Tinjau Huntap untuk Korban Bencana di Sulteng, Ini Harapan Doni Monardo

Fitri Asta Pramesti

Minggu, 04 April 2021 | 22:15 WIB
Tinjau Huntap untuk Korban Bencana di Sulteng, Ini Harapan Doni Monardo
Hunian tetap (huntap) untuk warga terdampak bencana alam di Sulawesi Tengah. (Dok. Kementerian PUPR)

Suara.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Doni Monardo, melakukan kunjungan ke Kota Palu pada 31 Maret lalu, guna meninjau langsung perkembangan terkini pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi para korban bencana alam di Sulawesi Tengah. 

Dalam kunjungan tersebut, Doni juga memastikan sejauh mana pemerintah daerah maupun pemerintah pusat melaksanakan proses rehab rekon demi pemulihan kembali infrastruktur bagi para korban bencana.

Memasuki tahun ketiga pasca bencana gempa bumi, likuifaksi dan tsunami di Sulteng, pemerintah terus berupaya menyelesaikan seluruh pekerjaan yang menyangkut dengan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Rehab Rekon).

Salah satu pekerjaan rumah terbesar pemerintah dalam upaya Rehab Rekon pasca bencana Sulteng adalah menyediakan kembali hunian bagi para penyintas bencana alam di Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Kabupaten Donggala yang merupakan daerah terdampak bencana terparah.

Untuk memastikan seluruh pekerjaan sudah  terlaksana, Doni  berkunjung dan menyapa Warga Terdampak Bencana (WTB) yang sudah menempati huntap Kelurahan Duyu, Kota Palu.

Hunian tetap (huntap) untuk warga terdampak bencana alam di Sulawesi Tengah. (Dok. Kementerian PUPR)
Hunian tetap (huntap) untuk warga terdampak bencana alam di Sulawesi Tengah. (Dok. Kementerian PUPR)

Melihat huntap yang telah selesai dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) dibawah pengawasan Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sulawesi II (BP2P Sulawesi II), Doni mengatakan sangat puas dengan hasilnya.

Letjen TNI tersebut sangat mengapresiasi kerjasama antar pemerintah daerah setempat dengan seluruh unit kerja Kementerian PUPR di Sulteng yang telah bersama sama bersinergi dalam upaya Rehab Rekon pasca bencana. Khususnya kepada BP2P Sulawesi II yang telah membangun rumah yang layak bagi warga korban bencana.

Selain itu, ia pun menginstruksikan agar dilakukan penghijauan dengan melakukan penanaman pohon trembesi di kawasan huntap.

"Diharapkan nanti kawasan huntap akan menjadi lebih hijau, lebih nyaman dan bisa menjadi tempat berteduh dan berekreasi bagi masyarakat yang ada di kawasan ini,” jelas Doni.

baca juga

Total ada 630 unit rumah yang telah rampung dibangun oleh PUPR, yakni di Kelurahan Duyu, Kota Palu (230 Unit) dan di Desa Pombewe, Kabupaten Sigi (400 unit). Seluruh hunian tersebut merupakan huntap yang dibangun di tahap 1A yang seluruhnya telah rampung.

Sejauh ini, 108 unit Huntap di Kelurahan Duyu telah dilakukan serah terima kunci oleh Pemda Kota Palu kepada para WTB pada 15 Februari lalu.. Sementara sisanya sebanyak 122 unit tengah menunggu penyelesaian pembangunan sarana pendukung lainnya. Tercatat hingga Selasa 30 Maret, sebanyak 15 Kepala Keluarga telah menghuni Huntap Duyu dan mengaku sangat puas dengan kualitas dan fasilitas yang ada di hunian baru mereka.

Seperti halnya yang dirasakan oleh Misky Panyo (53 tahun), seorang kepala keluarga yang berprofesi sebagai nelayan yang rumahnya rusak parah dihantam tsunami di Kelurahan Lere pada 28 September 2018 silam. Misky beserta anak istrinya telah menghuni Huntap Duyu yang berada di blok 4B No.3.

Ia mengaku sangat berterima kasih kepada Pemerintah Daerah dan juga Kementerian PUPR yang sudah memberikan rumah yang layak beserta seluruh fasilitasnya yang telah dinikmati oleh dia dan keluarga.

Kepala BP2P Sulawesi II, Suko Wiyono mengatakan akan memperkuat koordinasi bersama pemerintah daerah dan seluruh Kepala Balai di lingkungan Kementerian PUPR se Sulawesi Tengah demi kesuksesan pembangunan huntap bagi para korban bencana sesuai dengan target dan harapan.

"Kami sebagai pelaksana pembangunan Huntap akan bekerja maksimal dalam rangka pemenuhan hunian yang layak bagi seluruh WTB di Sulteng. Upaya-upaya percepatan pelaksanaan pembangunan hingga penghunian juga terus kami lakukan, baik itu ditingkat internal maupun eksternal", ucap Suko.

Selanjutnya ia pun berharap kepada seluruh pihak dan seluruh WTB agar dapat bekerjasama dalam proses ini. Mari kita satukan niat dan tujuan agar seluruh proses ini dapat berjalan mudah dan lancar.

"Dengan begitu para WTB yang masih tinggal di pengungsian ataupun yang masih menumpang di rumah kerabat bisa segera menghuni Huntap. Semoga semua aktifitas kita mendapat ridho dari Allah dan bernilai pahala," tandas Suko.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada 44 Unit, Rusun ASN di Tanjung Selor Siap Dihuni

Ada 44 Unit, Rusun ASN di Tanjung Selor Siap Dihuni

News | Jum'at, 02 April 2021 | 07:40 WIB

PUPR Siapkan Rusus bagi Nelayan yang Rumahnya Terkena Abrasi Pantai

PUPR Siapkan Rusus bagi Nelayan yang Rumahnya Terkena Abrasi Pantai

Bisnis | Kamis, 01 April 2021 | 07:22 WIB

Tinjau Dua Ruas Tol Baru JORR II, Menteri PUPR Harap Segera Beroperasi

Tinjau Dua Ruas Tol Baru JORR II, Menteri PUPR Harap Segera Beroperasi

Jakarta | Rabu, 31 Maret 2021 | 03:05 WIB

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, PUPR Bangun 3 Rusun di NTT

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, PUPR Bangun 3 Rusun di NTT

News | Selasa, 30 Maret 2021 | 09:58 WIB

Terdiri dari 68 Unit, Kementerian PUPR Kebut Pembangunan Rusun ASN di Jogja

Terdiri dari 68 Unit, Kementerian PUPR Kebut Pembangunan Rusun ASN di Jogja

News | Senin, 29 Maret 2021 | 14:17 WIB

Kementerian PUPR Jaring Usulan Bantuan PSU Rumah Bersubsidi

Kementerian PUPR Jaring Usulan Bantuan PSU Rumah Bersubsidi

News | Senin, 29 Maret 2021 | 08:14 WIB

Terkini

Sheet Mask atau Toner Dulu? Ini Urutan yang Benar agar Skincare Menyerap Maksimal

Sheet Mask atau Toner Dulu? Ini Urutan yang Benar agar Skincare Menyerap Maksimal

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:36 WIB

Dana Pemerintah Ditarik, Perbankan Hadapi Tekanan Likuiditas Ekstra

Dana Pemerintah Ditarik, Perbankan Hadapi Tekanan Likuiditas Ekstra

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:36 WIB

Rumah Sakit Cali Kolombia Runtuh Usai Gempa, Pasien Bayi hingga Anak-anak Terjebak

Rumah Sakit Cali Kolombia Runtuh Usai Gempa, Pasien Bayi hingga Anak-anak Terjebak

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:35 WIB

Apa Persamaan dan Perbedaan Gempa Bumi Venezuela dan Kolombia?

Apa Persamaan dan Perbedaan Gempa Bumi Venezuela dan Kolombia?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:24 WIB

Emiten AVIA Tegaskan Kepatuhan Persaingan Usaha KPPU

Emiten AVIA Tegaskan Kepatuhan Persaingan Usaha KPPU

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:15 WIB

111 Orang Tewas Usai Gempa Bumi Besar Kolombia, Rumah Sakit Hancur

111 Orang Tewas Usai Gempa Bumi Besar Kolombia, Rumah Sakit Hancur

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:13 WIB

Arkeologi Italia Geger! Bangkai Kapal Romawi Kuno Ditemukan di Lepas Pantai Sisilia

Arkeologi Italia Geger! Bangkai Kapal Romawi Kuno Ditemukan di Lepas Pantai Sisilia

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:05 WIB

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

×