Upacara Pemakaman Pangeran Philip Digelar 17 April, Tamu Dibatasi 30 Orang

Dany Garjito | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Minggu, 11 April 2021 | 13:34 WIB
Upacara Pemakaman Pangeran Philip Digelar 17 April, Tamu Dibatasi 30 Orang
Pangeran Philip meninggal. (Dok: Twitter/The Royal Family)

Suara.com - Pemakaman Pangeran Philip akan dilaksanakan pada tanggal 17 April, namun pihak istana yang membatasi tamu undangan hanya untuk 30 orang.

Menyadur ABC News, Minggu (11/4/2021) pejabat istana dalam jumpa pers mengungkapkan jika Duke of Edinburgh akan diberikan upacara penghormatan terakhir kerajaan dan tidak akan dimakamkan di negara bagian.

"Rencana pemakaman sangat sejalan dengan keinginan Duke of Edinburgh sendiri," kata juru bicara Istana Buckingham.

Upacara pemakaman akan dimulai pada pukul 03.00 sore waktu setempat di Kapel St George di Windsor, Inggris, dimulai mengheningkan cipta selama satu menit secara nasional.

Tamu pemakaman akan dibatasi hanya untuk 30 orang, tidak termasuk pendeta dan pengusung jenazah, dan termasuk anggota keluarga kerajaan dan sekretaris pribadi Pangeran Philip.

Menurut sumber kerajaan, Pangeran Harry akan menghadiri pemakaman kakeknya, namun tidak didampingi oleh Megan Markle.

Istri Pangeran Harry tidak ikut upacara pemakaman karena mengikuti nasihat dokert, sebab saat ini ia sedang mengandung anak kedua.

Daftar tamu yang akan hadir diharapkan akan diberikan dalam pengarahan pada hari Kamis.

Pangeran Charles memberikan penghormatan kepada ayahnya, Pangeran Philip dalam sebuah video yang diposting di Twitter.

Dia menyebut ayahnya "Ayah terkasih" dan "orang yang sangat istimewa yang, menurut saya di atas segalanya, akan kagum dengan reaksi dan hal-hal menyentuh yang telah dikatakan tentang dia."

Peti mati Pangeran Philip, yang saat ini berada di Kastil Windsor, akan dibawa ke kapel dengan Land Rover yang dimodifikasi khusus yang dibuat sendiri oleh adipati, kata seorang juru bicara istana.

Tamu pemakaman akan mengikuti rute selama prosesi kerajaan. Pengaturan untuk Ratu dalam prosesi juga akan dikonfirmasi minggu depan.

Setelah kebaktian, peti mati akan dimakamkan di lemari besi kerajaan.

Pejabat istana juga menegaskan jika selama prosesi pemakaman, tindakan pencegahan virus Corona akan terus diterapkan.

Upacara pemakaman juga akan disiarkan secara langsung di media agar warga Inggris dapat bergabung dan "berduka bersama".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kai Havertz Cetak Gol setelah 6 Bulan Puasa, Begini Komentar Thomas Tuchel

Kai Havertz Cetak Gol setelah 6 Bulan Puasa, Begini Komentar Thomas Tuchel

Bola | Minggu, 11 April 2021 | 11:33 WIB

Seperti Apa Skenario Pemakaman Pangeran Philip? Simak Bocorannya!

Seperti Apa Skenario Pemakaman Pangeran Philip? Simak Bocorannya!

News | Minggu, 11 April 2021 | 11:21 WIB

Pangeran Philip Meninggal Dunia, Buckingham Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Pangeran Philip Meninggal Dunia, Buckingham Kibarkan Bendera Setengah Tiang

News | Minggu, 11 April 2021 | 11:22 WIB

Terkini

Isu Fusi NasDem-Gerindra Mencuat, Saan Mustopa: Sebagai Ide tentu Dipertimbangkan, Itu Hal Biasa

Isu Fusi NasDem-Gerindra Mencuat, Saan Mustopa: Sebagai Ide tentu Dipertimbangkan, Itu Hal Biasa

News | Senin, 13 April 2026 | 15:02 WIB

Donald Trump: Saya Tidak Mau Paus Mengkritik Presiden Amerika Serikat

Donald Trump: Saya Tidak Mau Paus Mengkritik Presiden Amerika Serikat

News | Senin, 13 April 2026 | 14:50 WIB

Aksi Foto Arteria Dahlan di Tikungan Sintinjau Lauik Disorot, Polda Sumbar: Antrean Hanya 1 Menit

Aksi Foto Arteria Dahlan di Tikungan Sintinjau Lauik Disorot, Polda Sumbar: Antrean Hanya 1 Menit

News | Senin, 13 April 2026 | 14:48 WIB

Klaim Donald Trump: Sejumlah Negara di Kawasan Teluk Persia Bantu AS Blokade Selat Hormuz

Klaim Donald Trump: Sejumlah Negara di Kawasan Teluk Persia Bantu AS Blokade Selat Hormuz

News | Senin, 13 April 2026 | 14:31 WIB

Panas Sengketa Lahan di Menteng, Temasra Jaya Somasi Mabes TNI, Ancam Lapor ke Puspom

Panas Sengketa Lahan di Menteng, Temasra Jaya Somasi Mabes TNI, Ancam Lapor ke Puspom

News | Senin, 13 April 2026 | 14:27 WIB

Lampu Hijau RUU BPIP: Surpres Sudah Terbit, Kapan Mulai Dibahas?

Lampu Hijau RUU BPIP: Surpres Sudah Terbit, Kapan Mulai Dibahas?

News | Senin, 13 April 2026 | 14:22 WIB

3 Cara AS Blokade Selat Hormuz, Nomor 2 Bisa Picu Rusia dan China Ikut Perang Terbuka

3 Cara AS Blokade Selat Hormuz, Nomor 2 Bisa Picu Rusia dan China Ikut Perang Terbuka

News | Senin, 13 April 2026 | 14:19 WIB

Rakitan Rasa Pabrik! Ki Bedil Maestro Senpi Ilegal Ternyata Jebolan Cipacing

Rakitan Rasa Pabrik! Ki Bedil Maestro Senpi Ilegal Ternyata Jebolan Cipacing

News | Senin, 13 April 2026 | 14:09 WIB

Respons Seskab Teddy, Arifki Sebut Fenomena Inflasi Pengamat Jadi Cermin Oposisi Mandul

Respons Seskab Teddy, Arifki Sebut Fenomena Inflasi Pengamat Jadi Cermin Oposisi Mandul

News | Senin, 13 April 2026 | 14:08 WIB

Alasan Tak Terduga Inggris Ogah Ikut Gerbong Trump Blokade Selat Hormuz

Alasan Tak Terduga Inggris Ogah Ikut Gerbong Trump Blokade Selat Hormuz

News | Senin, 13 April 2026 | 14:06 WIB