Profil Basrief Arief, Ketua Pemburu Koruptor Meninggal Dunia

Rifan Aditya

Selasa, 23 Maret 2021 | 18:17 WIB
Profil Basrief Arief, Ketua Pemburu Koruptor Meninggal Dunia
Profil Basrief Arief, Ketua Pemburu Koruptor Meninggal Dunia - Mantan Jaksa Agung, Basrief Arief. [suara.com/Nur Ichsan]

Suara.com - Kabar duka datang dari Kejaksaan Republik Indonesia, Mantan Jaksa Agung Basrief Arief meninggal dunia pada hari ini, Selasa (23/3/2021) pada pukul 10.00 WIB. Untuk mengenang sosoknya, mari kita simak profil Basrief Arief berikut ini.

Basrief Arief merupakan Jaksa Agung yang menjabat pada masa kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 26 November 2010 hingga 20 Oktober 2014.

Biodata Basrief Arief

Basrief Arief lahir di Tanjung Enim, Sumatera Utara pada tanggal 23 Januari 1947.  Ia merupakan anak dari pasangan berdarah Minangkabau yang berasal dari Padang Pariaman yang bernama Bagindo Bachtiar Arief dan Siti Aminah.

Ayah Basrief Arief merupakan seorang pejabat di PN Tambang Arang Bukit Asam. Diketahui Basrief Arief merupakan anak pertama dari sepuluh bersaudara.

Basrief Arief menikah dengan Asminar yang berasal dari Pekanbaru, Riau dan dikaruniai tiga orang anak bernama Abraham Arief, Barnal Arief, dan Elfira Arief serta empat orang cucu.

Riwayat Pendidikan Basrief Arief

Ia merupakan lulusan Fakultas Hukum Universitas Andalas (1975) dan pascasarjana Universitas Padjajaran (2000). Basrief Arief pernah mengikuti berbagai pendidikan dinas setelah bergabung dengan Kejaksaan Agung yakni:

  • Susdas Wira Intel (1987),
  • Trampil Jaksa Pidum (1988),
  • Spadya (1990),
  • Penyelundupan (1992),
  • Sespanas (1995),
  • Lemhanas (1991), dan
  • Perjanjian Republik Indonesia – Prancis (2003).

Karier Basrief Arief

baca juga

Pada tahun 2000, ia menjabat sebagai Kepala Bagian Humas Kejaksaan Agung dan kemudian menjadi Jaksa Agung Muda Intelijen. Nama Basrief Arief kemudian terkenal saat menjabat sebagai Ketua Tim Terpadu Pencari Terpidana dan Tersangka Perkara Tindak Pidana Korupsi atau Tim Pemburu Koruptor.

Saat kepemimpinannya, Tim Pemburu Koruptor berhasil menangkap David Nusa Wijaya, Direktur Bank Sertivia yang terpidana kasus korupsi dana BLBI yang senilai Rp 1,3 triliun. Selanjutnya pada tahun 2007, ia digantikan oleh Muchtar Arifin karena memasuki masa pensiun.

Pada masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Basrief Arief terpilih menjadi Jaksa Agung dan menggantikan Jaksa Agung Hendarman Supandji. Ia kemudian menjabat menjadi Jaksa Agung selama satu periode dari tanggal 26 November 2010 hingga 20 Oktober 2014.

Berpulang di Usia 74 Tahun

Basrief Arief menghembuskan nafas terakhirnya pada usia 74 tahun. Ia meninggal dunia pada hari ini, Selasa (23/3/2021) pada pukul 10.00 WIB.

Demikian profil Basrief Arief yang merupakan mantan Jaksa Agung yang pernah menjabat sebagai Tim Pemburu Koruptor. 

Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabar Duka, Basrief Arief Mantan Jaksa Agung Era SBY Meninggal Dunia

Kabar Duka, Basrief Arief Mantan Jaksa Agung Era SBY Meninggal Dunia

Sumbar | Selasa, 23 Maret 2021 | 11:52 WIB

Mantan Jaksa Agung Basrief Arief Meninggal Dunia

Mantan Jaksa Agung Basrief Arief Meninggal Dunia

Jakarta | Selasa, 23 Maret 2021 | 10:59 WIB

Menteri KKP Temui Singkat ST Burhanuddin, Kejagung Bantah Bahas Kasus

Menteri KKP Temui Singkat ST Burhanuddin, Kejagung Bantah Bahas Kasus

News | Kamis, 18 Maret 2021 | 16:39 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×