Apa Itu e-HAC yang Jadi Syarat Perjalanan Udara dan Laut Mudik 2021?

Fitri Asta Pramesti | Suara.com

Jum'at, 23 April 2021 | 12:51 WIB
Apa Itu e-HAC yang Jadi Syarat Perjalanan Udara dan Laut Mudik 2021?
Apa itu e-HAC - aplikasi e-HAC. (Google Play)

Suara.com - Berdasarkan Addendum Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri dan Upaya Pengendalian Covid-19 Selama Ramadhan, salah satu syarat untuk melakukan perjalanan udara dan laut adalah mengisi e-HAC. Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan mengenai apa itu e-HAC dan cara mengisinya. 

Aturan ini dikeluarkan berdasarkan hasil Badan Penelitian dan Pengembangan Kemenhub terkait Survei Pasca Penetapan Peniadaan Mudik Selama Lebaran 2021, di mana dalam survei tersebut, ditemukan bahwa masih ada kelompok masyarakat yang hendak mudik pada rentang waktu H-7 dan H+7 pemberlakuan peniadaan mudik.

Apa Itu e-HAC? 

E-HAC (Electronic - Health Alert Card) adalah sebuah Kartu Kewaspadaan Kesehatan versi modern dari kartu manual yang sebelumnya digunakan. Sebagaimana dikutip laman resmi Kementerian Kesehatan, sistem e-HAC ini telah dikembangkan oleh Kementerian Kesehatan Indonesian yang dalam hal ini adalah Direktorat Surveilans dan Karantina Kesehatan, Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit.

Kartu elektronik ini juga diperlukan seiring dengan meningkatnya isu penularan penyakit khususnya Covid-19 yang sangat mewabah saat ini.

Sesuai dengan Surat Edaran Nomor 7 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri pada Masa Pandemi Covid-1, e-HAC diwajibkan para pelaku perjalanan udara dan laut, serta seluruh moda transportasi, yaitu darat, udara, dan laut. 

Pengecualian bagi kendaraan pelayanan distribusi logistik dan pelaku perjalanan dengan keperluan mendesak untuk kepentingan non-mudik. Mereka adalah pelaku perjalanan yang bekerja atau perjalanan dinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka anggota keluarga meninggal, ibu hamil yang didampingi oleh satu orang anggota keluarga, serta kepentingan persalinan yang didampingi maksimal 2 orang.

Cara Mengisi e-HAC 

Berikut ini adalah panduan mengisi e-HAC melalui aplikasi EHAC Indonesia yang perlu diketahui. 

  1. Unduh aplikasi "EHAC Indonesia" di Google PlayStore atau Apple Store.
  2. Lakukan setting aplikasi meliputi pemilihan bahasa, registrasi user atau pengguna baru, dan setting lokasi perangkat.
  3. Setelah selesai melakukan setting awal, akan tampil halaman utama e-HAC. Untuk membuat Kartu Kewaspadaan Kesehatan Elektronik e-HAC, langsung pilih tombok "visitor" atau "pengunjung".
  4. Selanjutnya, akan muncul pilihan beberapa tombol yaitu: Data Profil (untuk masuk halaman profil), Panik (untuk ditekan saat kondisi darurat dan butuh bantuan medis), tombol HAC (untuk mengisi Kartu Kewaspadaan Kesehatan). 
  5. Setelah memilih tombol HAC, selanjutnya akan muncul 2 pilihan yaitu: HAC Indonesia (untuk membuat kartu e-HAC saat berkunjung ke Indonesia dari luar negeri), HAC Domestik Indonesia (untuk membuat Kartu e-HAC saat akan bepergian antar kota di Indonesia) 
  6. Isilah data diri pada form registrasi yang muncul meliputi nama, usia, jenis kelamin, negara, nomor identitas, lokasi tujuan, perkiraan waktu kedatangan, kendaraan, dan sebagainya. Jika sudah, langsung klik "Selanjutnya".
  7. Isi form registrasi mengenai lokasi asal, lalu klik selanjutnya.
  8. Isi form mengenai gangguan kesehatan yang dialami dengan menandai check box yang sesuai gejala yang dirasa, dan kosongi jika tidak ada gejala. Lalu klik Submit.
  9. Maka Anda akan dibawa kembali ke halaman HAC dan di situ akan tampil Kartu Kewaspadaan Kesehatan e-HAC yang baru dibuat.
  10. Pilih HAC untuk membuka menu pilihan dan akan muncul pilihan: Lihat HAC (untuk menampilkan informasi pada HAC dan menampilkan barcode HAC yang digunakan untuk ditunjukkan kepada petugas saat check point pemeriksaan), Hapus HAC (apabila ternyata ada informasi yang salah). 

Anda dapat mencetak HAC yang telah dibuat untuk diperlihatkan kepada petugas di tempat pemeriksaan, atau mengunduhnya dan menyimpannya di ponsel untuk memudahkan dalam membawanya di perjalanan. 

Itulah penjelasan mengenai apa itu e-HAC beserta cara mengisinya. Semoga informasi ini bermanfaat!

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Larangan Mudik Lebaran 2021 Diperketat, Ini Aturan Lengkapnya

Larangan Mudik Lebaran 2021 Diperketat, Ini Aturan Lengkapnya

Kalbar | Jum'at, 23 April 2021 | 11:44 WIB

Berikut Poin Perubahan Larangan Mudik Lebaran 2021 Yang Perlu Diketahui

Berikut Poin Perubahan Larangan Mudik Lebaran 2021 Yang Perlu Diketahui

Bogor | Jum'at, 23 April 2021 | 09:58 WIB

INFOGRAFIS : Satgas Revisi Aturan Larangan Mudik

INFOGRAFIS : Satgas Revisi Aturan Larangan Mudik

Infografis | Kamis, 22 April 2021 | 20:30 WIB

Terkini

Senggolan Berujung Maut, Pelaku Pembacokan Pegawai Pabrik Roti di Cengkareng Diciduk Polisi

Senggolan Berujung Maut, Pelaku Pembacokan Pegawai Pabrik Roti di Cengkareng Diciduk Polisi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:55 WIB

Amerika Serikat Paksa 50 Kapal Komersial Putar Balik Hindari Selat Hormuz

Amerika Serikat Paksa 50 Kapal Komersial Putar Balik Hindari Selat Hormuz

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:53 WIB

Ketegangan Selat Hormuz Memanas Kembali, Iran Serang Zona Industri Minyak Uni Emirat Arab

Ketegangan Selat Hormuz Memanas Kembali, Iran Serang Zona Industri Minyak Uni Emirat Arab

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:44 WIB

Geger Anggota TNI Rusak Warung di Kemayoran, Ternyata Ini Pemicu di Baliknya

Geger Anggota TNI Rusak Warung di Kemayoran, Ternyata Ini Pemicu di Baliknya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:42 WIB

Ade Armando Ungkap Alasan Mengundurkan Diri dari PSI: Ada yang Ingin Menghabisi Saya dan Partai

Ade Armando Ungkap Alasan Mengundurkan Diri dari PSI: Ada yang Ingin Menghabisi Saya dan Partai

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:34 WIB

Kapal Sipil Oman di Selat Hormuz Ditembak Kapal Perang Amerika Serikat, 5 Orang Tewas

Kapal Sipil Oman di Selat Hormuz Ditembak Kapal Perang Amerika Serikat, 5 Orang Tewas

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:34 WIB

Diperiksa Soal Kasus Pemerasan THR, Plt Bupati Cilacap Bersumpah: Demi Allah, Saya Nggak Tahu

Diperiksa Soal Kasus Pemerasan THR, Plt Bupati Cilacap Bersumpah: Demi Allah, Saya Nggak Tahu

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:30 WIB

Sampaikan Laporan Akhir ke Presiden, Komisi Reformasi Polri Serahkan Berkas Setebal 3.000 Halaman

Sampaikan Laporan Akhir ke Presiden, Komisi Reformasi Polri Serahkan Berkas Setebal 3.000 Halaman

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:28 WIB

Skandal Kekerasan Seksual di Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Proaktif Lindungi Korban

Skandal Kekerasan Seksual di Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Proaktif Lindungi Korban

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:27 WIB

Tarif Kereta AS untuk Piala Dunia 2026 Melejit, Picu Protes Keras Suporter Global

Tarif Kereta AS untuk Piala Dunia 2026 Melejit, Picu Protes Keras Suporter Global

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:23 WIB