Kebijakan Anies, Bikin Lapak Kembang Mbah Anis Tak Lagi Laris Manis

Chandra Iswinarno | Novian Ardiansyah | Suara.com

Rabu, 12 Mei 2021 | 18:45 WIB
Kebijakan Anies, Bikin Lapak Kembang Mbah Anis Tak Lagi Laris Manis
Mbah Anis, pedagang kembang di TPU Karet Bivak masih setia menjajakan kembang meski Pemprov DKI Jakarta memberlakukan larangan ziarah pada masa lebaran kali ini. [Suara.com/Novian]

Suara.com - TPU Karet Bivak masih tampak sepi di hari pertama pemberlakuan kebijakan penutupan seluruh taman pemakaman umum (TPU) oleh Pemprov DKI Jakarta mulai 12 Mei - 16 Mei 2021.

Pantauan Suara.com, sejumlah petugas pengamanan bersiaga di posko yang didirikan di depan gerbang. Mereka nerjaga mengawasi setiap masyarakat yang kedapatan ingin ziarah kubur. Selain petugas, spanduk pengumuman penutupan TPU juga terpasang di gerbang masuk TPU Karet Bivak.

Kendati TPU Karet Bivak ditutup, seorang pedagang kembang, Mbah Anis (65) tak pantang asa membuka lapak dagangannya di tengah kebijakan Gubernur Anies melarang ziarah kubur semasa Idul Fitri.

Lapak Anis mudah dicari karena satu-satunya lapak pedagang kembang yang berada di dekat gerbang masuk TPU Karet Bivak di Jalan KH Mas Mansyur.

Anis sendiri mengaku bukan pedagang musiman. Ia mengaku sudah bertahun-tahun memang berprofesi sebagai pedagang kembang si TPU Karet Bivak.

"Setiap hari dagang," kata Anis ditemui Suara.com di TPU Karet Bivak, Jakarta, Rabu (12/5/2021).

Anis menuturkan, selama pandemi pendapatannya sebagai tukang kembang ikut surut. Meski tidak selalu ramai, tetapi setiap harinya diakui Anis pasti ada saja warga datang berziarah.

Suasana TPU Karet Bivak di masa larangan ziarah yang diberlakukan Pemprov DKI Jakarta. [Suara.com/Novian]
Suasana TPU Karet Bivak di masa larangan ziarah yang diberlakukan Pemprov DKI Jakarta. [Suara.com/Novian]

Semangatnya yang kemarin berkobar, berharap banyak peziarah datang ke TPU untuk membeli kembang saat Lebaran, kini mulai memudar. Sebabnya, tak lain kebijakan penutupan TPU sementara di seluruh DKI Jakarta.

"Sekarang sepi, hari ini baru dua yang beli dapat Rp 20 ribu. Biasanya kalau nggak lagi Corona (pandemi) paling sedikit Rp 50 ribu," ujar Anis.

Walau tidak memungkiri dagangannya bakal sepi pembeli dan tidak lagi laris manis seperti lebaran sebelum pandemi, Anis tetap memiliki semangat juang menjemput rezeki. Dirinya mengaku akan membuka lapak pada hari H lebaran, kendati tahu tidak ada peziarah yang akan datang.

"Semangat saja buka dulu, nanti biasanya ada yang lewat satu dua yang beli. Lumayan buat makan," kata Anis sambil merapikan kembang dagangannya.

Anis sendiri mencoba memahami segala kebijakan pemerintah terkait larangan yang diterapkan kepada masyarakat. Meski mau tidak mau diakui Anis kebijakan tersebut merugikan, namun ia mengerti yang dilakukan semata demi kesehatan.

Serupa halnya dengan Anis, Ari juga merasakan langsung dampak dari penutupan TPU. Pemuda pekerja serabutan ini harus rela kehilangan pekerjaan musimannya saat Lebaran.

Setiap tahun, Ari sudah terbiasa menjadi tukang parkir menjaga kendaraan para peziarah di TPU Karet Bivak. Namun mulai hari ini hingga 16 Mei mendatang, ia terpaksa tidak menjalankan profesi musimannya itu.

"Ya ambil hikmahnya, mungkin tahun-tahun kemarin selalu kerja cari duit. Tahun ini disuruh luangin waktu di rumah sama keluarga, nggak jaga di kuburan," kata Ari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TPU Karet Bivak Ditutup, Peziarah: Nyekar Dilarang, Padahal Mau Kirim Doa

TPU Karet Bivak Ditutup, Peziarah: Nyekar Dilarang, Padahal Mau Kirim Doa

News | Rabu, 12 Mei 2021 | 18:27 WIB

Kisah Pilu Penjual Bunga TPU Menteng Pulo Terimbas Aturan Larangan Ziarah

Kisah Pilu Penjual Bunga TPU Menteng Pulo Terimbas Aturan Larangan Ziarah

News | Rabu, 12 Mei 2021 | 17:22 WIB

Begini Suasana TPU Karet Bivak di Hari Pertama Larangan Ziarah Kubur

Begini Suasana TPU Karet Bivak di Hari Pertama Larangan Ziarah Kubur

Jakarta | Rabu, 12 Mei 2021 | 18:00 WIB

Terkini

Penyerangan Tentara Israel ke Global Flotilla dan Jurnalis Indonesia Dianggap Pelanggaran Hukum Laut

Penyerangan Tentara Israel ke Global Flotilla dan Jurnalis Indonesia Dianggap Pelanggaran Hukum Laut

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:07 WIB

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:19 WIB

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:11 WIB

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:09 WIB

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:18 WIB

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:16 WIB

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:10 WIB

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:08 WIB