ICW Temukan Penulisan Judul Pengadaan Tender Pemerintah Tidak Informatif

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 27 April 2021 | 02:25 WIB
ICW Temukan Penulisan Judul Pengadaan Tender Pemerintah Tidak Informatif
Logo ICW

Suara.com - Indonesia Corruption Watch (ICW) melakukan penelitian soal pengadaan barang/jasa pemerintah skala nasional. Hasilnya, ICW menemukan banyak judul pengumunan tender pemerintah yang tidak informatif.

Peneliti ICW Siti Juliantari Rachman mengatakan kalau secara umum judul pengadaan tender terbuka di Indonesia itu ditulis 20 karakter ke bawah. Dengan artian, judul dengan 20 karakter itu dianggap sudah cukup baik untuk mempresentasikan sebuah pengadaan yang diinginkan.

"Ternyata kita masih menemukan beberapa tender yang bahkan kurang dari 20 karakter. Kalau mau dilihat contohnya yang mereka sebutkan itu di judul pengadaannya hanya pengadaan mebel, pembangunan pagar dan penataan lobi," kata Siti saat memaparkan pada konferensi pers virtual 'Satu Dekade Pengadaan Barang/Jasa di Indonesia: Analisis dan Pemanfaatan Open Tender', Senin (26/4/2024).

Pemberian judul yang kurang inisiatif tersebut dianggap ICW minim memberikan informasi. Padahal judul pengadaan tender itu ditulis untuk dibaca pengusaha yang ingin terlibat.

"Menurut kami ini judul yang sebenarnya disatu sisi kurang informatif, apalagi kalau kita menyasar dunia usaha yang mau terlibat. Bagaimana mereka mau mudah mencari pengadaannya pemerintah ketika judulnya saja kurang jelas," ujarnya.

Minimnya informasi tersebut juga terjadi pada penulisan deskripsi.
Menurut Siti, akan tidak bermasalah apabila judulnya singkat namun deskripsinya ditulis secara lengkap.

Namun apabila dua-duanya ditulis singkat dan kurang jelas malah akan menyulitkan. Dari hasil penelitian, deskripsi yang ditulis rata-rata kurang dari 60 karakter.

"Jadi kurang jelas, kurang lengkap gitu ya," tuturnya.

Siti mengambil contoh beberapa penulisan deskripsi pada pengadaan tender pemerintah, semisal 'aspal satu paket', 'yups', atau 'pembangunan pagar'.

"Misalnya anggap lah dunia usaha, kita mau nyari tahu nih, ini pembangunan pagar, maksudnya pagar apa sih ternyata kalau dicek dideksripsi ternyata tidak menjawab juga," jelasnya.

Padahal kewajiban memberikan informasi pada judul dan deskripsi itu sudah ada pada peraturan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Namun pada kenyataannya, peraturan itu tidak dipatuhi.

"Ya mungkin akhirnya mengisi seadanya tidak seperti yang dimaksud atau akhirnya tujuan dari adanya peraturan itu enggak tercapai tuh bahwa supaya lebih informatifnya itu akhirnya tidak tercapai."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kebutuhan Pangan Aman, Tapi Harga Daging Ayam di Cianjur Masih Tinggi

Kebutuhan Pangan Aman, Tapi Harga Daging Ayam di Cianjur Masih Tinggi

Bogor | Senin, 26 April 2021 | 10:15 WIB

Evakuasi KRI Nanggala 402, Pemerintah Koordinasi dengan ISMERLO

Evakuasi KRI Nanggala 402, Pemerintah Koordinasi dengan ISMERLO

News | Minggu, 25 April 2021 | 19:40 WIB

Pemkab Bogor Beri 1.200 Beasiswa S1, Ini Cara Daftarnya

Pemkab Bogor Beri 1.200 Beasiswa S1, Ini Cara Daftarnya

Jabar | Minggu, 25 April 2021 | 04:11 WIB

Bupati Bogor: Kita Tidak Menjamin COVID-19 Akan Segera Berakhir

Bupati Bogor: Kita Tidak Menjamin COVID-19 Akan Segera Berakhir

Bogor | Minggu, 25 April 2021 | 02:00 WIB

Terkini

Heboh Kereta Kuda Turis Central Park New York Mengamuk, Turis India Tewas Mengenaskan

Heboh Kereta Kuda Turis Central Park New York Mengamuk, Turis India Tewas Mengenaskan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:32 WIB

Dua Kubu Massa Berhadapan di Patung Kuda, Saling Adu Argumen soal Program MBG

Dua Kubu Massa Berhadapan di Patung Kuda, Saling Adu Argumen soal Program MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:21 WIB

Korban Travel Haji Hanania Group Diperkirakan Tembus 3.000 Orang, Kerugian Capai Rp 95 Miliar

Korban Travel Haji Hanania Group Diperkirakan Tembus 3.000 Orang, Kerugian Capai Rp 95 Miliar

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:13 WIB

Diperiksa KPK 7 Jam! Bos Maktour Fuad Hasan Cuma Ketawa Ditanya Soal Illegal Gain Rp27,8 M

Diperiksa KPK 7 Jam! Bos Maktour Fuad Hasan Cuma Ketawa Ditanya Soal Illegal Gain Rp27,8 M

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:56 WIB

Bos Maktour Bantah Ada Transaksi untuk Dapat Kuota Haji Tambahan

Bos Maktour Bantah Ada Transaksi untuk Dapat Kuota Haji Tambahan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:46 WIB

Komisi X DPR Dukung Gibran Libatkan Mahasiswa dalam Kunker Pantau Program MBG

Komisi X DPR Dukung Gibran Libatkan Mahasiswa dalam Kunker Pantau Program MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:40 WIB

Jajaran Direksi Himbara Merapat ke Istana, Prabowo Gelar Rapat Tertutup Bahas Ekonomi

Jajaran Direksi Himbara Merapat ke Istana, Prabowo Gelar Rapat Tertutup Bahas Ekonomi

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:39 WIB

MBG Jangan 'Makan' Hak Guru dan Beasiswa dari Anggaran Pendidikan!

MBG Jangan 'Makan' Hak Guru dan Beasiswa dari Anggaran Pendidikan!

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:24 WIB

Presiden Setujui Anggaran Rp 100,1 Triliun untuk Rehabilitasi Pascabencana di Tiga Provinsi Sumatra

Presiden Setujui Anggaran Rp 100,1 Triliun untuk Rehabilitasi Pascabencana di Tiga Provinsi Sumatra

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:21 WIB

Bukan Sekadar Pertemuan Biasa, Ini Agenda Utama Prabowo Panggil Bos Himbara hingga Rosan ke Istana

Bukan Sekadar Pertemuan Biasa, Ini Agenda Utama Prabowo Panggil Bos Himbara hingga Rosan ke Istana

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:20 WIB