TPNPB Sebut Peluru Nyasar, Polri Klaim Tahu Penembak Mati Kabinda Papua

Agung Sandy Lesmana, Muhammad Yasir

Senin, 26 April 2021 | 17:07 WIB
TPNPB Sebut Peluru Nyasar, Polri Klaim Tahu Penembak Mati Kabinda Papua
Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Rusdi Hartono saat mengungkap terduga pelaku yang menembak mati Kabinda Papua Brigjen I Gusti Putu Dani di Papua. (Suara.com/M Yasir)

Suara.com - Polri mengklaim telah mengaku telah mengantongi identitas pelaku yang menembak mati Kepala Badan Intelejen Nasional Daerah (Kabinda) Papua Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Nugraha Karya. Namun, Polri merahasiakan lantaran identitas pelakunya lantaran khawatir akan menggangu proses pengejaran.

Pernyataan itu sangat berbeda dengan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat atau TPNPB  yang menyebut jika almarhum Putu Gani tewas terkena peluru nyasar.  

Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Rusdi Hartono menyebut pelaku yang menembak mati Brigjen TNI Putu Dani merupakan bagian yang kerap beraksi di Kabupaten Puncak, Papua.

"(Jika disebut namanya) Nanti akan memengaruhi proses itu, tapi yang jelas dari aparat keamanan telah dapat mengidentifikasi daripada kelompok yang melakukan aksinya selama ini di wilayah Kabupaten Puncak," kata Rusdi di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (26/4/2021).

Polri juga menyampaikan rasa duka cita mendalam atas gugurnya Brigjen TNI Putu Dani. Rusdi menyampaikan TNI-Polri dan instansi terkait terus berupaya mengejar dan menangkap KKB Papua.

"Yang pasti tidak ada tempat bagi kelompok kriminal bersenjata ini di tanah Papua. Polri-TNI beserta instansi lainnya sekali lagi berusaha secara optimal untuk menyelesaikan masalah-masalah yang berhubungan dengan kelompok kriminal bersenjata di tanah Papua," katanya.

Versi  TPNPB

Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM), Sebby Sambom. (Ist)
Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM), Sebby Sambom. (Ist)

Juru bicara TPNPB Sebby Sambom sebelumnya mengatakan Kabinda Papua Brigjen Putu Dani tewas terkena peluru nyasar saat terlibat kontak senjata di Beoga, Kabupaten Puncak, Papua pada Minggu (25/4/2021) kemarin. 

Menurutnya, kontak senjata tersebut dilakukan TPNPB dipimpin Komandan Operasi Komnas Mayjen Lekagak Telenggen dan Panglima Kodap Puncak Ilaga Brigjen Penny Murib.

baca juga

Sebby mengakui adanya kontak senjata tersebut, namun secara spesifik mereka tidak mengincar Putu Dani lantaran yang bersangkutan disebut terkena peluru nyasar.

"Manajemen markas pusat Komnas TPNPB telah  menerima laporan atas tertembaknya Kabin Papua Brigjend Gusti Putu tertembak peluru nyasar TPNPB," kata Sebby kepada Suara.com, Senin. 

Sebby menuturkan kalau TPNPB bertanggungjawab atas penembakan dua anggota TNI pada kontak senjata tersebut. Ia menyebut pihaknya tidak ada yang menjadi korban.

"Kami semua aman, namun kami dalam siaga satu di lokasi tersebut dan kami juga siap akan kontak senjata dengan aparat TNI dan Polri."

Brigjen TNI Putu Dani mulanya dikabarkan berangkat ke Kampung Dambet, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua sekira pukul 09.20 WIT, Minggu (25/4) kemarin. Dia berangkat bersama anggota lainnya dengan menggunakan delapan sepeda motor untuk melakukan observasi.

Sekira pukul 15.50 WIT kontak tembak terjadi antara rombongan Brigjen TNI Putu Dani dengan kelompok separatis Papua. Dalam kontak tembak itu Brigjen TNI Putu Dani dikabarkan tewas tertembak dengan luka pada bagian kepala.

"Besok rencananya kami akan kirim helikopter untuk evakuasi jenazah dari Beoga untuk dibawa ke Timika," kata Panglima Kodam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono kepada wartawan, Minggu (25/4) kemarin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kepala BIN Papua Ditembak, Jokowi Perintahkan Kejar dan Tangkap KKB

Kepala BIN Papua Ditembak, Jokowi Perintahkan Kejar dan Tangkap KKB

News | Senin, 26 April 2021 | 13:16 WIB

Soal TPNPB di Papua, Bamsoet: Tumpas Habis Dulu, Urusan HAM Belakangan

Soal TPNPB di Papua, Bamsoet: Tumpas Habis Dulu, Urusan HAM Belakangan

News | Senin, 26 April 2021 | 13:02 WIB

TPNPB Klaim Tembak Mati Empat Orang Anggota TNI Dalam Sepekan

TPNPB Klaim Tembak Mati Empat Orang Anggota TNI Dalam Sepekan

News | Senin, 26 April 2021 | 12:26 WIB

Dicegat saat Patroli, Detik-detik Kabinda Papua Tewas Ditembak TPNPB

Dicegat saat Patroli, Detik-detik Kabinda Papua Tewas Ditembak TPNPB

News | Senin, 26 April 2021 | 12:17 WIB

Terkini

Babak Baru Korupsi Kebun Binatang Surabaya: Sprindik Jilid II Terbit, Aliran Dana ke Dewan Disorot

Babak Baru Korupsi Kebun Binatang Surabaya: Sprindik Jilid II Terbit, Aliran Dana ke Dewan Disorot

Jatim | Jum'at, 06 November 2026 | 13:49 WIB

Dipanggil Prabowo ke Istana, Kepala BIN: Aksi Sadap Listyo Sigit Cs Ilegal dan Mengarah ke Makar

Dipanggil Prabowo ke Istana, Kepala BIN: Aksi Sadap Listyo Sigit Cs Ilegal dan Mengarah ke Makar

News | Jum'at, 06 November 2026 | 13:46 WIB

7 Moisturizer Lokal untuk Usia 40 Tahun agar Kulit Tetap Lembap dan Kenyal

7 Moisturizer Lokal untuk Usia 40 Tahun agar Kulit Tetap Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 13:42 WIB

Formula Penetapan Upah 2027 Belum Jelas, Akademisi Khawatir Proses Brutal yang Tak Soft Landing

Formula Penetapan Upah 2027 Belum Jelas, Akademisi Khawatir Proses Brutal yang Tak Soft Landing

News | Jum'at, 06 November 2026 | 13:37 WIB

realme C01 Meluncur di Indonesia, Bawa Baterai 6.500 mAh dan Layar 120Hz

realme C01 Meluncur di Indonesia, Bawa Baterai 6.500 mAh dan Layar 120Hz

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 13:36 WIB

Jejak Penyadapan Presiden Indonesia, dari Habibie Hingga Prabowo Subianto

Jejak Penyadapan Presiden Indonesia, dari Habibie Hingga Prabowo Subianto

News | Jum'at, 06 November 2026 | 13:36 WIB

Seluruh Kru Ditemukan! Jenazah Serda Heri Dievakuasi dari Bangkai Heli MI-17 di Kalteng

Seluruh Kru Ditemukan! Jenazah Serda Heri Dievakuasi dari Bangkai Heli MI-17 di Kalteng

News | Jum'at, 06 November 2026 | 13:36 WIB

Kulkas 2 Pintu Termurah Merek Apa? Ini 5 Pilihannya Mulai Rp1 Juta

Kulkas 2 Pintu Termurah Merek Apa? Ini 5 Pilihannya Mulai Rp1 Juta

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 13:35 WIB

Gibran Gencar Diusulkan untuk Dimakzulkan, Begini Respons Pimpinan DPR

Gibran Gencar Diusulkan untuk Dimakzulkan, Begini Respons Pimpinan DPR

News | Jum'at, 06 November 2026 | 13:30 WIB

Menelusuri Benang Merah Kekerasan dalam Kisah-kisah Absurd Tiga dalam Kayu

Menelusuri Benang Merah Kekerasan dalam Kisah-kisah Absurd Tiga dalam Kayu

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 13:30 WIB

×