alexametrics

Pengantin Baru Mau Malam Pertama, Mempelai Wanita Jadi Korban Pemerkosaan

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus
Pengantin Baru Mau Malam Pertama, Mempelai Wanita Jadi Korban Pemerkosaan
Ilustrasi pernikahan India. (Pexels/Viresh Studio Photo)

Korban digilir lima pria di depan suaminya sendiri saat hendak malam pertama.

Suara.com - Seorang wanita Pakistan digilir oleh lima pria berseragam polisi di depan suaminya sendiri di malam pertama mereka, pelaku juga merampok perhiasan korban.

Menyadur New Indian Express, Jumat (28/5/2021) insiden mengerikan itu terjadi di rumah korban yang terletak di negara bagian Punjab.

Insiden itu terjadi pada hari Rabu ketika korban dan suaminya selesai melakukan prosesi pernikahannya dengan suaminya bernama Muhammad Latif.

Setelah sampai di rumahnya, empat perampok berseragam polisi menerobos masuk dan memerkosa pengantin wanita sambil menyandera anggota keluarga.

Baca Juga: Varian Baru Covid-19 Lebih Agresif, Nakes Pakai APD Masih Bisa Tertular

"Empat perampok berseragam polisi menerobos masuk ke rumah pada pukul 03.00 pagi (waktu setempat). Mereka menyandera keluarga dan memasuki kamar pasangan di mana mereka memerkosa pengantin wanita di depan suaminya. Mereka juga menyiksa pasangan itu," jelas seorang perwira polisi senior.

Bukan hanya memerkosa, para perampok juga ikut menggasak emas lima tola (58,3 gram) dari pengantin wanita dan uang tunai senilai 125.000 rupee (Rp 24,6 juta).

Polisi mengatakan pasangan itu sampai dilarikan ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kondisi mempelai wanita dikatakan stabil.

Petugas polisi senior Khurram Ali Shah bertemu dengan keluarga korban dan meyakinkan mereka akan mengusut kasus tersebut dengan adil.

"Laporan forensik akan membantu menentukan arah Investigasi," kata Shah.

Baca Juga: Cuma Bayar Rp 3,5 Juta, Pengusaha Ini Jadi Satu-satunya Penumpang di Pesawat Emirates

Dia juga mengatakan bahwa petugas polisi sedang menyelidiki apakah tersangka adalah penjahat kelas kakap atau sudah menargetkan keluarga korban.

Kepala Menteri Punjab Usman Buzdar telah mengarahkan komando tertinggi polisi untuk menangkap para pelaku secepat mungkin.

Komentar