Aturan Naik Kereta Saat Larangan Mudik Lebaran 2021: Syarat dan Protokolnya

Rifan Aditya | Suara.com

Jum'at, 07 Mei 2021 | 15:56 WIB
Aturan Naik Kereta Saat Larangan Mudik Lebaran 2021: Syarat dan Protokolnya
Aturan Naik Kereta Saat Larangan Mudik Lebaran 2021 - Kondisi calon penumpang kereta di Stasiun Pasar Senen yang akan melaksanakan mudik lebaran.

Suara.com - Larangan mudik Lebaran 2021 telah mulai diterapkan, termasuk juga untuk kereta api. Adapun aturan naik kereta saat larangan mudik Lebaran 2021 seperti berikut ini. 

PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah mengumumkan bahwa pada periode 6-17 Mei 2021, PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan mengoperasikan Kereta Api Jarak Jauh yang hanya diperuntukkan bagi pelaku perjalanan mendesak untuk kepentingan nonmudik. Hal tersebut sesuai dengan SE Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 dan Surat Dirjen Perkeretaapian Nomor HK.701/1/1/10/DJKA/2021.

Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh VP Public Relations KAI Joni Martinus Joni Martinus jika mengacu pada Surat Dirjen Perkeretaapian Nomor HK.701/1/1/10/DJKA/2021, terdapat 5 kategori perjalanan yang dianggap mendesak dan nonmudik, yaitu:

  1. Bekerja atau melakukan perjalanan dinas
  2. Kunjungan keluarga yang sedang sakit
  3. Kunjungan duka anggota keluarga meninggal dunia
  4. Ibu hamil yang didampingi oleh 1 orang anggota keluarga 
  5. Kepentingan nonmudik lainnya yang dilengkapi dengan surat keterangan dari kepala desa/lurah setempat. 

Lantas, bagaimana aturan naik kereta saat larangan mudik lebaran 2021? Simak syarat-syaratnya berikut ini. 

Syarat Wajib Naik Kereta Api

Sebagaimana tertuang di dalam SE Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021, syarat wajib yang harus dimiliki oleh seseorang yang akan melakukan perjalanan antar kota/kabupaten/provinsi/negara di masa larangan mudik adalah harus memiliki surat izin perjalanan atau Surat Izin Keluar/Masuk (SIKM). Syarat tersebut juga akan diberlakukan pada penumpang kereta api di masa larangan mudik.

Surat izin perjalanan atau SIKM dapat diperoleh dari instansi atau perusahaan tempat bekerja, bagi kelompok ASN, TNI/Polri, juga karyawan. Sementara bagi pekerja sektor informal dan masyarakat non pekerja maka bisa mengurusnya di tingkat kelurahan/desa.

Penting untuk diperhatikan, bahwa surat tersebut hanya diperlukan bagi pelaku perjalanan yang berusia di atas 17 tahun dan berlaku hanya untuk sekali perjalanan, bagi satu orang yang namanya tercantum di dalam surat tersebut.

Protokol Kesehatan di Kereta Api

Selanjutnya, para penumpang kereta api di masa larangan mudik lebaran 2021 juga harus memenuhi protokol kesehatan yang berlaku. Setidaknya terdapat 7 hal yang perlu diperhatikan, yaitu:

  1. Menunjukkan surat keterangan hasil negatif Covid-19 dari RT-PCR, rapid test antigen yang sampelnya diambil 1x24 jam sebelum keberangkatan, atau menggunakan GeNose C19 yang dilakukan di stasiun keberangkatan. 
  2. Pelaku perjalanan di bawah usia 5 tahun tidak wajib melakukan tes Covid-19. 
  3. Sedang dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, hilang daya penciuman, diare, dan demam). Suhu badan harus tidak melebihi 37,3 derajat Celcius.
  4. Wajib menggunakan masker kain 3 lapis ataupun masker medis yang menutup area mulut serta lubang hidung.
  5. Wajib menerapkan 3M, yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. 
  6. Tidak diperkenankan berbicara satu arah maupun dua arah, baik secara langsung maupun melalui telepon.
  7. Tidak diperkenankan makan dan minum selama perjalanan yang kurang dari 2 jam. Kecuali bagi individu yang wajib mengonsumsi obat-obatan dalam rangka pengobatan tertentu. 

Untuk memastikan semua aturan naik kereta api saat larangan mudik lebaran 2021 terpenuhi, maka PT KAI akan menurunkan petugas khusus di stasiun untuk memeriksa semua berkas kelengkapan setiap penumpang sebelum memasuki peron. Bagi penumpang yang ditemukan tidak memenuhi persyaratan perjalanan, maka yang bersangkutan tidak akan diizinkan untuk melanjutkan perjalanan dan uang tiket akan dikembalikan.

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ingat! Warga Luar Jabodetabek yang Kerja di Jakarta Wajib Bawa SIKM

Ingat! Warga Luar Jabodetabek yang Kerja di Jakarta Wajib Bawa SIKM

Jakarta | Jum'at, 07 Mei 2021 | 15:51 WIB

Anies Mepet Keluarkan SIKM, PSI: Tak Ada Sosialisasi, Banyak yang Bingung

Anies Mepet Keluarkan SIKM, PSI: Tak Ada Sosialisasi, Banyak yang Bingung

News | Jum'at, 07 Mei 2021 | 14:25 WIB

SIKM Bukan dari Lurah, Terminal Kalideres Tolak Dua Penumpang

SIKM Bukan dari Lurah, Terminal Kalideres Tolak Dua Penumpang

Jakarta | Jum'at, 07 Mei 2021 | 14:16 WIB

Tak Penuhi Syarat, Dua Penumpang Ditolak Petugas Terminal Kalideres

Tak Penuhi Syarat, Dua Penumpang Ditolak Petugas Terminal Kalideres

News | Jum'at, 07 Mei 2021 | 12:22 WIB

Terkini

Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!

Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:28 WIB

'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?

'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:07 WIB

Gubernur Khofifah Apresiasi, Pemprov Jatim Borong 3 Penghargaan UB Halal Metric Award 2026

Gubernur Khofifah Apresiasi, Pemprov Jatim Borong 3 Penghargaan UB Halal Metric Award 2026

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:04 WIB

Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat

Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:03 WIB

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:54 WIB

Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs

Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:38 WIB

Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!

Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:32 WIB

Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas

Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:07 WIB

Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!

Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05 WIB

BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN

BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 06:46 WIB