Insiden KRI Nanggala 402, Jangan Sampai Poros Maritim Dunia Hanya Jargon

Rifan Aditya

Senin, 26 April 2021 | 10:59 WIB
Insiden KRI Nanggala 402, Jangan Sampai Poros Maritim Dunia Hanya Jargon
Kapal selam KRI Nanggala-402 saat latihan Pratugas Satgas Operasi Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Maphilindo 2017 di Laut Jawa, Jumat (20/1/2017). [Antara/Syaiful Arif]

Suara.com - Pengamat Politik Centre for Indonesia Strategic Actions (CISA) turut menyoroti insiden KRI Nanggala 402. Direktur Eksekutif CISA, Herry Mendrofa melalui keterangan persnya, Sabtu (24/4/2021), tenggelamnya KRI Nanggala-402 menjadi sindiran atas jargon Poros Maritim Dunia yang sering digaungkan pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Herry mengatakan agenda Jokowi yang selalu menggaungkan soal Indonesia menjadi Poros Maritim Dunia perlu segera diwujudkan melalui program yang nyata.

"Jangan sampai Poros Maritim Dunia hanya jargon dan komoditas politik belaka. Presiden Jokowi dan para pembantunya harus mengimplementasikan hal ini dalam bentuk program yang nyata sehingga insiden apapun itu bisa diminimalisasi," kata Herry Mendrofa.

Apalagi setelah kejadian tenggelamnya kapal selam milik TNI AL di perairan Bali yang menewaskan 53 orang tersebut. Belum lagi, kasus-kasus lainnya.

"Insiden di perairan Indonesia mulai dari sea glidder, masuk dan keluarnya kapal asing dan teranyar KRI Nanggala 402 tidak bisa dianggap biasa saja," ucap Herry Mendrofa.

Bagi Herry, pemerintah Indonesia sudah harus serius menyikapi setiap persoalan dan tantangan di sektor pertahanan termasuk urusan laut. Ia pun menyarankan agar alutsista yang dimiliki pemerintah dibenahi.

"Cara menyikapi persoalan ini kan sebenarnya erat kaitannya dengan ihwal alutsista. KRI Nanggala 402 sudah berumur lebih dari 40 tahun. Harusnya Kemenhan juga ikut andil untuk memastikan pemugaran salah satu alutsista Indonesia tersebut," ujar Herry seperti dalam rilis yang diterima Sura.com.

Selain itu Herry juga mengingatkan Pemerintah agar melalui pengelolaan anggaran yang cukup fantastis di Kementerian Pertahanan juga menyentuh persoalan perbaikan alutsista.

"Alokasi 137 Triliun Rupiah di Kemenhan harus menyasar pada perbaikan, pemugaran, perawatan dan tindakan teknis lainnya pada setiap alutsista. Tujuannya agar APBN yang fantastis tersebut tidak sia-sia," ungkapnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebelum KRI Nanggala Tenggelam, Kapal Selam Nuklir Prancis Lewat Indonesia

Sebelum KRI Nanggala Tenggelam, Kapal Selam Nuklir Prancis Lewat Indonesia

Jawa Tengah | Senin, 26 April 2021 | 10:34 WIB

Putra Terbaik Riau Turut Gugur dalam Tragedi KRI Nanggala-402

Putra Terbaik Riau Turut Gugur dalam Tragedi KRI Nanggala-402

Riau | Senin, 26 April 2021 | 10:29 WIB

Susi Pudjiastuti Kenang Momen Manis dengan Kolonel Laut Harry Setyawan

Susi Pudjiastuti Kenang Momen Manis dengan Kolonel Laut Harry Setyawan

Video | Senin, 26 April 2021 | 09:50 WIB

Kenang Ayah yang Ikut Nanggala-402, Putri Kolonel Harry Setiawan: Kangen Pa

Kenang Ayah yang Ikut Nanggala-402, Putri Kolonel Harry Setiawan: Kangen Pa

Hits | Senin, 26 April 2021 | 10:20 WIB

Terkini

Jelajah Rasa Sambil Menikmati Pemandangan Jakarta di Langit Nusantara

Jelajah Rasa Sambil Menikmati Pemandangan Jakarta di Langit Nusantara

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:16 WIB

Acara Anti-Hoaks Berujung Bumerang, Raffi Ahmad Dituding Lakukan Pencitraan Lewat Massa Settingan

Acara Anti-Hoaks Berujung Bumerang, Raffi Ahmad Dituding Lakukan Pencitraan Lewat Massa Settingan

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:14 WIB

Duduk Perkara Empat Siswi SMA di Muba Diminta Lepas Seragam oleh Wakil Kepala Sekolah

Duduk Perkara Empat Siswi SMA di Muba Diminta Lepas Seragam oleh Wakil Kepala Sekolah

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:11 WIB

Jangan Takut Meniru! CEO BlokBojonegoro Ungkap Strategi Media Lokal untuk Berkembang

Jangan Takut Meniru! CEO BlokBojonegoro Ungkap Strategi Media Lokal untuk Berkembang

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Perkuat Layanan Kanker, Pemprov DKI Resmikan Pusat Onkologi

Perkuat Layanan Kanker, Pemprov DKI Resmikan Pusat Onkologi

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:57 WIB

MA Putuskan Suket SMA Tidak Sah, PDIP Kembali Layangkan Desakan Gibran Mundur!

MA Putuskan Suket SMA Tidak Sah, PDIP Kembali Layangkan Desakan Gibran Mundur!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:55 WIB

Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei

Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:50 WIB

Godzilla El Nino Muncul di Aksi Keadilan Iklim Jakarta

Godzilla El Nino Muncul di Aksi Keadilan Iklim Jakarta

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:41 WIB

×