Sejarah Hari Bumi, Diperingati Sejak 1970

Fitri Asta Pramesti

Kamis, 22 April 2021 | 16:35 WIB
Sejarah Hari Bumi, Diperingati Sejak 1970
Sejarah hari bumi - Aktivis lingkungan hidup membawa instalasi tanaman sebagai penyuplai oksigen saat menggelar aksi "Joget Jagat" di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis (22/4/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Hari ini (22 April 2021) bertepatan dengan Hari Bumi. Peringatan Hari Bumi sudah berjalan sejak 22 April 1970 guna meningkatkan kesadaran publik mengenai permasalahan dunia yang rutin dirayakan di Amerika Serikat. Berikut ini sejarah Hari Bumi.

Pada perayaan Hari Bumi tersebut, jutaan warga Amerika, bahkan mahasiswa dari berbagai universitas turut berpartisipasi dalam serangkaian acara untuk memperingati perayaan tersebut.

Diketahui, Hari Bumi merupakan gagasan yang dicetuskan oleh seorang pecinta lingkungan, yakni Senator Gaylord Nelson dari Wisconsin. Hingga akhirnya ditetapkan Hari Bumi yang selalu diperingati pada 22 April. Berikut ini sejarah Hari Bumi.

Sejarah Hari Bumi

Hari Bumi diperingati pertama kali tahun 1970 atau 51 tahun lalu. Peringatan Hari Bumi dilakukan untuk menyuarakan kesadaran publik tentang permasalahan bumi.

Sebelum ditetapkan Hari Bumi, warga Amerika Serikat kerap mengonsumsi gas timbal dari mobil dalam jumlah sangat besar. Ditambah lagi asap yang dihasilkan dari pabrik-pabrik yang membuat polusi semakin buruk.

Ilustrasi Hari Bumi. (Pexels)
Sejarah hari bumi - ilustrasi Hari Bumi. (Pexels)

Gaylord Nelson sebagai aktivis lingkungan sudah sejak lama mencemaskan lingkungan yang sudah tercemar di Amerika Serikat. Gaylord mencoba menyadarkan publik agar lebih peduli terhadap lingkungan.

Hingga pada 1962, sebuah buku berjudul ‘Silent Spring’ karya Rachel Carson terbit di New York dan menjadi best seller. Buku tersebut sukses menumbuhkan kesadaran juga kepedulian publik akan lingkungan dan organisme hidup.

Mengetahui kesadaran publik tentang lingkungan semakin terbuka. Gaylord semakin semangat untuk memperjuangkan melindungi lingkungan dari polusi yang memburuk. Hingga tercetuslah ide dari Gaylord untuk memperingati Hari Bumi. 

baca juga

Akhir tahun 1970, peringatan Hari Bumi pertama kali dilakukan di Amerika Serikat. Hal tersebut menjadi asal usul terbentuknya Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat. Pada hari tersebut juga resmi disahkan Undang-Undang (UU) tentang lingkungan.

Selain itu, resmi juga disahkan Undang-Undang (UU) tentang Pendidikan Lingkungan Nasional, Undang-Undang (UU) tentang Kebersihan Negara,  Undang-Undang (UU) tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja, serta Undang-Undang (UU) tentang Air Bersih.

Itulah informasi mengenai sejarah Hari Bumi yang diperingati selama 51 tahun sejak pertama kali diresmikan pada tahun 1970. Selamat Hari Bumi 2021. Mari cintai lingkungan! 

Kontributor : Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Aktivitas Untuk Merayakan Hari Bumi: Bersihkan Taman dan Tanam Pohon

5 Aktivitas Untuk Merayakan Hari Bumi: Bersihkan Taman dan Tanam Pohon

Lifestyle | Kamis, 22 April 2021 | 12:08 WIB

Hari Bumi, Ketahui 7 Fakta Menarik Tentang Planet yang Kita Tempati!

Hari Bumi, Ketahui 7 Fakta Menarik Tentang Planet yang Kita Tempati!

Lifestyle | Rabu, 22 April 2020 | 13:11 WIB

Selamatkan Bumi, Yuk Bijak Menggunakan Plastik!

Selamatkan Bumi, Yuk Bijak Menggunakan Plastik!

Lifestyle | Senin, 22 April 2019 | 12:30 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×