Survei Parameter: Elektabilitas Prabowo Jadi Presiden 2024 Kalahkan Ganjar dan Anies

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Sabtu, 05 Juni 2021 | 14:19 WIB
Survei Parameter: Elektabilitas Prabowo Jadi Presiden 2024 Kalahkan Ganjar dan Anies
Menhan Prabowo Subianto bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/6/2021). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Suara.com - Nama Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, menjadi yang paling banyak dipilih responden survei Parameter Politik Indonesia sebagai presiden menggantikan Joko Widodo (Jokowi) di 2024.
Elektabilitas Prabowo juga menjadi yang paling tertinggi mengalahkan nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur Jakarta Anies Baswedan.

Survei yang dilakukan pada 23 hingga 28 Mei 2021 itu melemparkan pertanyaan kepada responden 'Jika pemilihan presiden dilaksanakan saat ini, dan Presiden Joko Widodo tidak boleh mencalonkan diri lagi, siapakah yang akan ada pilih menjadi presiden?'.

Hasilnya, sebanyak 16,5 persen memilih Prabowo untuk duduk di kursi presiden. Nama Prabowo lantas diikuti oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang dipilih 13,8 persen responden.

Kemudian posisi ketiga diduduki oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang dipilih oleh 12,1 persen responden.

"Peta politiknya secara umum memang tidak pernah berubah, bahwa tokoh-tokoh yang selama ini dipersepsikan selalu menjadi salah satu figur yang layak dipertaruhkan 2024 itu selalu menjadi konsumsi masyarakat secara umum tentang top of mind calon presiden," kata Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno dalam paparannya yang disampaikan melalui daring, Sabtu (5/6/2021).

Di posisi keempat terdapat nama Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang dipilih 5,6 responden, lalu ada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatis (Menparekraf) Sandiaga Uno dengan 4,5 persen repsonden.

Di bawah Sandiaga, ada nama Ridwan Kamil (4,2 persen), Tri Rismaharini (3,9 persen), Basuki Tjahaja Purnama (2,1 persen), Gatot Nurmantyo (2 persen), Puan Maharani (1,1 persen) dan Jusuf Kalla (1,1 persen).

Sementara, responden yang memilih tidak menjawab mencapai 23,9 persen.

Survei ini disbeut melibatkan 1200 responden dengan menggunakan metode simple random sampling dari 6000 nomor HP yang dipilih secara acak. Adapun margin of error survei tersebut sebesar 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Anies Ajak Warga Jakarta Matikan Lampu 1 Jam

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Anies Ajak Warga Jakarta Matikan Lampu 1 Jam

Jakarta | Sabtu, 05 Juni 2021 | 14:18 WIB

5 Capres Terkuat Versi Survei Parameter Politik Indonesia, Prabowo Kian Melemah

5 Capres Terkuat Versi Survei Parameter Politik Indonesia, Prabowo Kian Melemah

Lampung | Sabtu, 05 Juni 2021 | 14:10 WIB

Survei Terbaru Parameter Politik Indonesia : Prabowo Subianto Capres Terkuat 2024

Survei Terbaru Parameter Politik Indonesia : Prabowo Subianto Capres Terkuat 2024

Sulsel | Sabtu, 05 Juni 2021 | 14:04 WIB

Kasus COVID-19 di Kudus Meledak, Ganjar Minta Seluruh Daerah Tingkatkan Testing

Kasus COVID-19 di Kudus Meledak, Ganjar Minta Seluruh Daerah Tingkatkan Testing

Jawa Tengah | Sabtu, 05 Juni 2021 | 13:33 WIB

Ajak Warga Berpartisipasi, Ganjar Dukung Gerakan Kudus Dua Hari di Rumah Saja

Ajak Warga Berpartisipasi, Ganjar Dukung Gerakan Kudus Dua Hari di Rumah Saja

Jawa Tengah | Sabtu, 05 Juni 2021 | 13:25 WIB

Terkini

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna

3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain

Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain

Bola | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'

Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi

Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:51 WIB

Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pertajam Ekosistem Klaster Usaha di Merauke

Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pertajam Ekosistem Klaster Usaha di Merauke

Bri | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:43 WIB

Polri Gandeng Garda Satya NKRI Jaga Kamtibmas dan Ketahanan Masyarakat

Polri Gandeng Garda Satya NKRI Jaga Kamtibmas dan Ketahanan Masyarakat

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Menunggu Desember: Apa yang Masih Mengganjal dari RUU Perampasan Aset?

Menunggu Desember: Apa yang Masih Mengganjal dari RUU Perampasan Aset?

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:42 WIB

×