Kasus Bom MAN 3 Padang, KemenPPPA Sebut Ada Indikasi Paparan Paham Radikal

Vania Rossa, Lilis Varwati

Selasa, 21 Juli 2026 | 17:34 WIB
Kasus Bom MAN 3 Padang, KemenPPPA Sebut Ada Indikasi Paparan Paham Radikal
Suasana pascaledakan bom rakitan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Padang, Sumatera Barat, Selasa (14/7/2026). [ANTARA FOTO/Fitra Yogi/agr]
baca 10 detik
  • Seorang siswa MAN 3 Padang terindikasi terpapar paham radikalisme setelah merakit bom yang meledak di lingkungan sekolah.
  • Tim terpadu lintas sektor melakukan pendampingan psikologis, asesmen, serta proses deradikalisasi terhadap siswa pelaku dan warga sekolah.
  • Penanganan kasus melibatkan berbagai instansi daerah guna memulihkan trauma siswa serta mendalami paparan radikalisme secara komprehensif.

Suara.com - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) mengungkapkan siswa yang diduga merakit bom hingga meledak di lingkungan MAN 3 Padang, Sumatera Barat, terindikasi telah terpapar paham radikalisme. Saat ini, penanganan terhadap anak tersebut dilakukan secara terpadu dengan melibatkan sejumlah instansi.

Asisten Deputi Penyediaan Layanan Anak KemenPPPA Ciput Purwianti mengatakan, asesmen awal menemukan adanya indikasi paparan paham radikalisme sehingga diperlukan langkah penanganan lintas sektor.

"Kami identifikasi adanya peluang-peluang dia sudah terkontaminasi dengan paham radikalisme dan lain-lain. Itu terpadu di provinsi, yang menangani tingkat provinsi melibatkan Kesbangpol, kemudian Dinkes, Satgas Wil Densus 88 yang ada di wilayah, kemudian UPTD PPA, Disdik, dan Kemenag. Jadi semua pihak terpadu, bergantian sosialisasi masing-masing karena punya tools dan punya instrumen untuk pendekatan," kata Ciput kepada wartawan di Jakarta, Selasa (21/7/2027).

Menurut dia, apabila hasil pendalaman menunjukkan anak tersebut memang terpapar paham radikal, maka langkah yang ditempuh tidak hanya sebatas pendampingan, tetapi juga proses deradikalisasi.

Ciput menjelaskan, dalam penanganan kasus ini UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) berperan sebagai pendamping sekaligus memenuhi kebutuhan tenaga profesional yang dibutuhkan selama proses asesmen.

"Peran dari UPTDPPA adalah pendamping dan melengkapi kebutuhan-kebutuhan profesional yang diperlukan. Misalnya Satgas Wil Densus 88 itu gak punya psikolog di daerah. Jadi mereka perlu bantuan dari UPTDPPA untuk melakukan asesmen psikologis, termasuk forensik psikologis dari anak ini. Karena kan bagaimanapun dia sebelumnya korban," jelas Ciput.

Selain memberikan pendampingan kepada anak yang berhadapan dengan hukum, tim terpadu juga memberikan perhatian kepada siswa-siswi MAN 3 Padang yang berada di lokasi saat ledakan terjadi.

Menurut Ciput, kejadian tersebut berpotensi menimbulkan trauma sehingga diperlukan pendampingan psikologis bagi warga sekolah.

"Bisa jadi kejadian tersebut akan memicu rasa takut yang berlebihan, mungkin ada yang trauma, level trauma setiap manusia berbeda-beda. Jadi itu juga upaya yang dilakukan secara terpadu oleh sebuah tim yang sudah dikawal oleh UPTDPPA dari Provinsi Sumatera Barat."

baca juga

Sebelumnya, polisi menetapkan seorang siswa MAN 3 Padang sebagai pelaku perakitan bom yang sempat meledak di lingkungan sekolah. Dari hasil penyelidikan, pelaku diketahui belajar merakit bom melalui internet dan diduga merupakan korban perundungan. Polisi juga menyatakan pelaku tidak terafiliasi dengan jaringan terorisme, meski pendalaman terkait paparan paham radikal masih terus dilakukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diduga Korban Bullying, Pelajar di MAN 3 Padang Belajar Merakit Bom dari Media Sosial

Diduga Korban Bullying, Pelajar di MAN 3 Padang Belajar Merakit Bom dari Media Sosial

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 15:49 WIB

Dendam Bullying Jadi Pemicu? Polisi Dalami Alasan Pelajar MAN 3 Padang Rakit dan Ledakkan Bom

Dendam Bullying Jadi Pemicu? Polisi Dalami Alasan Pelajar MAN 3 Padang Rakit dan Ledakkan Bom

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:47 WIB

Kasus Bom Rakitan di MAN 3 Padang Jadi Alarm Perlindungan Anak di Era Digital

Kasus Bom Rakitan di MAN 3 Padang Jadi Alarm Perlindungan Anak di Era Digital

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:41 WIB

Terkini

Gaya Pelari Ramaikan Milo ACTIV Indonesia Race 2026 di Jakarta

Gaya Pelari Ramaikan Milo ACTIV Indonesia Race 2026 di Jakarta

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:30 WIB

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:00 WIB

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Bola | Senin, 14 September 2026 | 04:00 WIB

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

×