Cara Polisi Jakarta Ubah Cap Surga Narkoba di Kampung Ambon

Siswanto, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 11 Mei 2021 | 03:45 WIB
Cara Polisi Jakarta Ubah Cap Surga Narkoba di Kampung Ambon
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat merilis kasus narkoba Kampung Ambon. (Suara.com/Yaumal)

Suara.com - Untuk mengubah cap surga narkoba terhadap Kampung Ambon, Polda Metro Jaya menetapkan daerah di Cengkareng, Jakarta Barat, ini, menjadi kampung tangguh. Hal ini dilakukan setelah polisi menangkap 49 orang dalam kasus narkoba di daerah tersebut.

"Mulai hari ini Kampung Ambon akan kami jadikan kampung tangguh, tangguh dari Covid-19, kampung tangguh dari harkamtibmas, kampung tangguh bebas narkoba, zero narkoba di sana," kata Kepala Divisi Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus di Polres Metro Jakarta Barat, Senin (10/5/2021).

"Kami akan buat di sana posko. Bakal ditempatkan di sana beberapa petugas termasuk juga teman-teman penindakan narkoba, Brimob, Sabhara. Kemudian dari Polres Metro Jaykarta Barat akan kami buatkan khusus di tempat-tempat mana yang dianggap tempat krusial di sana." 

Penggerebekan bandar narkoba di Kampung Ambon sudah beberapakali dilakukan, tetap tetap saja muncul kasus yang baru.

"Kalau tidak salah BNN sudah menangkap saudara Michael, Michael Boso Desember 2020, tetapi rupanya tidak ada juga jera dari mereka, bandar besarnya sudah diambil, mereka malah mulai main lagi yang terpecah-pecah," kata dia.

Kampung Ambon diawasi secara ketat Polda Metro Jaya agar tak muncul kasus baru lagi.

"Kami akan intervensi. Dari Polri, TNI dan pemerintah daerah akan intervensi di situ, bagaimana kami akan melatih masyarakat sana, untuk bisa mengerti akan hidupnya mereka nanti, bagaimana mematuhi protokol kesehatan dan lain sebagainya," ujar Yusri.

Senjata api dan drone

Kepolisian menelusuri temuan senjata api dan pesawat nirawak (drone) dari penggerebekan oleh Polres Jakarta Barat bersama Polda Metro Jaya di Kampung Ambon, Jakarta Barat, Sabtu (8/5/2021).

"Ini kami telusuri dengan serius," kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo di Jakarta.

Dalam penggerebekan tersebut, kepolisian mengamankan puluhan senjata tajam, alat timbang serta dua senjata rakitan dengan lima peluru tajam.

Kemudian ada tiga airsoftgun, narkotika jenis ganja, sabu, tiga pucuk senapan angin alat hisap (bong) serta beberapa botol minuman keras.

"Ini narkotika dan minuman keras jumlahnya kita sedang hitung. Lalu kita juga bongkar bedeng-bedeng yang informasinya sering digunakan untuk pakai narkotika itu, ini harus kami seriusi," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:09 WIB

Pemprov DKI Bakal Ganti Nama Kampung Ambon dan Bahari, Stigma Negatif Sarang Narkoba Bisa Hilang?

Pemprov DKI Bakal Ganti Nama Kampung Ambon dan Bahari, Stigma Negatif Sarang Narkoba Bisa Hilang?

News | Senin, 10 November 2025 | 17:42 WIB

Biodata dan Karir Brigjen Yusri Yunus, Eks Dirregident Korlantas yang Wafat

Biodata dan Karir Brigjen Yusri Yunus, Eks Dirregident Korlantas yang Wafat

Lifestyle | Senin, 20 Januari 2025 | 11:44 WIB

Duka Cita Mendalam, Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Brigjen Yusri Yunus Tutup Usia

Duka Cita Mendalam, Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Brigjen Yusri Yunus Tutup Usia

News | Senin, 20 Januari 2025 | 05:26 WIB

389 Kg Sabu Seharga Rp 583 Miliar Disita di Dekat Kampung Ambon, Kapolda Metro Jaya Bangga Sama Anak Buahnya

389 Kg Sabu Seharga Rp 583 Miliar Disita di Dekat Kampung Ambon, Kapolda Metro Jaya Bangga Sama Anak Buahnya

News | Rabu, 20 November 2024 | 21:05 WIB

Seorang Polisi Polda Metro Jaya Dikeroyok Saat Hendak Tangkap Pengedar Narkoba Di Kampung Ambon

Seorang Polisi Polda Metro Jaya Dikeroyok Saat Hendak Tangkap Pengedar Narkoba Di Kampung Ambon

News | Selasa, 15 Oktober 2024 | 00:15 WIB

Ojol Nyaris Jadi Kurir Narkoba saat Ambil Paket Mie Instan Berisi Sabu di Kampung Ambon

Ojol Nyaris Jadi Kurir Narkoba saat Ambil Paket Mie Instan Berisi Sabu di Kampung Ambon

News | Rabu, 03 Juli 2024 | 02:05 WIB

Pembuatan SIM Akan Dilakukan Terpusat, Jangan Harap Dicetak Kalau Tak Ikut Ujian

Pembuatan SIM Akan Dilakukan Terpusat, Jangan Harap Dicetak Kalau Tak Ikut Ujian

Otomotif | Selasa, 28 Mei 2024 | 19:30 WIB

Korlantas: Penggantian Nomor SIM dengan NIK Dilakukan Bertahap

Korlantas: Penggantian Nomor SIM dengan NIK Dilakukan Bertahap

Otomotif | Selasa, 28 Mei 2024 | 16:23 WIB

NIK akan Gantikan Nomor SIM Mulai Tahun Depan

NIK akan Gantikan Nomor SIM Mulai Tahun Depan

Otomotif | Jum'at, 24 Mei 2024 | 20:01 WIB

Terkini

'Ada Bukti Transfer Uang'! Pengakuan Saksi dalam Kasus Suap Impor Bea Cukai

'Ada Bukti Transfer Uang'! Pengakuan Saksi dalam Kasus Suap Impor Bea Cukai

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:06 WIB

Jangan Tunggu Rakyat Menjerit! Guru Besar UMY Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan Energi Nasional

Jangan Tunggu Rakyat Menjerit! Guru Besar UMY Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan Energi Nasional

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:03 WIB

Sita Bom Molotov! Polisi Tangkap 2 Orang Diduga Ingin Tunggangi Demo Mahasiswa di Jakarta

Sita Bom Molotov! Polisi Tangkap 2 Orang Diduga Ingin Tunggangi Demo Mahasiswa di Jakarta

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:55 WIB

Pegawainya Terjaring OTT KPK, Pengawasan Internal BPK Dinilai Gagal Total

Pegawainya Terjaring OTT KPK, Pengawasan Internal BPK Dinilai Gagal Total

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:40 WIB

IKN Tidak Urgent! DPR Diminta Tolak Tambahan Anggaran Rp15,5 Triliun

IKN Tidak Urgent! DPR Diminta Tolak Tambahan Anggaran Rp15,5 Triliun

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:32 WIB

Siasat Penjual Es Teh di Demak Jadi Kedok Edarkan Sabu, Ternyata Residivis dan DPO!

Siasat Penjual Es Teh di Demak Jadi Kedok Edarkan Sabu, Ternyata Residivis dan DPO!

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:20 WIB

Pramono Respons Demo Mahasiswa di HI: Silakan Protes, Jangan Rugikan Publik

Pramono Respons Demo Mahasiswa di HI: Silakan Protes, Jangan Rugikan Publik

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:06 WIB

'BBM Kalian Mahal!' Riuh Klakson Pengendara di Sudirman Dukung Demo Mahasiswa

'BBM Kalian Mahal!' Riuh Klakson Pengendara di Sudirman Dukung Demo Mahasiswa

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:01 WIB

ICW: Audit BPK Jadi Komoditas Dagang, WTP Cuma Alat Pencitraan Politik

ICW: Audit BPK Jadi Komoditas Dagang, WTP Cuma Alat Pencitraan Politik

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:55 WIB

MBG Watch Curiga Narasi Selamatkan Aset Motor Listrik Hanya Tutupi Proyek Bermasalah

MBG Watch Curiga Narasi Selamatkan Aset Motor Listrik Hanya Tutupi Proyek Bermasalah

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:50 WIB