alexametrics

Soal Israel-Palestina, Rocky Gerung: Jokowi Tak Dianggap di Internasional

Rifan Aditya | Hernawan
Soal Israel-Palestina, Rocky Gerung: Jokowi Tak Dianggap di Internasional
Presiden Joko Widodo atau Jokowi (instagram/@jokowi)

"Maka dari itu gak ada yang kenal siapa Pak Jokowi di forum internasional. Ngomong dua kalimat saja gak bisa," kata Rocky Gerung.

Suara.com - Pengamat politik Rocky Gerung mengomentari kecaman Presiden Jokowi soal aksi zionis Israel di Palestina yang mengakibatkan banyak orang termasuk perempuan dan anak-anak tewas.

Rocky Gerung menyebut Jokowi tidak lagi dikenali atau dipandang oleh dunia internasional karena menurutnya kerap absen dalam pertemuan-pertemuan penting.

Menurut dia, hal itu yang menyebabkan Jokowi tidak bisa berperan aktif dalam konflik di Timur Tengah, berbeda dari era-era sebelumnya.

Pernyataan itu disampaikan Rocky Gerung lewat video berjudul "Soal Palestina, Jokowi Sudah Tidak Dianggap Oleh Komunitas Internasional" yang disiarkan melalui akun YouTube miliknya, Minggu (16/5/2021).

Baca Juga: Viral Wanita Non Muslim tapi Hafal Surat Alquran, Sudah Bisa Sejak Kecil

Rocky Gerung mengawali dengan menyebutkan bahwa kelemahan Indonesia hari ini ialah tidak bisa membuat konflik di Timur Tengah mereda.

Rocky Gerung soal kecaman Jokowi kepada Israel (YouTube/RockyGerungOfficial).
Rocky Gerung soal kecaman Jokowi kepada Israel (YouTube/RockyGerungOfficial).

"Itu kelemahan Indonesia hari ini. Dia tidak bisa bikin potensi konflik di Timur Tengah. Padahal dulu Indonesia selalu berperan dalam konflik Timur Tengah karena Indonesia dianggap mampu menyumbangkan perdamaian," kata Rocky Gerung.

Dia lantas membandingkan era Jokowi dengan presiden sebelumnya termasuk Soeharto, Habibie, sampai Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY.

"Maka dari itu, profil internasional kita kuat sekali pada waktu itu, zaman Pak Harto, Habibie, sampai Pak SBY, karena kita masih dianggap," tukasnya.

Namun, menurut Rocky Gerung situasi kini berbeda. Sebab dia merasa Jokowi jarang tampil dalam forum internasional. Hal itu membuat posisi Indonesia menjadi tak cukup berarti di dunia internasional.

Baca Juga: Bukti Indonesia Tak Akui Israel Sebagai Negara

"Sekarang pemerintah kita tidak mau bergaul secara internasional. Maka dari itu gak ada yang kenal siapa Pak Jokowi di forum internasional. Ngomong dua kalimat saja gak bisa. Itu kan yang jadi olok-olok pers dunia," ujarnya.

Komentar