Siswa Berbohong tentang Kartun Nabi Muhammad, Pengacara Samuel Paty Marah

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Rabu, 10 Maret 2021 | 14:14 WIB
Siswa Berbohong tentang Kartun Nabi Muhammad, Pengacara Samuel Paty Marah
Sebuah plakat dengan potret guru sejarah Samuel Paty saat orang-orang berkumpul di Paris. (AFP/Bertrand Guay)

Suara.com - Pengacara Samuel Paty, guru yang dipenggal kepalanya karena dianggap menghina Islam mengungkap kemarahannya pada seorang siswa yang berbohong terkait kartu Nabi Muhammad.

Menyadur Euro News Rabu (10/03), siswa itu berbohong pada ayahnya tentang guru yang menyuruh siswa muslim untuk meninggalkan kelas karena akan menunjukkan kartun Nabi Muhammad.

Ia menggunakan alasan itu pada ayahnya ketika menjelaskan mengapa ia bolos.

Kebohongan ini ditanggapi serius oleh ayahnya dan membuat sang guru dipenggal kepalanya di luar sekolah Bois d'Aulne dekat Paris pada 16 Oktober.

Pengacara keluarga Samuel Paty, Virginie Le Roy mengatakan situasi gadis itu tidak bisa dipertahankan. "Semua elemen dalam berkas kasus membuktikan sejak awal bahwa dia berbohong."

Presiden Prancis Emmanuel Macron berbicara di depan Basilika Notre-Dame de l'Assomption di Nice, tempat tiga orang dibunuh oleh orang yang diduga teroris pada Kamis pagi waktu setempat (29/10/2020). [AFP/Eric Gaillard]
Presiden Prancis Emmanuel Macron berbicara di depan Basilika Notre-Dame de l'Assomption di Nice, tempat tiga orang dibunuh oleh orang yang diduga teroris pada Kamis pagi waktu setempat (29/10/2020). [AFP/Eric Gaillard]

Siswa 13 tahun yang tak disebutkan identitasnya itu sekarang didakwa dengan pengecaman fitnah.

Pengacaranya, Mbeko Tabula, mengatakan bahwa gadis itu telah berbohong karena merasa terjebak dalam rangkaian peristiwa dan rekan-rekannya meminta dia untuk menjadi juru bicara mereka.

"Ada ketidaknyamanan yang nyata, dia merasa harus menambahkannya agar pesan ini menonjol," katanya.

Le Roy menolak pernyataan itu dan marah karena kerugiannya sangat besar. "Penjelasan ini tidak memuaskan saya, membuat saya sedikit marah karena faktanya serius, dramatis," tambahnya.

baca juga

Ia juga menuduh Brahim Chnina, ayah dari siswa itu turut berbohong. Chnina dan seorang aktivis Islam, Abdelhakim Sefrioui, keduanya dituduh terlibat dalam pembunuhan dan ditahan dalam penahanan pra-sidang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siswa Prancis Akui Bohong soal Samuel Paty Menunjukkan Kartun Nabi Muhammad

Siswa Prancis Akui Bohong soal Samuel Paty Menunjukkan Kartun Nabi Muhammad

News | Selasa, 09 Maret 2021 | 13:53 WIB

Jaksa Prancis: Pembunuh di Gereja Nice Simpan Foto Pemenggal Samuel Paty

Jaksa Prancis: Pembunuh di Gereja Nice Simpan Foto Pemenggal Samuel Paty

News | Sabtu, 14 November 2020 | 20:08 WIB

Buntut Pembunuhan Samuel Paty, Prancis Tutup Masjid di Paris Selama 6 Bulan

Buntut Pembunuhan Samuel Paty, Prancis Tutup Masjid di Paris Selama 6 Bulan

News | Rabu, 21 Oktober 2020 | 08:50 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×