Fakta-fakta Kecelakaan Bus di Sumedang

Rifan Aditya

Kamis, 11 Maret 2021 | 20:58 WIB
Fakta-fakta Kecelakaan Bus di Sumedang
Petugas mengevakuasi korban kecelakaan maut bus pariwisata Sri Padma Kencana yang terperosok ke jurang di Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (10/3/2021) malam. [ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi]

Suara.com - Kecelakaan bus di Sumedang semalam menimbulkan korban jiwa cukup banyak. Kabar kecelakaan tersebut menyita perhatian publik. Suara.com telah merangkum fakta-fakta kecelakaan bus di Sumedang dalam ulasan ini.

Bus pariwisata Sri Padma Kencana terperosok ke jurang di Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat pada hari Rabu (10/3) malam hari.

Bus tersebut telah mengangkut rombongan puluhan pelajar SMP IT Al Muawwanah, Cisalak, Kabupaten Subang yang sedang melakukan ziarah. Hal itu menyebabkan 27 orang penumpang tewas. Lebih lengkapnya berikut adalah fakta-fakta terkait dengan kecelakaan bus di Sumedang tersebut:

1.     Bus berisikan 66 penumpang

Bus pariwisata Sri Padma Kencana tersebut hanya memiliki 63 kursi. Namun Tim SAR kota Bandung telah mengevakuasi korban dengan jumlah 66 penumpang.

Akibat kecelakaan maut tersebut sebanyak 27 orang meninggal dunia dan sebanyak 39 diantaranya selamat.

2.     Setelah melakukan ziarah

Perjalanan rombongan dari SMP IT Al Muawwanah tersebut adalah perjalanan setelah melaksanakan ziarah dengan menyewa bus pariwisata Sri Padma Kencana tersebut.

3.     Teperosok ke dalam jurang

baca juga

Tim SAR menyatakan bus pariwisata Sri Padma Kencana tersebut terperosok ke dalam jurang yang memiliki kedalaman sekitar 20 meter yang terletak di Jalan Raya Sumedang – Cibereum yang merupakan jalan pengakses yang menghubungkan antara Kabupaten Garut dengan Kabupaten Sumedang.

4.     Sebelum kecelakaan terjadi

Menurut korban penumpang yang selamat, sebelum bus pariwisata Sri Padma Kencana terperosok ke dalam jurang, bus tersebut bergoyang-goyang kemudian tejadi oleng dan tercium bau sangit kampas rem karena diduga remnya blog.

5.     Jalan yang ekstem

Jalan yang dilalui bus pariwisata Sri Padma Kencana melaju di jalan yang berkelok dan menanjak yang dikenal rawan terjadi kecelakaan. Jalan tersebut tidak aman untuk digunakan oleh kendaraan besar yang mengangkut banyak penumpang.

6.     Membutuhkan waktu 6 jam untuk mengevakuasi korban

Petugas melakukan evakuasi terhadap korban kecelakaan tersebut selama 6 jam dikarenakan sejumlah penumpang terjebit di dalam bus yang susah untuk di keluarkan.

Demikian merupakan fakta-fakta terkait dengan kecelakaan maut bus pariwisata Sri Padma Kencana yang terperosok ke dalam jurang pada hari Rabu (11/3) malam kemarin. 

Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kecelakaan Bus di Sumedang, Polri: Diduga Kelebihan Muatan Penumpang

Kecelakaan Bus di Sumedang, Polri: Diduga Kelebihan Muatan Penumpang

Jakarta | Kamis, 11 Maret 2021 | 19:03 WIB

Data Korban Tewas dan Kronologi Kecelakaan Maut Bus Pariwisata di Sumedang

Data Korban Tewas dan Kronologi Kecelakaan Maut Bus Pariwisata di Sumedang

Jakarta | Kamis, 11 Maret 2021 | 17:56 WIB

27 Korban Tewas Tragedi Bus di Sumedang Sudah Dievakuasi

27 Korban Tewas Tragedi Bus di Sumedang Sudah Dievakuasi

Riau | Kamis, 11 Maret 2021 | 14:53 WIB

Terkini

Penyerangan Bersenjata di Kampung Ambon, 3 Orang Luka dan Lapak Narkoba Terbakar

Penyerangan Bersenjata di Kampung Ambon, 3 Orang Luka dan Lapak Narkoba Terbakar

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:31 WIB

Squadron 42 Pamer Trailer Baru, Deretan Bintang Hollywood Bikin Heboh!

Squadron 42 Pamer Trailer Baru, Deretan Bintang Hollywood Bikin Heboh!

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:30 WIB

IHSG Rawan Koreksi, Duo Sekuritas Raksasa Bocorkan 9 Saham Pilihan Hari Ini

IHSG Rawan Koreksi, Duo Sekuritas Raksasa Bocorkan 9 Saham Pilihan Hari Ini

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:27 WIB

Serangan Houthi dan Taktik Baru Iran Kerek Harga Minyak Dunia

Serangan Houthi dan Taktik Baru Iran Kerek Harga Minyak Dunia

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:26 WIB

Geser Darmawan Prasodjo Jadi Dirut PLN, Ini Sepak Terjang Suroso

Geser Darmawan Prasodjo Jadi Dirut PLN, Ini Sepak Terjang Suroso

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:23 WIB

Agar Uang Pensiun Cukup untuk Kebutuhan Sehari-hari, Ini yang Perlu Diperhatikan

Agar Uang Pensiun Cukup untuk Kebutuhan Sehari-hari, Ini yang Perlu Diperhatikan

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:18 WIB

5 Zodiak yang Gampang Lelah Emosional dan Paling Rentan Alami Burnout

5 Zodiak yang Gampang Lelah Emosional dan Paling Rentan Alami Burnout

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:11 WIB

Ketika Protein Jadi Barang Mewah, Edukasi Gizi Tak Cukup dengan Penyuluhan

Ketika Protein Jadi Barang Mewah, Edukasi Gizi Tak Cukup dengan Penyuluhan

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:10 WIB

Puluhan Ribu Kasus ISPA Tercatat di Sultra, Warga Kolaka Diminta Kurangi Aktivitas Luar Ruangan

Puluhan Ribu Kasus ISPA Tercatat di Sultra, Warga Kolaka Diminta Kurangi Aktivitas Luar Ruangan

Sulsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:09 WIB

Arti Mimpi Melahirkan Menurut Islam, Primbon Jawa, dan Psikologi

Arti Mimpi Melahirkan Menurut Islam, Primbon Jawa, dan Psikologi

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:05 WIB

×