Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB

Vania Rossa

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:36 WIB
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
Israel menyerang Iran. WANA (West Asia News Agency)
baca 10 detik
  • Kedutaan Besar Iran di Indonesia mengecam serangan militer AS dan Israel terhadap wilayah Iran pada Sabtu pagi (28/2/2026).
  • Serangan tersebut dinilai melanggar Piagam PBB dan Iran menegaskan hak membela diri serta akan merespons secara tegas.
  • Iran mendesak Dewan Keamanan PBB segera mengambil tindakan konkret atas pelanggaran perdamaian dan keamanan internasional tersebut.

Suara.com - Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Indonesia mengecam keras serangan militer yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel terhadap wilayah Iran pada Sabtu pagi (28/2/2026).

Dalam pernyataan resminya, Kedubes Iran menyebut serangan tersebut menyasar lokasi-lokasi sipil dan infrastruktur vital di Teheran serta sejumlah kota lainnya. Tindakan itu dinilai sebagai pelanggaran terhadap integritas teritorial dan kedaulatan nasional Republik Islam Iran.

Menurut pernyataan tersebut, serangan AS dan Israel dianggap melanggar Pasal 2 ayat (4) Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan dikategorikan sebagai tindakan agresi nyata terhadap Iran. Kedubes Iran menegaskan bahwa negaranya memiliki hak yang sah untuk membela diri berdasarkan Pasal 51 Piagam PBB.

“Iran akan menggunakan hak tersebut sepenuhnya untuk mempertahankan integritas teritorial dan kedaulatan nasionalnya dengan memberikan respons yang tegas dan kuat,” demikian bunyi pernyataan itu.

Iran juga menyoroti peran Dewan Keamanan PBB dalam merespons situasi tersebut. Sebagai salah satu negara pendiri PBB, Iran menekankan bahwa organisasi tersebut memiliki mandat utama untuk mencegah agresi, pelanggaran perdamaian, dan ancaman terhadap keamanan internasional.

Kedubes Iran meminta Ketua dan seluruh anggota Dewan Keamanan PBB segera mengambil langkah konkret menyikapi apa yang disebutnya sebagai pelanggaran perdamaian dan keamanan internasional akibat serangan tersebut.

Selain itu, Kedubes Iran di Jakarta turut menyerukan kepada Pemerintah dan rakyat Indonesia, tokoh politik, organisasi keagamaan dan Islam, kalangan akademisi, serta insan media untuk secara terbuka mengecam dimulainya perang dan agresi terhadap wilayah Iran.

Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah setelah laporan serangan udara dan ledakan di sejumlah wilayah Iran pada Sabtu.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel

'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel

News | Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:21 WIB

Trump Ancam Hancurkan Industri Rudal dan Angkatan Laut Iran

Trump Ancam Hancurkan Industri Rudal dan Angkatan Laut Iran

News | Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:18 WIB

Menhan AS Ancam Penantang Washington: Akan Bayar Harga Mahal!

Menhan AS Ancam Penantang Washington: Akan Bayar Harga Mahal!

News | Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:05 WIB

Terkini

Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT

Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT

News | Senin, 13 Juli 2026 | 22:35 WIB

Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos

Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:52 WIB

Jadi Tersangka, Kejagung Klaim Febrie Adriansyah Mundur Sukarela dan Tak Lagi Dikawal TNI

Jadi Tersangka, Kejagung Klaim Febrie Adriansyah Mundur Sukarela dan Tak Lagi Dikawal TNI

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:50 WIB

Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum

Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:39 WIB

Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30200 GT

Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30200 GT

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:28 WIB

Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005

Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:06 WIB

DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan

DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:58 WIB

BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:30 WIB

Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia

Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:10 WIB

KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau

KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:05 WIB

×