Ayah Zakiah Aini: Tak Mungkin Dia Seperti Itu, Pasti Ada yang Menuntun

Agung Sandy Lesmana, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 01 April 2021 | 13:51 WIB
Ayah Zakiah Aini: Tak Mungkin Dia Seperti Itu, Pasti Ada yang Menuntun
Ayah kandung, teroris wanita Zakiah Aini, M Ali saat ditemui di kediamannya di Ciracas, Jaktim. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Keluarga masih tidak percaya jika Zakiah Aini melakukan aksi  penyerangan di Mabes Polri, Jakarta,Rabu (31/3/2021) petang kemarin. Ayah kandung Zakiah, M Ali bahkan menduga ada oknum yang menuntun putrinya melakukan penyerangan hingga berujung tewas. 

Hal itu disampaikan Ali ketika berbicara dengan ibu RT setempat usai selepas jalani ibadah salat Zuhur di Masjid.

"Tidak mungkin dia berbuat seperti itu, pasti dia ada yang menuntun," kata Ali saat mengobrol.

Pasalnya Ali menyampaikan, Zakiah dikenalnya sebagai anaknya tidak neko-neko. Dianggap sebagai anak yang tidak mungkin melakukan aksi nekat.

"Orang anaknya lemas aja begitu kalau di rumah," tutur Ali.

Teroris perempuan berjilbab Zakiah Aini
Teroris perempuan berjilbab Zakiah Aini

Namun ketika disambangi awak media terkait ucapannya tersebut Ali lagi-lagi belum mau menanggapi. Dirinya justru bergegas masuk ke dalam rumahnya.

"Innalillahi, maaf ya maaf ya. Sama ibu itu saja (lawan bicaranya ketika mengobrol)," kata Ali ketika ditanya awak media.

Sementara ibu RT setempat yang mengajak ngobrol ayah kandung Zakiah membenarkan bahwa ayah Zakiah curiga anaknya melakukan aksi penyerangan akibat adanya pihak yang menuntun.

baca juga

"Iya memang benar. Kami sebagai warga sekitar pun tidak percaya. Katanya ada orang yang menuntun dia ada yang bawa dia bapaknya bilang gitu," kata Ibu RT setempat bernama Tiuria di lokasi. 

"Karena anak seperti itu masih labil lah ketika diajak, ya dia mau," kata dia. 

Kronologi Penyerangan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebelumnya, membeberkan kronologi saat Mabes Polri diserang teroris wanita bernama Zakiah Aini, Rabu kemarin. 

Menurutnya, Zakiah sempat berbincang dengan salah satu petugas yang sedang berjaga sebelum melakukan penyerangan. 

Menurutnya, saat berbicang dengan petugas, Zakiah berpura-pura menanyakan kantor pos. Tak berapa lama, setelah menuju lokasi yang ditanyakan, pelaku kembali dan langsung menyerang petugas dengan senjata api. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemeriksaan Ketat di Polda Metro Bikin Antrean Pengunjung Meluber ke Jalan

Pemeriksaan Ketat di Polda Metro Bikin Antrean Pengunjung Meluber ke Jalan

News | Kamis, 01 April 2021 | 12:58 WIB

Mengurung Diri usai Anak Serang Mabes Polri, Ayah Zakiah Aini: Innalillahi

Mengurung Diri usai Anak Serang Mabes Polri, Ayah Zakiah Aini: Innalillahi

News | Kamis, 01 April 2021 | 12:41 WIB

Fakta Terbaru Zakiah Aini: Tertutup hingga Keluarga Sulit Berkomunikasi

Fakta Terbaru Zakiah Aini: Tertutup hingga Keluarga Sulit Berkomunikasi

News | Kamis, 01 April 2021 | 12:27 WIB

Sebelum Serang Mabes Polri, Zakiah Aini: Mah, Saya Mau Keluar Sebentar

Sebelum Serang Mabes Polri, Zakiah Aini: Mah, Saya Mau Keluar Sebentar

News | Kamis, 01 April 2021 | 11:45 WIB

Terkini

Bupati Langkat Diduga Terima Suap Rp 800 Juta untuk Proyek di Disdik dan Disperkim

Bupati Langkat Diduga Terima Suap Rp 800 Juta untuk Proyek di Disdik dan Disperkim

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:30 WIB

KPK Tetapkan Bupati Langkat dan Anggota Tim Suksesnya Jadi Tersangka Usai OTT

KPK Tetapkan Bupati Langkat dan Anggota Tim Suksesnya Jadi Tersangka Usai OTT

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:22 WIB

Dalam Open House, Gubernur DKI Jakarta Janji Carikan Lahan Tambahan untuk Sekolah Rakyat

Dalam Open House, Gubernur DKI Jakarta Janji Carikan Lahan Tambahan untuk Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 08:27 WIB

Teringat Masa Lalu, Gubernur DKI Jakarta Terharu Saat Hadiri Open House Sekolah Rakyat

Teringat Masa Lalu, Gubernur DKI Jakarta Terharu Saat Hadiri Open House Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 08:20 WIB

Jelang MPLS, Gus Ipul Ingatkan Kepala Sekolah Rakyat Siap Hadapi Fase Krusial

Jelang MPLS, Gus Ipul Ingatkan Kepala Sekolah Rakyat Siap Hadapi Fase Krusial

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 08:10 WIB

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:39 WIB

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

×