Banjir Bandang di Bima, Kemensos Kirim Bantuan Logistik Beberapa Tahap

Fabiola Febrinastri

Senin, 05 April 2021 | 11:59 WIB
Banjir Bandang di Bima, Kemensos Kirim Bantuan Logistik Beberapa Tahap
Bantuan ke Kabupaten Bima, NTT. (Dok : Kemensos)

Suara.com - Beberapa waktu setelah banjir bandang terjadi di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTT), Kementerian Sosial (Kemensos) mengirimkan bantuan logistik dalam beberapa tahap berupa makanan, perlengkapan keluarga, peralatan evakuasi, serta peralatan sandang, yang totalnya mencapai Rp 1.114.702.685.

Adapun tahap 1, pengiriman dilakukan dari Gudang Provinsi NTB berupa makanan siap saji 180 paket; makanan anak 125 paket, perlengkapan keluarga: Kids ware 25 paket; food ware 26 paket; peralatan dapur keluarga 25 paket.

Kemudian peralatan evakuasi, berupa matras merah 100 lembar; tenda gulung merah 50 lembar; kasur merah 35 unit, peralatan sandang berupa selimut merah 10 lembar, total Rp 93.545.465.

Bantuan ke Kabupaten Bima, NTT. (Dok : Kemensos)
Bantuan ke Kabupaten Bima, NTT. (Dok : Kemensos)

Tahap 2 berupa makanan siap saji 300 paket; makanan anak 120 paket.
B. Perlengkapan keluarga: kids ware 120 paket. Peralatan evakuasi berupa tenda serbaguna keluarga merah putih 1 unit; tenda gulung 30 lembar; kasur 80 unit, dan peralatan sandang berupa selimut 30 lembar, total Rp 121.352.000

Tahap 3, pengiriman dari Gudang Pusat Bekasi, berupa makanan siap saji 600 paket; makanan anak 210 paket. Perlengkapan keluarga berupa kids ware 100 paket; Family kit 100 unit, dan peralatan evakuasi: kasur merah 200 unit; genset 4 unit. D. Peralatan Sandang: Selimut merah 200 lembar, total Rp 277.637.910.

Tahap 3, Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebanyak 12.000 kilogram, total Rp 513.267.310

Tahap 3, pengiriman dari Gudang TTC Sentul, berupa peralatan evakuasi, perahu evakuasi (aset) 1 unit, total Rp 69.800.000

Tahap 3, pengiriman dari belanja langsung, berupa perlengkapan kebutuhan penggungsian, telur ayam 1.000 kilogram, air mineral 600 mililiter sebanyak 3.600 botol; serta pembalut wanita 300 pack, total Rp 39.100.000.

Sedangkan untuk pengiriman barang aset ke Dinas Sosial Provinsi NTB
Tahap 3, pengiriman dari Gudang TTC Sentul berupa peralatan evakuasi: Perahu evakuasi (aset) 2 unit, total Rp 139.600.000.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Zulhas Instruksikan Kader PAN Bantu Korban Banjir Bandang Flores Timur

Zulhas Instruksikan Kader PAN Bantu Korban Banjir Bandang Flores Timur

Bekaci | Senin, 05 April 2021 | 11:48 WIB

Pengiriman Logistik Untuk Korban Banjir Bandang di Flores Timur Terkendala

Pengiriman Logistik Untuk Korban Banjir Bandang di Flores Timur Terkendala

Bogor | Senin, 05 April 2021 | 11:38 WIB

Jokowi Perintahkan Menteri Sosial Tri Rismaharini Gerak Cepat

Jokowi Perintahkan Menteri Sosial Tri Rismaharini Gerak Cepat

Sulsel | Senin, 05 April 2021 | 11:36 WIB

Marwa Elselehdar, Kapten Kapal Perempuan Pertama di Mesir

Marwa Elselehdar, Kapten Kapal Perempuan Pertama di Mesir

News | Senin, 05 April 2021 | 11:27 WIB

Update Banjir Bandang NTT, 41 Orang Tewas, Puluhan Jiwa Hilang

Update Banjir Bandang NTT, 41 Orang Tewas, Puluhan Jiwa Hilang

Bali | Senin, 05 April 2021 | 11:26 WIB

Jokowi Minta Penangangan Korban Bencana di NTT dan NTB Cepat dan Baik

Jokowi Minta Penangangan Korban Bencana di NTT dan NTB Cepat dan Baik

News | Senin, 05 April 2021 | 11:19 WIB

Terkini

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:52 WIB

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:36 WIB

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 23:03 WIB

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:39 WIB

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:31 WIB

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:14 WIB

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:54 WIB

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:16 WIB

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:35 WIB

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:24 WIB