Kerumunan Meledak Jelang Lebaran, Arus Lalu Lintas di Tanah Abang Dialihkan

Agung Sandy Lesmana | Muhammad Yasir | Suara.com

Selasa, 04 Mei 2021 | 09:37 WIB
Kerumunan Meledak Jelang Lebaran, Arus Lalu Lintas di Tanah Abang Dialihkan
Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya menerapkan rekayasa atau pengalihan arus lalu lintas di sekitar Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kebijakan itu diambil untuk mengurangi kepadatan pengunjung menjelang lebaran Idul Fitri.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan pengalihan arus lalu lintas di kawasan sekitar Pasar Tanah Abang berlaku hingga menjelang lebaran. Adapun, penerapannya akan menyesuaikan situasi dan kondisi di lapangan.

"Dilakukan sampai menjelang lebaran. Buka tutup nantinya melihat kepadatan lalu lintas," kata Sambodo kepada wartawan, Selasa (4/5/2021).

Sambodo menyebutkan beberapa titik ruas jalan yang ditutup di antaranya; Bongkaran, Petamburan arah Tanah Abang, Layang Jatibaru, dan Tanah Abang Blok G. Diharapkan dengan adanya pengalihan arus lalu lintas tersebut akan mengurai kepadatan pengunjung.

Dijaga Ketat

Ratusan personel gabungan TNI-Polri dan Satpol PP sebelumnya telah diterjunkan untuk mengawasi penerapan protokol kesehatan di Pasar Tanah Abang. Hal itu dilakukan usai terjadinya lonjakan pengunjung jelang lebaran Idul Fitri.

Kapolsek Tanah Abang AKBP Singgih Hermawan mengatakan jumlah personel gabungan yang diterjunkan, yakni 670 orang. Mereka disebar di beberapa titik di sekitar Pasar Tanah Abang.

"Itu semua bergabung tiga pilar TNI, Polri dan Satpol PP jumlahnya 670an orang," kata Singgih kepada wartawan, Senin (3/5) kemarin.

Singgih menjelaskan bahwa personel gabungan tersebut setiap saat akan melaksanakan patroli di sekitar pasar. Mereka akan mengingatkan hingga menegur apabila ada penjual atau pengunjung yang tak menerapkan protokol kesehatan.

"Intinya sentra ekonomi harus tetap berjalan, warga yang ingin berbelanja tetap mengikuti protokol kesehatan sehingga semuanya berjalan," katanya.

Membludak

Pasar Tanah Abang sempat mengalami lonjakan pengunjung hingga mencapai 100 ribu orang.  Terkait hal itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan lantas memberlakukan pembatasan pengunjung hanya 50 persen. Selain itu, sistem buka-tutup juga diterapkan.

Penutupan Pasar Tanah Abang sendiri dibagi menjadi dua, yakni pukul 16.00 WIB dan 17.00 WIB. Tujuannya, agar alur pengunjung keluar tidak bersamaan.  

"Mulai sore ini pasar akan ditutup dibagi ada yang jam 4 dan jam 5 untuk menghindari keluar bersamaan," kata Anies, Minggu (2/5/2021) lalu.

Di sisi lain, Anies juga berkoordinasi dengan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) untuk tidak mengangkut penumpang ketika pukul 15.00 hingga 17.00 WIB dari Stasiun Tanah Abang. Sebagai alternatifnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyediakan shuttle bus untuk mengangkut penumpang ke stasiun lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Stasiun Tanah Abang Ditutup, Stasiun Palmerah dan Karet Membludak

Stasiun Tanah Abang Ditutup, Stasiun Palmerah dan Karet Membludak

Bisnis | Selasa, 04 Mei 2021 | 08:43 WIB

Saran Psikolog Agar Lebaran Tetap Berkesan Meski Tidak Bisa Mudik

Saran Psikolog Agar Lebaran Tetap Berkesan Meski Tidak Bisa Mudik

Lifestyle | Selasa, 04 Mei 2021 | 05:53 WIB

Pesantren di Lamongan Sewa 130 Elf dan 8 Bus Angkut Ribuan Santrinya Mudik

Pesantren di Lamongan Sewa 130 Elf dan 8 Bus Angkut Ribuan Santrinya Mudik

Jatim | Selasa, 04 Mei 2021 | 07:05 WIB

Stasiun Tanah Abang Dibuka Kembali, Warga Abaikan Prokes

Stasiun Tanah Abang Dibuka Kembali, Warga Abaikan Prokes

Video | Selasa, 04 Mei 2021 | 05:00 WIB

Terkini

Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan

Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:35 WIB

Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus

Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:28 WIB

Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?

Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:12 WIB

Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP

Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:05 WIB

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:45 WIB

3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar

3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:45 WIB

Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat

Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:40 WIB

Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS

Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:38 WIB

Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam

Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:36 WIB

Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun

Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:36 WIB