Pasien Corona Meninggal di Kota Madiun Capai 175 Orang

Erick Tanjung

Selasa, 25 Mei 2021 | 23:32 WIB
Pasien Corona Meninggal di Kota Madiun Capai 175 Orang
Tim pemulasaran jenazah gabungan dari berbagai instansi dan relawan Kota Madiun, Jawa Timur memakamkan jenazah pasien Covid-19. (Antara Jatim/Diskominfo Kota Madiun/ Lr)

Suara.com - Dinas Kesehatan Kota Madiun, Jawa Timur mencatat pasien yang meninggal setelah dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 di wilayah setempat telah mencapai 175 orang atau sebesar 6,81 persen dari total kasus sebanyak 2.571 orang.

"Per hari ini ada tambahan dua kasus kematian akibat Covid-19. Total sudah ada 175 kasus kematian karena Covid-19 di Kota Madiun," kata Kepala Seksi Pengelolaan Pelayanan Penyakit Menular dan tidak Menular pada Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan KB Kota Madiun Tri Wahyuning Novitasari di Madiun, Selasa (25/5/2021).

Menurut dia, kasus kematian pasien Covid-19 di Kota Madiun masih saja terus bertambah. Salah satu penyebabnya, kebanyakan disebabkan karena pasien memiliki penyakit penyerta atau komorbid.

"Bahkan pernah dalam satu hari ada tiga kematian. Covid-19 ini berbahaya, apalagi kalau sudah memiliki komorbid," ujarnya.

Kematian, lanjutnya, tentu saja harus segera ditangani. Pemakaman pasien meninggal karena Covid-19 memiliki aturan khusus, petugasnya juga khusus.

Pada penanganan khusus itu, katanya, ada tim pemulasaraan jenazah gabungan dari berbagai instansi hingga relawan, namun, jumlahnya terbatas. Pihaknya juga termasuk di dalamnya, meski tidak selalu turun ke lokasi, karena hanya bertindak sebagai koordinator tim.

"Dari rumah sakit biasanya menghubungi setiap kali ada kematian. Setelahnya saya koordinasikan dengan tim, termasuk di kelurahan setempat untuk pemakamannya," katanya.

Pihaknya meminta warga Kota Madiun untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan agar tidak tertular Covid-19. Meski program vaksinasi telah bergulir, protokol kesehatan jangan sampai kendor.

Dengan demikian, menurut dia, kasus penyebaran Covid-19 di Kota Madiun yang masih terjadi, dapat dicegah dan jumlahnya dapat ditekan.

baca juga

Sesuai data, di Kota Madiun kasus Covid-19 hingga Selasa (25/5) telah mencapai 2.571 orang. Dari jumlah itu, 2.283 orang di antaranya telah sembuh, 38 orang dalam perawatan, 75 orang melakukan isolasi mandiri dan 175 orang meninggal dunia.

Tambahan kasus per Selasa (25/5), konfirmasi baru sebanyak 10 orang, sembuh tujuh orang dan meninggal dunia dua orang. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Sekolah Dasar di Pasuruan Disebut SD Wibu, Gara-gara Nama Unik

Viral Sekolah Dasar di Pasuruan Disebut SD Wibu, Gara-gara Nama Unik

News | Selasa, 25 Mei 2021 | 20:27 WIB

Alhamdulillah! Pamekasan Buka Formasi CPNS Khusus Bagi Para Disabilitas

Alhamdulillah! Pamekasan Buka Formasi CPNS Khusus Bagi Para Disabilitas

Jatim | Selasa, 25 Mei 2021 | 17:38 WIB

Ya Allah! Bonceng Istri, Suami Asal Kediri Terlindas Truk di Gresik

Ya Allah! Bonceng Istri, Suami Asal Kediri Terlindas Truk di Gresik

Jatim | Selasa, 25 Mei 2021 | 16:27 WIB

Terkini

Bagaimana Cara Melacak iPhone yang Hilang? Jangan Panik, Ikuti Langkah Ini

Bagaimana Cara Melacak iPhone yang Hilang? Jangan Panik, Ikuti Langkah Ini

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 17:13 WIB

Gelar Doa Bersama, Dewan Pers Sebut 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau Sebagai Pahlawan Pers

Gelar Doa Bersama, Dewan Pers Sebut 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau Sebagai Pahlawan Pers

News | Senin, 21 September 2026 | 17:11 WIB

IHSG Terperosok Jatuh ke Level 6.300, BBCA Anjlok

IHSG Terperosok Jatuh ke Level 6.300, BBCA Anjlok

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 17:02 WIB

Beredar Kabar OTT di Bolaang Mongondow Utara, KPK: Kami Cek Dulu

Beredar Kabar OTT di Bolaang Mongondow Utara, KPK: Kami Cek Dulu

News | Senin, 21 September 2026 | 17:01 WIB

Lydia Loves Bugs: Ketika Serangga Menjadi Sahabat Favorit Anak

Lydia Loves Bugs: Ketika Serangga Menjadi Sahabat Favorit Anak

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 17:00 WIB

Program MBG Dibenahi, Suahasil Soroti Kinerja BGN

Program MBG Dibenahi, Suahasil Soroti Kinerja BGN

Video | Senin, 21 September 2026 | 17:00 WIB

Gandeng Apple, Video Musik 'New Trick' Ros Resmi Dirilis Sebelum Album Kedua

Gandeng Apple, Video Musik 'New Trick' Ros Resmi Dirilis Sebelum Album Kedua

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 16:58 WIB

Menkeu Suahasil Pejabat Bea Cukai Makin Tajam, Tak Cuma Sibuk Tindak Pelanggaran

Menkeu Suahasil Pejabat Bea Cukai Makin Tajam, Tak Cuma Sibuk Tindak Pelanggaran

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 16:56 WIB

Belum Cetak Laba, Pikap Kopdes Blitar Hancur Ditabrak Fortuner: Kades Bingung Ganti Rugi Rp85 Juta

Belum Cetak Laba, Pikap Kopdes Blitar Hancur Ditabrak Fortuner: Kades Bingung Ganti Rugi Rp85 Juta

Jatim | Senin, 21 September 2026 | 16:51 WIB

Antrean SPBU Bikin Eneg? Intip Lini Motor Listrik Indomobil e-Motor dan Daftar Harganya

Antrean SPBU Bikin Eneg? Intip Lini Motor Listrik Indomobil e-Motor dan Daftar Harganya

Otomotif | Senin, 21 September 2026 | 16:49 WIB

×