Profil Letkol Laut Heri Oktavian: Gugur Bersama KRI Nanggala 402

Rifan Aditya | Suara.com

Selasa, 27 April 2021 | 14:44 WIB
Profil Letkol Laut Heri Oktavian: Gugur Bersama KRI Nanggala 402
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad mengunjungi kediaman orangtua Letnan Kolonel (Letkol) (P) Heri Oktavian. (ANTARA/HO)

Suara.com - Letkol Heri Oktavian, sebagai Komandan KRI Nanggala 402 bersama dengan tiga Arsenal dan 49 awak kapal lainnya dinyatakan gugur dalam tugas setelah kapal selam yang dikomandoinya tersebut dinyatakan hilang kontak saat latihan penembakan torpedo pada hari Rabu (21/4/2021) dini hari. Seperti apa sosok Letkol Heri Oktavian? Langsung saja simak ulasan seputar profil Letkol Laut Heri Oktavian berikut ini. 

Pendidikan Letkol Laut Heri Oktavian

Letkol Heri Oktavian diketahui pernah mengenyam pendidikan di Sekolah Staf dan Komando atau Sesko TNI di Jerman. Sebelumnya, Heri Oktavian adalah seorang alumnus SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta atau Muhi yang juga pernah mengenyam kuliah di Rajaratnam School of International Studies, Singapura.

Penghargaan yang Diraih Letkol Laut Heri Oktavian

Komandan KRI Nanggala-402 yang juga merupakan anak dari Komisaris (purn) Imron, anggota kepolisian yang pernah bertugas di Brimob Polda Lampung ini tercatat pernah beberapa kali meraih prestasi. Salah satu di antaranya adalah mendapatkan prestasi atas keberhasilannya selama menjabat sebagai Komandan Sekasel.

Menjadi Komandan Sekasel

Sebelum menjabat sebagai Komandan KRI Nanggala 402 sejak April 2020, Letkol Laut Heri Oktavian sebelumnya juga pernah menjabat sebagai Komandan Sekolah Awal Kapal Selam atau Dansekasel di Pusat Pendidikan Khusus atau Pusdiksus Komando Pendidikan Operasi Laut pada bulan November 2019, menggantikan pejabat Plt Mayor Laut Agus Pujiono.

Komandan Sekasel adalah unsur pelaksana di lingkungan Pusdiksus yang bertugas untuk membantu Komandan Pusdiksus dalam menyelenggarakan pendidikan pengembangan profesi lingkup sekolah yang berhubungan dengan Kapal Selam. 

Pada saat dilantik sebagai Dansekasel pada November 2019 tersebut, pangkatnya masih Mayor Laut (P) Heri Oktavian, M.Sc,. Mayor Laut (P) Heri Oktavian, M.Sc. menggantikan Komandan Sekasel sebelumnya, yaitu Kolonel Laut (P) Bayu Alisyahbana, S.M. Jabatan Komandan Sekasel Pusdiksus ini sebelumnya kosong, karena pejabat lama harus menempati jabatan yang baru. Maka untuk mengisi kekosongan jabatan tersebut untuk sementara pelaksana harian dijabat oleh Mayor Laut (P) Agus Pujiono hingga akhirnya digantikan oleh Letkol Heri Oktavian tersebut.

Serah terima jabatan Dansekasel tersebut dilaksanakan dalam upacara militer di lapangan apel Sekasel Pusdiksus Kesatrian Kodikopsla Ujung Surabaya yang dihadiri oleh pejabat Pusdiksus, di antaranya adalah Komandan Sekolah Pasukan Katak, Komandan Sekolah Penyelam, Komandan Sekolah Penerbangan dan jajaran Pusdiksus Kodikopsla Kodiklatal.

Menjadi Komandan KRI Nanggala 402

Jabatan Dansekasel yang dijabat oleh Heri Oktavian hanya berlangsung selama sekitar 1 tahun. Hingga akhirnya pada tanggal 3 April 2020, Mayor Heri Oktavian menyerahkan tongkat komando Dansekasel kepada Mayor Laut (P) Fufuk Ariek Akhiranto. Mayor Heri Oktavian kemudian naik pangkat menjadi Letkol Laut dan menduduki jabatan barunya sebagai Komandan KRI Nanggala 402.

Kronologi Tenggelamnya KRI Nanggala 402

Kapal selam terakhir kali terpantau berada di 95 kilometer sebelah utara dari Pulau Bali, kemudian pada Sabtu, (24/4/2021) TNI AL mengisyaratkan kapal tersebut tenggelam. Keesokan harinya, hari Minggu (25/4/2021) kapal selam KRI Nanggala 402 terdeteksi berada di kedalaman air 838 meter dan dalam keadaan terbelah tiga.

Jauh hari sebelum kejadian tenggelamnya Kapal Selam KRI Nanggala 402, rupanya profil Letkol Laut Heri Oktavian pernah membuat unggahan simulasi upaya penyelamatan di kapal selam di akun Instagram miliknya pada tanggal 15 November 2019.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

UAS Galang Dana Beli Kapal Selam, Ferdinand: Hampir Pasti Tak Terwujud

UAS Galang Dana Beli Kapal Selam, Ferdinand: Hampir Pasti Tak Terwujud

Bekaci | Selasa, 27 April 2021 | 14:42 WIB

HNW Usul Realokasi Anggaran Ibu Kota Negara Baru Buat Pembaharuan Alutsista

HNW Usul Realokasi Anggaran Ibu Kota Negara Baru Buat Pembaharuan Alutsista

Hits | Selasa, 27 April 2021 | 14:27 WIB

Pangkat KRI Nanggala Hanya Naik Setingkat, Susi Pudjiastuti Kritik Jokowi

Pangkat KRI Nanggala Hanya Naik Setingkat, Susi Pudjiastuti Kritik Jokowi

Sumbar | Selasa, 27 April 2021 | 14:15 WIB

Terkini

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

News | Rabu, 29 April 2026 | 23:25 WIB

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:30 WIB

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:04 WIB

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:22 WIB

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:20 WIB

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:09 WIB

Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak

Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:47 WIB

Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia

Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:29 WIB

10  Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal

10 Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:27 WIB

Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK

Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:04 WIB