Sempat Ricuh, Warga Memaksa Masuk Area TPU Tegal Alur Berziarah

Erick Tanjung, Bagaskara Isdiansyah

Jum'at, 14 Mei 2021 | 13:55 WIB
Sempat Ricuh, Warga Memaksa Masuk Area TPU Tegal Alur Berziarah
Kericuhan sempat terjadi karena warga memaksa masuk ke Tempat Pemakaman Umum atau TPU Tegal Alur, Jakarta Barat, Jumat (14/5/2021). (Bidik layar/Ist)

Suara.com - Kericuhan sempat terjadi di Tempat Pemakaman Umum atau TPU Tegal Alur, Jakarta Barat, Jumat (14/5/2021). Kericuhan ditenggarai karena sejumlah warga yang mencoba menerobos masuk TPU di tengah larangan untuk berziarah di momen Lebaran.

Hal itu diketahui berdasarkan video amatir yang direkam oleh warga yang diterima sejumlah awak media. Terlihat dalam video warga yang hendak berziarah sebelumnya terlibat cekcok dengan petugas pengamanan dalam TPU.

Warga terlihat ingin memaksa masuk untuk melakukan ziarah ke makam sanak saudaranya. Beberapa petugas dari Suku Dinas Pertamanan dan Pemakaman juga turut serta memberikan pemahaman soal adanya larangan ziarah. Namun warga tetap mendesak ingin masuk area pemakaman.

Ada pun adanya kericuhan tersebut dibenarkan oleh Kasatpol PP Jakarta Barat Tamo Sijabat. "Iya benar (sempat terjadi kericuhan)," katanya saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (14/5/2021) siang.

Akibat adanya desakan dari sejumlah warga, akhirnya petugas di lokasi memperbolehkan warga masuk untuk melakukan ziarah kubur.

"Karena jumlahnya banyak ada seratusan kali yang coba masuk, daripada nanti diprovokasi yang enggak-enggak (akhirnya dibolehkan)," tuturnya.

Kendati begitu, Tamo tetap mewanti-wanti warga agar tetap menerapkan protokol kesehatan. Warga yang berziarah kemudian dibatasi.

"Di dalam kami ingatkan supaya ziarahnya dipercepat begitu, enggak usah ngobrol-ngobrol lagi selesai ziarah langsung pulang, enggak berkumpul-kumpul," tandasnya.

Dilarang Anies

baca juga

Untuk diketahui, kebijkan larangan ini diambil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai rapat koordinasi dengan Kapolda Metro Jaya, Pangdam Jaya, dan Kepala Daerah Seluruh Jabodetabek di Balai Kota, Senin (10/5/2021).

Anies mengatakan, Pemprov DKI melarang warganya ziarah kubur saat Lebaran nanti untuk menekan mobilitas warga.

"Kegiatan ziarah kubur ditiadakan mulai tanggal 12 Mei sampai dengan hari Minggu 16 Mei," ujar Anies di Balai Kota, Senin (10/5).

Penutupan TPU tidak hanya dilakukan di Jakarta saja. Pemakaman di seluruh Jabodetabek juga akan ditutup untuk sementara 12-16 Mei 2021.

"Seluruh pemakaman di Jabodetabek akan ditutup dari pengunjung untuk ziarah," jelasnya.

Kendati demikian, operasional TPU akan tetap berjalan untuk memakamkan jenazah. Penutupan hanya dilakukan untuk para peziarah.

"Untuk pemakaman sendiri berjalan di tempat-tempat pemakaman itu, nanti diatur oleh dinas pemakaman," pungkas Anies.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

1.280 TNI-Polri Dikerahkan Sisir Warga Takbir Keliling di Jakarta Barat

1.280 TNI-Polri Dikerahkan Sisir Warga Takbir Keliling di Jakarta Barat

News | Rabu, 12 Mei 2021 | 18:37 WIB

Jakarta Keras! Pasutri di Kampung Ambon Kompak jadi Bandar Narkoba

Jakarta Keras! Pasutri di Kampung Ambon Kompak jadi Bandar Narkoba

News | Senin, 10 Mei 2021 | 17:41 WIB

Deretan Sajam hingga Senpi yang Disita di Markas Narkoba Kampung Ambon

Deretan Sajam hingga Senpi yang Disita di Markas Narkoba Kampung Ambon

News | Senin, 10 Mei 2021 | 16:55 WIB

Terkini

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Dimulai Tak Lama Setelah Pelantikan Presiden

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Dimulai Tak Lama Setelah Pelantikan Presiden

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:40 WIB

Pangi Syarwi Sebut Penyadapan Prabowo sebagai Operasi Makar, Singgung Geng Solo

Pangi Syarwi Sebut Penyadapan Prabowo sebagai Operasi Makar, Singgung Geng Solo

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:28 WIB

Pria di Medan Ditemukan Tewas dalam Gorong-gorong, Diduga Hendak Curi Kabel

Pria di Medan Ditemukan Tewas dalam Gorong-gorong, Diduga Hendak Curi Kabel

Sumut | Selasa, 03 November 2026 | 22:27 WIB

Listyo Sigit Jadi Tersangka, Polri Didesak Bongkar Dalang Penyadapan

Listyo Sigit Jadi Tersangka, Polri Didesak Bongkar Dalang Penyadapan

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:10 WIB

Prabowo hingga Menteri Diduga Disadap, Yusril Sebut Belum Ada Indikasi Makar

Prabowo hingga Menteri Diduga Disadap, Yusril Sebut Belum Ada Indikasi Makar

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:04 WIB

Hasil Lengkap I League Cup: Persija Imbang, Persebaya dan Persijap Dipermalukan Tim Championship

Hasil Lengkap I League Cup: Persija Imbang, Persebaya dan Persijap Dipermalukan Tim Championship

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 22:00 WIB

Bulog Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Pemerintah Terjaga Mutunya Jelang Akhir Tahun

Bulog Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Pemerintah Terjaga Mutunya Jelang Akhir Tahun

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 21:59 WIB

Resmi Tersangka, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Telepon Prabowo Sejak 2025

Resmi Tersangka, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Telepon Prabowo Sejak 2025

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:55 WIB

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Berlangsung dari 2025

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Berlangsung dari 2025

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 21:53 WIB

Jejak Penyadapan Listyo Sigit Cs, Ada Perintah Hapus File pada Oktober 2026

Jejak Penyadapan Listyo Sigit Cs, Ada Perintah Hapus File pada Oktober 2026

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:50 WIB

×