Menang Pilpres Lagi, Presiden Chad Ini Nyaris Samai Lama Berkuasa Soeharto

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Selasa, 20 April 2021 | 20:53 WIB
Menang Pilpres Lagi, Presiden Chad Ini Nyaris Samai Lama Berkuasa Soeharto
Presiden Chad Idriss Deby (kiri) [AFP]

Suara.com - Idriss Deby Itno kembali terpilih kembali sebagai Presiden Chad untuk masa jabatan keenam atau selama 30 tahun berkuasa, nyaris menyamai Presiden Soeharto.

Menyadur Deutch Welle, Selasa (20/4/2021) presiden petahana mendulang suara 79,32%, menurut hasil sementara yang dirilis oleh komisi pemilihan pada hari Senin (19/4).

Mantan perdana menteri Albert Pahimi Padacke berada di urutan kedua dengan perolehan 10,32% suara, sementara calon presiden wanita pertama Chad, Lydie Beassemda, mendapatkan 3,16%.

Pemilihan umum diadakan pada 11 April dan memiliki jumlah pemilih di bawah 65%. Pemilu tersebut juga diboikot oleh para pemimpin oposisi teratas Chad.

Hasil pemilihan presiden tersebut belum disahkan oleh Mahkamah Agung Chad.

Presiden berusia 68 tahun, akan memberikan pidato kemenangan, tetapi direktur kampanyenya mengatakan dia malah mengunjungi tentara Chad yang memerangi pemberontak di ibu kota N'Djamena.

"Kandidat akan senang berada di sini untuk merayakan ... tapi sekarang, dia bersama pasukan pertahanan dan keamanan kami yang gagah berani untuk melawan teroris yang mengancam wilayah kami," kata Mahamat Zen Bada, direktur kampanye Presiden Deby.

Presiden Deby mulai berkuasa di Chad melalui aksi pemberontakan pada tahun 1990.

Janji perdamaian dan keamanan

baca juga

Deby berjanji akan meningkatkan perdamaian dan keamanan di negaranya, yang telah diterpa oleh pemberontakan dan kekerasan selama bertahun-tahun.

Tentara Chad mengatakan pada hari Senin bahwa mereka telah menewaskan sekitar 300 pemberontak dan menahan 150 orang.

Menurut juru bicara militer Jenderal Azem Bermandoa Agouna, pemberontak bersenjata berat yang berjuang untuk Front for Change and Concord in Chad (FACT) memasuki Chad utara dari Libya dan melewati provinsi Kanem sebelum mendekati ibu kota.

"Lima tentara tewas dan 36 luka-luka dalam bentrokan antara pasukan dan pemberontak," katanya.

Negara tersebut mendukung aliansi G5 Sahel dalam memerangi teror di wilayah tersebut. Beberapa kelompok teroris aktif di Sahel, dan beberapa dari mereka memiliki hubungan dengan kelompok teroris Islam seperti al-Qaeda atau ISIS.

Bentrokan baru-baru ini di Chad telah menimbulkan kekhawatiran di negara-negara Barat, banyak di antaranya memandang Deby sebagai sekutu dalam perang melawan terorisme regional.

AS telah meminta semua staf kedutaan untuk meninggalkan negara itu. Inggris juga telah menyarankan warganya untuk meninggalkan Chad secepat mungkin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Counterpoint: Pasar HP Xiaomi Melesat di Afrika, Samsung Menurun

Counterpoint: Pasar HP Xiaomi Melesat di Afrika, Samsung Menurun

Tekno | Selasa, 20 April 2021 | 15:32 WIB

Nahas, Pemburu Tewas Diinjak Gajah Saat Kabur dari Polisi Hutan

Nahas, Pemburu Tewas Diinjak Gajah Saat Kabur dari Polisi Hutan

News | Selasa, 20 April 2021 | 14:09 WIB

Perempuan Afsel Disterilisasi Paksa karena Idap HIV

Perempuan Afsel Disterilisasi Paksa karena Idap HIV

Video | Minggu, 18 April 2021 | 14:00 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×