DPR: Jangan Toleransi Kasus Penggunaan Antigen Bekas di Kualanamu

Bangun Santoso, Novian Ardiansyah

Rabu, 28 April 2021 | 14:45 WIB
DPR: Jangan Toleransi Kasus Penggunaan Antigen Bekas di Kualanamu
Polisi amankan alat rapid test di Bandara Kualanamu (Batamnews)

Suara.com - Wakil Ketua Komisi Kesehatan DPR Melki Laka Lena meminta aparat kepolisian menindak tegas dan memberikan sanksi berat terkait adanya pelayanan tes Covid-19 dengan mggunakan alat antigen bekas di Bandara Kualanamu, Sumatra Utara.

"Tidak boleh ada toleransi kepada peristiwa ini karena ini betul-betul menjadi klaster tersendiri penularan Covid-19 di Sumut," kata Melki kepada wartawan, Rabu (28/4/2021).

Melki mengatakan aparat harus benar-benar mengusut kasus tersebut. Di mana harus dipastikan sejak kapan layanan dengan alat antigen bekas dilakukan, serta kepada siapa saja pengetesan Covid-19 menggunakan alat bekas itu dilakukan.

"Harus dipastikan semua yang dites itu harus dites lagi dan gimana kondisinya. Apakah mereka tertular melalui pemakaian antigen bekas. Kami minta aparat hukum memberikan sanksi sekeras-kerasnya terhadap yang terlibat persoalan itu," kata Melki.

Diketahui, Polisi menggerebek layanan tes COVID-19 di bandara lantaran diduga menggunakan alat rapid test bekas, Selasa (27/4/2021) malam. Sebanyak lima orang diamankan.

Layanan tes antigen bekas yang digerebek yakni di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut).

Dalam penggerebekan tersebut, lima orang diamankan karena diduga telah menyalahi aturan proses rapid test antigen, karena menggunakan alat steril swab stuck bekas.

Lima orang tersebut masing-masing berinisial RN, AD, AT, EK, dan EL dan merupakan karyawan salah satu perusahaan farmasi ternama.

Humas Bandara Kualanamu Ovi membenarkan terkait penggerebekan dan penangkapan tersebut. Namun pihaknya belum bisa memberikan penjelasan lebih lanjut.

"Kejadiannya benar, lagi penyelidikan. Namun keterangan resminya besok," ucapnya singkat.

baca juga

Sementara itu mengutip dari Batamnews.co.id (jaringan Suara.com), tidak hanya menahan sejumlah orang, polisi juga disebut menyita sejumlah barang bukti alat tes dan dokumen dari penggerebekan.

Penggerebekan ini dilakukan menyusul adanya keluha para calon penumpang pesawat yang mendapati hasil rapid antigen positif covid -19 selama sepekan terakhir.

Buntut dari dugaan penggunaan alat rapid tes bekas, layanan rapid test Covid-19 di Bandara Kualanamu kekinian ditutup.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Oknum Petugas Kesehatan Pakai Rapid Test Bekas, Begini Kata Kimia Farma

Oknum Petugas Kesehatan Pakai Rapid Test Bekas, Begini Kata Kimia Farma

Batam | Rabu, 28 April 2021 | 13:01 WIB

Kasus Alat Rapid Test Bekas di Bandara Kualanamu, Kemenkes: Usut Tuntas!

Kasus Alat Rapid Test Bekas di Bandara Kualanamu, Kemenkes: Usut Tuntas!

News | Rabu, 28 April 2021 | 13:00 WIB

Detik-detik Polisi Gerebek Layanan Tes Antigen Bekas di Bandara Kualanamu

Detik-detik Polisi Gerebek Layanan Tes Antigen Bekas di Bandara Kualanamu

Sumut | Rabu, 28 April 2021 | 12:37 WIB

Gus Sahal Minta Pelaku Bisnis Alat Rapid Test Bekas Dihukum Berat

Gus Sahal Minta Pelaku Bisnis Alat Rapid Test Bekas Dihukum Berat

Bekaci | Rabu, 28 April 2021 | 11:49 WIB

Geger Layanan Tes Antigen Bekas di Bandara Kualanamu, 5 Orang Diamankan

Geger Layanan Tes Antigen Bekas di Bandara Kualanamu, 5 Orang Diamankan

Kalbar | Rabu, 28 April 2021 | 11:42 WIB

Petugas Bandara Kualanamu Akui Cuci Alat Rapid Test Untuk Digunakan Lagi

Petugas Bandara Kualanamu Akui Cuci Alat Rapid Test Untuk Digunakan Lagi

Batam | Rabu, 28 April 2021 | 11:18 WIB

Kronologi Polisi Bongkar Bisnis Alat Rapid Test Bekas di Bandara Kualanamu

Kronologi Polisi Bongkar Bisnis Alat Rapid Test Bekas di Bandara Kualanamu

Batam | Rabu, 28 April 2021 | 11:06 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×