Pendiri Telegram Pavel Durov Masuk Daftar Buronan Terorisme Rusia

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 29 Juli 2026 | 17:10 WIB
Pendiri Telegram Pavel Durov Masuk Daftar Buronan Terorisme Rusia
Ilustrasi profl Pavel Durov (X/Durov)
baca 10 detik
  • Rusia menetapkan pendiri Telegram Pavel Durov sebagai buronan internasional terkait tuduhan kasus terorisme.

  • Pavel Durov dituding membiarkan Telegram dimanfaatkan intelijen Ukraina untuk aksi sabotase dan kejahatan.

  • Pavel Durov menolak tuduhan tersebut dan menilai Rusia berupaya membungkam kebebasan berpendapat masyarakat.

Suara.com - Dinas Keamanan Federal Rusia (FSB) menetapkan pendiri Telegram Pavel Durov sebagai buronan internasional atas tuduhan membantu memfasilitasi aksi terorisme. Moskow menuding pengusaha berusia 41 tahun tersebut membiarkan aplikasinya dimanfaatkan oleh pihak militer Ukraina.

Langkah hukum ini menjadi babak baru dari konflik panjang antara pemerintah Rusia dan platform pesan instan populer tersebut. Penetapan status DPO resmi diumumkan oleh otoritas Rusia pada Rabu (29/7).

"Gagal menghapus berbagai saluran (channel), ruang obrolan (chat), dan bot pada aplikasi perpesanan ini, yang secara aktif digunakan oleh dinas khusus Ukraina serta organisasi teroris dan ekstremis untuk mempersiapkan dan mengoordinasikan aksi sabotase, terorisme, pembunuhan massal, hingga penipuan siber,” tulis FSB dikutip dari Bloomberg.

pavel durov (Instagram/@durov)
pavel durov (Instagram/@durov)

Penyelidikan terhadap pimpinan platform perpesanan berkelahiran Rusia yang juga berpaspor Uni Emirat Arab ini sebenarnya telah bergulir sejak Februari lalu. Hal itu dipicu oleh pernyataan terbuka Durov yang mengecam tindakan tegas otoritas Moskow terhadap kebebasan media sosial.

Media pemerintah Rossiyskaya Gazeta bahkan secara terbuka melabeli miliarder teknologi tersebut sebagai ancaman langsung bagi stabilitas sosio-politik di Rusia dan mengklaim dirinya berada di bawah pengaruh asing.

Menanggapi tekanan tersebut, Durov sebelumnya menuduh otoritas di Moskow sengaja mencari dalih baru untuk membatasi akses masyarakat Rusia ke Telegram seiring upaya mereka membungkam hak atas privasi dan kebebasan berpendapat.

Ia juga mengecam kebijakan keras pemerintah Moskow dan menyebut langkah tersebut sebagai tontonan menyedihkan dari sebuah negara yang takut pada rakyatnya sendiri.

Tuduhan terbaru ini mengemuka setelah lembaga pengawas komunikasi Rusia membatasi akses warga terhadap Telegram. Platform tersebut dituduh menolak aturan penyimpanan data pribadi di dalam negeri, yang dilanjutkan dengan pemblokiran fitur panggilan suara dan video sejak Agustus tahun lalu.

FSB juga menuding aktivitas Telegram di wilayah konflik langsung mengancam keselamatan personel militer Rusia. Pihak intelijen mengklaim intelijen Ukraina bisa mengambil data sensitif dari aplikasi tersebut untuk kepentingan operasi militer mereka.

baca juga

Sebelum berhadapan dengan hukum Rusia, Durov juga sempat terjerat kasus hukum di Prancis pada 2024 terkait tuduhan keterlibatan penyebaran konten ilegal dan eksploitasi anak di aplikasinya. Saat itu, ia berjanji meningkatkan penanganan konten berbahaya serta membuka akses permohonan resmi dari pihak berwenang, meski proses penyelidikan di Prancis masih berlanjut sampai saat ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anomali Harga Minyak, Mengapa Tidak Melonjak Meski Timur Tengah Memanas?

Anomali Harga Minyak, Mengapa Tidak Melonjak Meski Timur Tengah Memanas?

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 07:34 WIB

Intelijen Rusia Disinyalir Bantu Iran Hancurkan Pangkalan Militer AS Tanpa Menyentuh

Intelijen Rusia Disinyalir Bantu Iran Hancurkan Pangkalan Militer AS Tanpa Menyentuh

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 11:16 WIB

Paradoks Ekspor Bioenergi Indonesia ke Rusia di Tengah Transisi Energi

Paradoks Ekspor Bioenergi Indonesia ke Rusia di Tengah Transisi Energi

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 13:45 WIB

Terkini

Film Jumbo Akhirnya Tembus Pasar Italia, Kini Diputar di 121 Bioskop

Film Jumbo Akhirnya Tembus Pasar Italia, Kini Diputar di 121 Bioskop

Entertainment | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Lip Mask Emina Dipakai Berapa Kali Sehari? Ini Panduan Penggunaannya

Lip Mask Emina Dipakai Berapa Kali Sehari? Ini Panduan Penggunaannya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Laba Bersih Samator Indo Gas (AGII) Melonjak Hampir 80 Persen, Pendapatan Rp2,38 Triliun

Laba Bersih Samator Indo Gas (AGII) Melonjak Hampir 80 Persen, Pendapatan Rp2,38 Triliun

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:09 WIB

Kurangi Limbah Dapur, ibis Styles Bogor Pajajaran Pakai Cangkang Telur Dukung Tani & Pendidikan Anak

Kurangi Limbah Dapur, ibis Styles Bogor Pajajaran Pakai Cangkang Telur Dukung Tani & Pendidikan Anak

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:09 WIB

My Tomorrow, Your Yesterday: Ketika Hari Pertama Kita Jadi Hari Terakhirnya

My Tomorrow, Your Yesterday: Ketika Hari Pertama Kita Jadi Hari Terakhirnya

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:07 WIB

Polda Metro Jaya Bakal Dalami Teh Kemasan Kotak Berbusa di Aksi 28 Oktober

Polda Metro Jaya Bakal Dalami Teh Kemasan Kotak Berbusa di Aksi 28 Oktober

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:07 WIB

Air di Sejumlah Wilayah Medan-Deli Serdang Mati, Ternyata karena Ini

Air di Sejumlah Wilayah Medan-Deli Serdang Mati, Ternyata karena Ini

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:05 WIB

Daihatsu Gran Max Kuasai Pasar Kendaraan Niaga di Jateng hingga Nusa Tenggara

Daihatsu Gran Max Kuasai Pasar Kendaraan Niaga di Jateng hingga Nusa Tenggara

Otomotif | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:05 WIB

2 Kasus Kekerasan Seksual Difabel di Sulsel, Polisi Didesak Bertindak

2 Kasus Kekerasan Seksual Difabel di Sulsel, Polisi Didesak Bertindak

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:02 WIB

Ulasan Novel Festival Hujan, Belajar Menerima Diri dari Sebuah Kehilangan

Ulasan Novel Festival Hujan, Belajar Menerima Diri dari Sebuah Kehilangan

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:00 WIB

×