Walkot Bekasi: Boleh Berbelanja di Mal, Tapi Jangan Bergerombol

Erick Tanjung, Ummi Hadyah Saleh

Senin, 10 Mei 2021 | 16:51 WIB
Walkot Bekasi: Boleh Berbelanja di Mal, Tapi Jangan Bergerombol
Ilustrasi-- Pemerintah Kota Bekasi memperbolehkan warga berbelanja ke mal menjelang lebaran dengan mematuhi protokol kesehatan dan tidak berkerumun. (Suara.com/Firsta Nodia)

Suara.com - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi memperbolehkan warganya berbelanja ke pusat perbelanjaan, seperti mal dan pasar tradisional menjelang Lebaran. Namun ia menghimbau masyakarat untuk tidak datang bergerombol dan tetap displin menerapkan protokol kesehatan.

"Orang boleh datang ke sana (Mal) tapi jangan bergerombol. Pakai masker, masa nggak boleh?" kata Rahmat atau akrab disapa Pepen di Posko Penyekatan Mudik di Sumber Artha, Kalimalang, Bekasi, Senin (10/4/2021).

Adapun kapasitas pusat perbelanjaan saat ini sudah dibatasi yakni 50 persen. Misalnya di Summarecon Mal Bekasi, kapasitas mal yang biasa 3.000 menjadi 1.500 pengunjung.

"Tapi kapasitasnya kalau 3.000 jadi 1.500," ucap dia.

Politisi Partai Golkar itu mengatakan jika aktivitas masyakarat yang ingin berbelanja untuk kebutuhan lebaran dilarang, perekonomian di Bekasi akan anjlok. Karena itu ia menekankan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dan tidak bergerombol.

"Kalau nggak boleh ke mal dan ekonomi anjlok dong. Sekarang yang nggak boleh bergerombol," tuturnya.

Tak hanya itu, Pepen juga memprediksi pusat perbelanjaan menjadi salah satu tempat yang dituju warga untuk berbelanja usai mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR). Hal ini menyusul adanya kebijakan larangan mudik.

"Karena kami prediksi orang setelah gajian minggu pertama dan minggu kedua, kalau di perusahaan dapat THR, keluar kota nggak bisa, makanya yang dituju adalah tempat-tempat yang bisa seperti rumah makan dan mal. Itu kami antisipasi," ucap dia.

Lebih lanjut, Pepen menegaskan pihaknya akan membubarkan jika masih ada warganya yang melanggar protokol kesehatan. "Nggak ada pidana. Kami mengingatkan supaya tidak berkerumun dan bergerombol," katanya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Walkot Bekasi Tinjau Penyekatan di Kalimalang, Nihil Kendaraan Diputarbalik

Walkot Bekasi Tinjau Penyekatan di Kalimalang, Nihil Kendaraan Diputarbalik

Bekaci | Senin, 10 Mei 2021 | 14:41 WIB

Takmir Masjid Usir Pria Sholat Bermasker, Wali Kota Bekasi Bilang Begini

Takmir Masjid Usir Pria Sholat Bermasker, Wali Kota Bekasi Bilang Begini

Jakarta | Senin, 03 Mei 2021 | 19:18 WIB

Pemkot Bekasi Siapkan RSD Stadion Patriot Jadi Ruang Isolasi Pemudik

Pemkot Bekasi Siapkan RSD Stadion Patriot Jadi Ruang Isolasi Pemudik

Bekaci | Senin, 03 Mei 2021 | 18:16 WIB

Terkini

Polda Jateng Bongkar Judi Togel di Tiga Daerah, Uang Rp2,4 Miliar Diblokir

Polda Jateng Bongkar Judi Togel di Tiga Daerah, Uang Rp2,4 Miliar Diblokir

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:34 WIB

Gol Almeida Selamatkan Java United FC, Tetapi Tiga Poin Gagal Dibawa Pulang

Gol Almeida Selamatkan Java United FC, Tetapi Tiga Poin Gagal Dibawa Pulang

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Truk Dalmas Diserang Bom Molotov di Dago Bandung, Tiga Polisi Terluka

Truk Dalmas Diserang Bom Molotov di Dago Bandung, Tiga Polisi Terluka

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Suhu Tembus 38 Derajat Celsius, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Kekeringan

Suhu Tembus 38 Derajat Celsius, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Kekeringan

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:12 WIB

Sempat Lempar Mercon dan Batu, Massa Mahasiswa di DPRD DIY Akhirnya Dibubarkan

Sempat Lempar Mercon dan Batu, Massa Mahasiswa di DPRD DIY Akhirnya Dibubarkan

Jogja | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:11 WIB

Khalid Basalamah Setor 554.500 Dolar AS ke KPK dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Khalid Basalamah Setor 554.500 Dolar AS ke KPK dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Jatim | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Pendiri CAN Borneo Luruskan Isi Pertemuan Relawan dengan Menteri Kehutanan

Pendiri CAN Borneo Luruskan Isi Pertemuan Relawan dengan Menteri Kehutanan

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Heboh Nelayan Asal Sumenep Ditangkap di Australia, Begini Kronologinya

Heboh Nelayan Asal Sumenep Ditangkap di Australia, Begini Kronologinya

Jatim | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Bidik Layanan Keimigrasian di Silangit, Imigrasi Sumut Dorong Pembangunan Kanim Taput Dekat Bandara

Bidik Layanan Keimigrasian di Silangit, Imigrasi Sumut Dorong Pembangunan Kanim Taput Dekat Bandara

Sumut | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Midea Paling Ideal Hadir di Medan, Perkenalkan Elektronik Rumah Tangga Berbasis AI

Midea Paling Ideal Hadir di Medan, Perkenalkan Elektronik Rumah Tangga Berbasis AI

Sumut | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:33 WIB

×