan Ekonomi Nasional, Kemnaker Jajaki Kerja Sama dengan PNM

News | Senin, 01 Maret 2021 | 17:41 WIB

Kemnaker : Persaingan Kerja Tinggi, Pekerja harus Mampu Kuasai Teknologi

Kemnaker : Persaingan Kerja Tinggi, Pekerja harus Mampu Kuasai Teknologi

Bisnis | Jum'at, 26 Februari 2021 | 18:18 WIB

Terkini

Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta

Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta

Jakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Memilih Produk Perawatan Pakaian, Apa yang Jadi Pertimbangan Konsumen?

Memilih Produk Perawatan Pakaian, Apa yang Jadi Pertimbangan Konsumen?

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian

Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian

Sumsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga

Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga

Malang | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:49 WIB

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten Rp280 Juta

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten Rp280 Juta

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:24 WIB

Sinopsis Film Pirunduk, Saat Aulia Sarah Terjerat Ilmu Hitam demi Menaklukkan Suami

Sinopsis Film Pirunduk, Saat Aulia Sarah Terjerat Ilmu Hitam demi Menaklukkan Suami

Entertainment | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Pertalite Makin Menipis! Bahlil Ungkap Stok BBM Subsidi Tinggal 16-18 Hari

Pertalite Makin Menipis! Bahlil Ungkap Stok BBM Subsidi Tinggal 16-18 Hari

Video | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:00 WIB

KPK Ungkap Bupati Klaten Diduga Terima Fee Proyek Rp2,14 Miliar, Uangnya untuk Bayar Utang Pilkada

KPK Ungkap Bupati Klaten Diduga Terima Fee Proyek Rp2,14 Miliar, Uangnya untuk Bayar Utang Pilkada

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:51 WIB

66 Daerah Belum Punya RS Tipe C, Pasien Kanker Berisiko Harus Berobat Jauh

66 Daerah Belum Punya RS Tipe C, Pasien Kanker Berisiko Harus Berobat Jauh

Jogja | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:48 WIB

×