Kasus Covid-19 Meroket, 16 Kota di Prancis kembali Terapkan Lockdown

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Jum'at, 19 Maret 2021 | 14:02 WIB
Kasus Covid-19 Meroket, 16 Kota di Prancis kembali Terapkan Lockdown
Ilustrasi jalanan di Kota Paris. (Pixabay/Jonny_joka)

Suara.com - Paris dan 16 kota lain di Prancis akan mengalami lockdown kembali mulai tengah malam pada hari Jumat (19/3/2021), sebagai bagian pengendalian Covid-19.

Menyadur Sky News, Jumat (19/3/2021) langkah-langkah tersebut akan diberlakukan setidaknya selama empat minggu dan akan lebih longgar dari lockdown bulan Maret dan November tahun lalu.

Sekolah akan tetap buka dan kegiatan luar ruangan akan diizinkan untuk dilanjutkan dalam radius 10 km dari rumah seseorang. Toko non-esensial, tidak termasuk toko buku, harus tutup.

Perjalanan antar-regional akan dilarang, dan jam malam nasional akan diubah kembali satu jam menjadi pukul 19.00 waktu setempat.

Otoritas Prancis telah berusaha keras untuk menghindari penerapan kembali langkah-langkah ketat, setelah sebelumnya mengandalkan lockdown akhir pekan dan jam malam sebagai gantinya.

Namun, jumlah kasus Covid-19 yang meroket, seiring dengan peluncuran vaksin yang lambat, memaksa pemerintah untuk meningkatkan strateginya.

Lockdown tersebut terjadi ketika Prancis pada hari Kamis melaporkan 34.998 kasus Covid-19, turun sedikit dari lebih dari 38.000 infeksi baru sehari sebelumnya. Total korban tewas di negara itu menjadi 91.679.

Perdana Menteri Jean Castex mengatakan Prancis sedang berjuang melawan gelombang ketiganya karena ada varian virus yang mempercepat penularan.

"Saatnya telah melangkah lebih jauh, dengan pembatasan yang lebih menuntut di mana hal-hal yang paling kritis," katanya.

baca juga

Prancis juga salah satu dari sekitar selusin negara Eropa yang menangguhkan peluncuran vaksin Oxford/ AstraZeneca awal pekan ini.

Namun, Castex mengatakan peluncuran akan dilanjutkan pada Jumat sore dan mengonfirmasi bahwa dia juga akan menerima vaksin itu.

Vaksin COVID-19 AstraZeneca efektif, seperti yang digarisbawahi oleh regulator Eropa, katanya mengacu pada pernyataan sebelumnya yang dibuat oleh European Medicines Agency (EMA).

"Ini hanya memiliki efek samping yang relatif jarang ... itu memiliki rasio risiko/penghargaan yang positif." jelas Castex.

EMA telah meninjau data terkait kekhawatiran tentang vaksin AstraZeneca, dan menyatakannya pada hari Kamis bahwa vaksin itu "aman dan efektif".

Jerman, Italia, Spanyol, Portugal, Latvia, dan Lithuania adalah di antara negara-negara lain yang mengatakan mereka akan melanjutkan program vaksinasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Deschamps Kembali Panggil Ousmane Dembele Perkuat Timnas Prancis

Deschamps Kembali Panggil Ousmane Dembele Perkuat Timnas Prancis

Bola | Jum'at, 19 Maret 2021 | 05:05 WIB

Hasil Bola Tadi Malam: Liga Champions, La Liga, hingga Piala Prancis

Hasil Bola Tadi Malam: Liga Champions, La Liga, hingga Piala Prancis

Bola | Kamis, 18 Maret 2021 | 07:54 WIB

Hajar Lille 3-0, PSG Melaju ke Perempat Final Piala Prancis

Hajar Lille 3-0, PSG Melaju ke Perempat Final Piala Prancis

Bola | Kamis, 18 Maret 2021 | 05:40 WIB

Terkini

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Jabar | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:39 WIB

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:37 WIB

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:35 WIB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:29 WIB

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:28 WIB

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Entertainment | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:13 WIB

×