Diduga Tabung Oksigen Meledak, Rumah Sakit Covid-19 di Irak Kebakaran

Minggu, 25 April 2021 | 16:57 WIB
Diduga Tabung Oksigen Meledak, Rumah Sakit Covid-19 di Irak Kebakaran
Kebakaran di sebuah rumah sakit Covid-19 Irak karena tabung oksigen.[Twitter]

Suara.com - Sedikitnya 23 orang tewas ketika sebuah rumah sakit di Irak mengalami kebakaran akibat sebuah tabung oksigen di unit perawatan intensif Covid-19 meledak.

Menyadur NDTV, Minggu (25/4/2021) kebakaran tersebut terjadi di sebuah rumah sakit yang terletak di Kota Baghdad, ibu kota Irak.

Ledakan itu disebabkan oleh "kesalahan dalam penyimpanan tabung oksigen", sebuah sumber medis mengatakan kepada AFP.

Api menyebar dari sebuah ruang perawatan di rumah sakit Ibn al-Khatib dan menjalar ke bangsal perawatan khusus Covid-19 yang berisi 30 pasien.

Video di media sosial menunjukkan petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api di rumah sakit di pinggiran tenggara ibu kota Irak, ketika pasien dan kerabat mereka mencoba melarikan diri dari gedung.

Sebuah sumber dari petugas medis dan keamanan mengatakan kepada AFP bahwa 23 orang tewas dan sekitar lima puluh lainnya terluka akibat insiden tersebut.

Petugas mengatakan bahwa mereka "menyelamatkan 90 orang dari 120 pasien dan kerabat mereka" di tempat kejadian, namun tidak dapat memberikan jumlah pasti dari korban tewas dan terluka.

Kebakaran - yang menurut beberapa sumber disebabkan oleh kelalaian yang sering dikaitkan dengan korupsi di Irak - langsung menyulut kemarahan di media sosial di negara itu.

Gubernur Baghdad Mohammed Jaber meminta kementerian kesehatan "untuk membentuk komisi penyelidikan sehingga mereka yang tidak melakukan pekerjaan mereka dapat diadili".

Baca Juga: Pertama di Dunia, Bayi Lelaki Ini Lahir dengan Tiga Kemaluan

Dalam sebuah pernyataan, komisi hak asasi manusia pemerintah mengatakan insiden itu adalah "kejahatan terhadap pasien Covid-19 yang menyerahkan nyawa mereka di tangan kementerian kesehatan dan lembaganya dan bukannya dirawat, tapi tewas dalam api."

Komisi tersebut meminta Perdana Menteri Irak Mustafa al-Kadhemi untuk memecat Menteri Kesehatan Hassan al-Tamimi dan membawanya ke pengadilan.

Kadhemi menanggapi dengan janji bahwa pihaknya akan melakukan "penyelidikan segera bagi mereka yang bertanggung jawab di kementerian".

Kadhemi juga menuntut agar direktur rumah sakit, kepala keamanan dan tim pemeliharaan teknis diperiksa dan tidak akan dibebaskan sampai mereka yang bersalah terungkap.

Kementerian kesehatan mencatat total 1.025.288 kasus penyakit dan 15.217 kematian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI