Terusan Suez: Bagaimana Cara Memindahkan Kapal Kontainer Raksasa?

Siswanto | BBC | Suara.com

Selasa, 30 Maret 2021 | 10:33 WIB
Terusan Suez: Bagaimana Cara Memindahkan Kapal Kontainer Raksasa?
BBC

Suara.com - Upaya menggerakkan kapal kontainer yang terjebak di Terusan Suez sudah setengah jalan, tapi masih banyak yang perlu dilakukan untuk membebaskannya sepenuhnya.

Ever Given, dioperasikan oleh perusahaan Taiwan Evergreen Marine, sepanjang empat lapangan sepak bola dan tak bergeming di ujung selatan terusan itu sejak Selasa pekan lalu.

Bagaimana kapal kontainer digerakkan?

Ever Given memiliki panjang 400 meter dan terjepit secara diagonal di kanal yang lebarnya tak lebih dari 200 meter.

Perangkat pelacak kapal pada Senin menunjukkan buritan kapal telah sukses digerakkan dari tepian barat namun haluannya masih dekat dengan pesisir timur.



Sekelompok kapal tunda masih berada di sekitar kapal.

Mereka menggunakan kabel atau menempatkan diri tepat di samping kapal, berusaha untuk membebaskan kapal yang mogok itu.

Bersama kapal tunda, kapal keruk telah mengeruk pasir dan lumpur dari bawah haluan kapal.

Kapal-kapal keruk ini bukan pemandangan asing di Terusan Suez, kata pakar maritim Sal Mercogliano, dan digunakan untuk terus mengeruk jalur air itu supaya tetap bisa dinavigasi.

"Mesin raksasa masuk ke dalam air dan menarik tanah ke atas dari dasar laut, yang kemudian ditimbun di daratan."

Perusahaan yang mengelola keberjalanan kapal, Bernhard Schulte Shipmanagement (BSM), berkata kapal spesialis "isap keruk" juga didatangkan. Kapal tersebut mampu memindahkan material sebanyak 2000 kubik meter per jam.




Jika upaya membebaskan haluan kapal tetap sulit, pilihan berikutnya ialah memindahkan bahan bakar, air, dan kargo.

Menguras bahan bakar dari tangki kapal akan membantu, tapi kemungkinan besar tidak akan cukup tanpa upaya lainnya untuk mengurangi beban kapal.

Kapal sebesar Ever Given dapat membawa sampai 20.000 kontainer 20ft (berat maksimum 22 ton) dan operasi untuk memindahkannya dengan derek akan sangat menantang.


Selain kesulitan terkait mendapatkan derek yang cocok dan cukup dekat dengan kapal, proses tersebut dapat mengakibatkan kerusakan dan bahkan membuat kapal menjadi tidak seimbang.

"Anda harus membawa derek apung yang sangat besar - tetapi apapun yang Anda lakukan sekarang, Anda harus menentukan bagaimana ia akan memengaruhi stabilitas kapal," kata pakar kelautan, Sal Mercogliano.

"Skenario terburuknya ialah kapal terbelah jadi dua karena distribusi berat [yang tidak seimbang]."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geopolitik Timur Tengah Memanas: Menko Perekonomian Harapkan Peran Ritel Modern

Geopolitik Timur Tengah Memanas: Menko Perekonomian Harapkan Peran Ritel Modern

Bisnis | Jum'at, 19 April 2024 | 17:10 WIB

Konflik Terusan Suez Pemantik Perang Israel-Palestina Rebutan Gaza, Apa Penyebab dan Kronologinya?

Konflik Terusan Suez Pemantik Perang Israel-Palestina Rebutan Gaza, Apa Penyebab dan Kronologinya?

News | Selasa, 07 November 2023 | 17:35 WIB

Israel Ngotot Bangun Alternatif Terusan Suez, Terusan Ben Gurion Disebut Cikal Bakal Konflik Gaza

Israel Ngotot Bangun Alternatif Terusan Suez, Terusan Ben Gurion Disebut Cikal Bakal Konflik Gaza

News | Senin, 06 November 2023 | 20:23 WIB

Kapal Tanker Singapura Kandas di Terusan Suez, Jalur Ekonomi Sempat Terhambat

Kapal Tanker Singapura Kandas di Terusan Suez, Jalur Ekonomi Sempat Terhambat

Bisnis | Kamis, 01 September 2022 | 07:43 WIB

Terkini

Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina

Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:51 WIB

Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan

Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:50 WIB

Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya

Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:47 WIB

Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah

Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:43 WIB

Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok

Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:18 WIB

Pemerintah Siapkan Skema WFH 1 Hari Seminggu untuk Tekan Konsumsi BBM, Berlaku Pasca Lebaran?

Pemerintah Siapkan Skema WFH 1 Hari Seminggu untuk Tekan Konsumsi BBM, Berlaku Pasca Lebaran?

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:15 WIB

Bisakah Bahan Bakar Ramah Lingkungan untuk Pesawat Jadi Solusi, Ternyata Pakar Bilang Ini

Bisakah Bahan Bakar Ramah Lingkungan untuk Pesawat Jadi Solusi, Ternyata Pakar Bilang Ini

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:05 WIB

Resmi! Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026, Ini Hasil Sidang Isbat Kemenag

Resmi! Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026, Ini Hasil Sidang Isbat Kemenag

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:04 WIB

Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026

Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 19:52 WIB

12 Negara Islam Kompak Lawan Iran: Hentikan Serangan atau Kami Balas

12 Negara Islam Kompak Lawan Iran: Hentikan Serangan atau Kami Balas

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 19:23 WIB