Mensos Terima Hibah Mesin Braile ITT Surabaya: Bisa Bantu Anak Mandiri

Jum'at, 07 Mei 2021 | 11:31 WIB
Mensos Terima Hibah Mesin Braile ITT Surabaya: Bisa Bantu Anak Mandiri
Mensos, Tri Rismaharini. (Dok : Kemensos)

Suara.com - Setelah menerima hibah berupa satu unit mesin Braile Embosser dengan fitur voice, senilai Rp350 juta dari Institut Teknologi Telkom (ITT) Surabaya, Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini berharap agar mesin ini dapat membantu anak-anak netra untuk mandiri, mudah belajar, bisa melanjutkan kehidupan serta mengurangi ketergantungan pada orang lain.

Kemensos menerima hibah satu unit mesin Braile Embosser dengan fitur voice, senilai Rp350 juta dari ITT Surabaya. (Dok : Kemensos)
Kemensos menerima hibah satu unit mesin Braile Embosser dengan fitur voice, senilai Rp350 juta dari ITT Surabaya. (Dok : Kemensos)

“Hibah mesin braile dapat membantu anak-anak netra mandiri, mudah belajar, bisa melanjutkan kehidupan serta mengurangi ketergantungan pada orang lain, ” harapnya, didampingi Dirjen Rehabilitasi Sosial Harry Hikmat Jakarta, Jumat (7/5/2021).

Hibah mesin diserahkan langsung oleh Rektor IT Telkom Surabaya, Dr Tri Arief Sardjono dan diterima Risma, yang dituangkan dalam berita acara serah terima.

Mensos mengatakan, selain bisa mandiri, dengan mesin ini, maka anak-anak tuna netra diharapkan lebih berdaya dengan membaca sehingga akan bisa belajar.

“Anak netra bisa mandiri dengan membaca buku dengan tulisan braile tentang belajar ternak, membuat kue, membuat kopi, serta ternak, ” ujarnya.

Adapun cara kerja dari mesin braile ini, materi dari buku biasa lalu di-convert menjadi huruf-huruf braile, sehingga menjadi mudah untuk dibaca.

“Dari buku biasa yang di-convert menjadi huruf-huruf braile dalam buku dan itu menjadi lebih mudah bagi anak-anak netra,” ungkap Mensos.

Sementara itu, Tri Arief menyatakan, mesin Braile Embosser tidak hanya didukung kecepatan 1200 halaman per jam, tapi juga dilengkapi dengan 14 fitur suara.

“Mesin ini untuk publisher yang didukung kecepatan 1200 halaman per jam, dan kelebihan lainnya, ada 14 fitur suara dan itu tidak ada di mesin-mesin braile serupa buatan dari luar negeri,” ujarnya.

Baca Juga: KPK: Kriteria Kemiskinan di DTKS Ditentukan Kemensos dan Kepala Daerah

Dengan cukup menekan tombol sekali, maka akan keluar suara yang menginformasikan suatu fungsi. Jika diteruskan sekali lagi, maka akan bekerja sesuai dengan suara yang diinformasikan tersebut.

“Kelebihan mesin braile hemat listrik, kompatibel, bergaransi seumur hidup, diproduksi dalam negeri kecuali untuk komponen IC,” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI