Bom di Rumahnya Dipastikan Palsu, Istri Ahmad Yani Mengaku Tenang

Bangun Santoso, Yosea Arga Pramudita

Jum'at, 26 Maret 2021 | 13:33 WIB
Bom di Rumahnya Dipastikan Palsu, Istri Ahmad Yani Mengaku Tenang
Kediaman petinggi KAMI Ahmad Yani di kawasan Cipinang, Jakarta Timur pasca diteror bom palsu. (Suara.com/Arga)

Suara.com - Naura, istri dari Ketua Komite Eksekutif Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Ahmad Yani kini mengaku tenang. Sebab, kepolisian memastikan jika temuan benda mencurigakan di depan kediamannya di Jalan Camar, Blok AA1 No. 1, Cipinang Indah, Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (26/3/2021) pagi tadi merupakan bom palsu.

Menurutnya, jika benda mencurigakan berbentuk tabung -- ditambah ada jam yang menyala -- adalah bom, maka risikonya akan luar biasa. Bukan hanya kerusakan materil yang terjadi, bahkan nyawa bisa melayang, kata dia.

"Pasti (tenang), kalau bukan bom kan. Kami bersyukur, karena bom kan risikonya luar biasa. Risiko bom kan nyawa dan kerusakan yang cukup besar," kata Naura di lokasi, Jalan Camar, Blok.AA1 No.1, Cipinang Indah, Duren Sawit, Jakarta, Jumat (26/3/2021).

Terkait insiden tersebut, Naura berpesan terhadap sosok pelaku yang menaruh bom palsu di kediamannya agar terbuka. Jika ada sesuatu yang hendak dibicarakan dengan suaminya, maka tidak perlu ada upaya-upaya teror seperti perusakan.

"Artinya, saya menyampaikan kepada pelaku kalau ingin ada yang ingin disampaikan, Pak Yani pasti terbuka. Tidak perlu ada upaya upaya yang katakanlah merusak," ujarnya.

Naura menambahkan bahwa segala sesuatu seyogyanya bisa dibicarakan dengan kepala dingin. Tidak perlu dengan upaya teror seperti kejadian pagi tadi.

"Segala sesuatu bisa dibicarakan kepala dingin dan pasti kami berdiskusi secara keilmuan atau akademis," katanya lagi.

Sementara itu, Ahmad Yani mengaku tidak menemukan ancaman dalam beberapa hari ke belakang. Menurut dia, seluruh aktivitasnya berjalan dengan normal tanpa adanya ancaman dalam bentuk apapun.

"Tidak ada apa-apa, saya so felling enak-enak saja. Makan enak, tidur enak," ungkap Yani.

baca juga

Yani bercerita, bom palsu tersebut ditemukan di dalam sebuah tas yang menggantung di pagar rumahnya pada pukul 06.30 WIB. Awalnya, asisten rumah tangga (ART) yang bekerja di rumah Ahmad Yani saat itu hendak membuang sampah dan mendapati sebuah tas tercantol di pagar.

"Tadi kurang lebih pukul 06.30 WIB, pembantu saya biasa keluar dari sini membuang sampah. Nah, dia coba buka angkat tersebut berat, kurang lebih dua kilo," ujar dia.

Merasa curiga, sang ART mencoba membuka tas tersebut dan saat dipegang teenyata berat. Tak sampai situ, sang ART lantas menghubungi petugas keamanan perumahan.

Setelah dibuka, ditemukan sebuah benda menyerupai tabung. Bahkan, ada jam yang masih menyala terpasang di tabung itu.

"Satpam memindahkan tas itu, kurang lebih dua kilo, dibuka tas tersebut dikeluarkan ternyata ada benda model seperti tabung terus diujung tabung ada jam maish hidup," jelas Ahmad Yani.

Mendengar adanya temuan itu, Ahmad Yani yang berada di lantai atas bergegas turun. Sebab, dia menduga kuat jika benda adalah bahan peledak alias bom.

"Saya turun, saya duga, feeling saya bom," katanya.

Ahmad Yani mengaku langsung menghubungi kantor polisi terdekat, Polsek Duren Sawit. Tak lama berselang, sekitar pukul 09.30 WIB, tim gegana dari Polda Metri Jaya berhasil mengevakuasi temuan benda tersebut.

Buru Pelaku Teror

Kepolisian menduga jika benda tersebut adalah fake bomb alias bom palsu. Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Tubagus Ade Hidayat memastikan jika benda tersebut hanya menyerupai bom saja.

"Yang jelas dugaan sementara kita ini adalah fake bomb. Karena bendanya menyerupai. Hanya dimirip-miripin," kata Tubagus.

Tubagus melanjutkan, benda tersebut saat sudah dievakuasi. Benda yang diujung terdapat sebuah jam itu telah dibawa menuju markas Brimob untut dianalisis lebih lanjut.

"saat ini dibawa ke markas brimob untuk dilakukan analisis dan akan secepatnya akan kami sampaikan," sambungnya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan pihaknya berencana melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. Hal itu dilakukan untuk dapat mengindetifikasi pelaku.

"Sampai dengan saat ini siapa yang meletakkan tas yang dicurigai isinya adalah dugaan bom ini masih kita lakukan pengejaran, pendalaman. Kami akan memeriksa berapa saksi-saksi," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat.

Kekinian tim Gegana Brimob, kata Yusri, masih menyelidiki apa sebenarnya isi benda mencurigakan tersebut.

"Sekarang tim Gegana sedang bekerja di lapangan untuk memastikan apakah memang ini dugaan betul bom atau bukan atau cuma rakitan atau cuma memang barang-barang biasa saja, kepastian harus dari tim Gegana," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Bom Palsu di Depan Rumahnya, Ahmad Yani: Feelling Enak-enak Saja

Ada Bom Palsu di Depan Rumahnya, Ahmad Yani: Feelling Enak-enak Saja

News | Jum'at, 26 Maret 2021 | 13:23 WIB

Detik-detik Petinggi KAMI Diteror Bom Palsu: Ujung Tabungnya Ada Jam Hidup

Detik-detik Petinggi KAMI Diteror Bom Palsu: Ujung Tabungnya Ada Jam Hidup

News | Jum'at, 26 Maret 2021 | 13:13 WIB

Petinggi KAMI Ahmad Yani Diteror, Bom Palsu Awalnya Ditemukan PRT

Petinggi KAMI Ahmad Yani Diteror, Bom Palsu Awalnya Ditemukan PRT

News | Jum'at, 26 Maret 2021 | 13:00 WIB

Rumah Petinggi KAMI Diteror Bom Palsu, Begini Reaksi Din Syamsuddin

Rumah Petinggi KAMI Diteror Bom Palsu, Begini Reaksi Din Syamsuddin

News | Jum'at, 26 Maret 2021 | 12:10 WIB

Taruh Bom Palsu di Rumah Petinggi KAMI, Polisi Buru Pelaku Teror

Taruh Bom Palsu di Rumah Petinggi KAMI, Polisi Buru Pelaku Teror

News | Jum'at, 26 Maret 2021 | 11:34 WIB

Rumah Petinggi KAMI Ahmad Yani Diteror Bom Palsu, Polisi: Aman-aman Saja

Rumah Petinggi KAMI Ahmad Yani Diteror Bom Palsu, Polisi: Aman-aman Saja

News | Jum'at, 26 Maret 2021 | 11:23 WIB

Benda yang Ditemukan di Dekat Rumah Petinggi KAMI Bukan Bom

Benda yang Ditemukan di Dekat Rumah Petinggi KAMI Bukan Bom

News | Jum'at, 26 Maret 2021 | 11:16 WIB

Terkini

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

×