Boyamin MAKI: Aksi Peretasan jadi Salah Satu Cara Keluarkan Novel dari KPK

Agung Sandy Lesmana, Welly Hidayat

Jum'at, 21 Mei 2021 | 16:44 WIB
Boyamin MAKI: Aksi Peretasan jadi Salah Satu Cara Keluarkan Novel dari KPK
Novel Baswedan

Suara.com - Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) meyakini pembajakan akun telegram penyidik Senior KPK Novel Baswedan dan Direktur Pembinaan Jaringan kerja antar Komisi dan Instansi KPK Sujanarko tak lepas dari perjuangan mereka bersama 73 pegawai lainnya untuk kembali aktif di lembaga antirasuah.

"Kalau lagi tidak ada masalah pasti mereka juga tidak dibajak. Itu kan dalam rangka menggangu hubungan Novel dan Sujanarko dengan teman-teman yang lain dalam menuangkan aspirasi untuk kembali aktif di KPK," ungkap Boyamin kepada Suara.com, Jumat (21/5/2021).

Apalagi, kata Boyamin, disebut banyak pihak yang ingin sekali Novel dan kawan-kawan keluar dari lembaga antirasuah. Namun, ternyata perjuangan Novel bersama pegawai lainnya yang tak lulus menjadi aparatur sipil negara (ASN) mendapat dukungan dari Presiden Joko Widodo. Maka itu, kata Boyamin, segala cara dilakukan oleh pihak-pihak yang ingin sekali Novel keluar dari KPK.

"Tapi tidak diperhitungkan ternyata presiden memberikan perlindungan. Maka mereka tambah gencar melakukan serangan dan melakukan gangguan untuk dengan harapan Novel nanti tetap out dkk. Jadi prosesnya pembajakan ini salah satu bentuk mengeluarkan Novel dari KPK," ucap Boyamin.

Dengan cara seperti itu, kata Boyamin, dianggap akan semakin melemahkan perjuangan Novel dan Sujanarko. Palagi, sejumlah koalisi masyarajat sipil dari ICW juga mendapatkan teror peretasan nomor telepon. Maka, cara-cara itu dipakai untuk meredam Nobel dan kawan-kawan untuk melakukan perjuangan demi hak-hak mereka di KPK.

"Karena mereka nanti perjuangan ini semakin lemah, antar mereka 75 orang itu dan juga yang dari ICW dan beberapa pimpinan KPK dibajak dan perjuangan mereka supaya melemah dan lama-lama hilang," kata Boyamin

Adapun pihak-pihak yang dimaksud Boyamin ialah bukan dari internak KPK sendiri. Namun, pihak-pihak luar yang ingin memanfaatkan situasi agar Novel dapat keluar dari KPK.

"Dan ini prinsipnya orang luar loh yaa. Bukan orang dalem. Jadi, saya tidak menuduh orang dalam pimpinan KPK ya bukan. Jadi orang-orang luar yang berkhendak Novel itu keluar," kata dia.

Akun Novel Diretas

baca juga

Sebelumnya, Novel mengaku jika akun Telegram pribadinya telah dibajak, Kamis malam. Pengakuan itu disampaikan Novel melalui akun Twitter-nya, @nazaqistsha.

Lewat cuitannya itu, Novel mengaku tak lagi bisa mengakses akun Telegramnya sejak pukul 20.22 WIB.

"Akun telegram saya dibajak sejak pukul 20.22 WIB hari ini sehingga tidak lagi dibawah kendali saya," kata Novel dini hari.

Tak hanya Novel, akun Telegram milik Direktur Pembinaan Jaringan kerja antar Komisi dan Instansi KPK, Sujanarko juga ikut diretas. Novel mengatakan, Sujanarko tidak dapat mengendalikan telegramnya tersebut sejak pukul 20.31 WIB.

Setelah akun Telegram pribadinya diretas, Novel meminta agar semua orang tidak mempercayai jika ada yang menghubungi dengan mengatasnamakan dirinya.

"Bila ada yang dihubungi gunakan akun tersebut, itu bukan kami," tutup Novel

Adapun dugaan aksi pembajakan kedua akun milik Sujanarko dan Novel tak lepas dari polemik 75 pegawai KPK yang telah dinonaktifkan dari jabatannya.

Diketahui, kedua orang ini juga merupakan perwakilan dari 75 pegawai KPK yang tengah memperjuangkan haknya sebagai bagian dari insan KPK. Novel dan Sujanarko juga diketahui menjadi bagian dari pegawai KPK yang tak lulus tes wawasan kebangsaan (TWK), syarat beralih status menjadi ASN. Namun, Novel Dkk mempertanyakan TWK yang dianggap penuh kejanggalan.

Dugaan pembajakan nomor telepon keduanya terjadi setelah perwakilan 75 pegawai KPK yang melaporkan pimpinan KPK ke Dewan Pengawas dan Ombudsman RI.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polri Mesti Usut Kasus Peretasan Novel, SAFEnet: Jangan Bilang Hal Biasa

Polri Mesti Usut Kasus Peretasan Novel, SAFEnet: Jangan Bilang Hal Biasa

News | Jum'at, 21 Mei 2021 | 15:44 WIB

Novel KPK Mau Ungkap Korupsi Bansos Rp 100 Triliun, KSP: Tidak Jelas

Novel KPK Mau Ungkap Korupsi Bansos Rp 100 Triliun, KSP: Tidak Jelas

News | Jum'at, 21 Mei 2021 | 15:10 WIB

Sejumlah Aktivis hingga Novel Diretas, SAFEnet: Ini Serangan Terarah

Sejumlah Aktivis hingga Novel Diretas, SAFEnet: Ini Serangan Terarah

News | Jum'at, 21 Mei 2021 | 13:27 WIB

Telegram Novel Baswedan dan Sujanarko Dibajak, Netizen Curiga Ini

Telegram Novel Baswedan dan Sujanarko Dibajak, Netizen Curiga Ini

Bogor | Jum'at, 21 Mei 2021 | 10:57 WIB

Terkini

Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak

Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak

Sumbar | Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang

Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang

Sumsel | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:50 WIB

Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue

Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue

Health | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:27 WIB

Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan

Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan

Health | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan

Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 21:33 WIB

IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau

IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:47 WIB

Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara

Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus

Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus

Riau | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:32 WIB

BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah

BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:28 WIB

Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026

Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026

Sumsel | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:27 WIB

×