Korupsi Bansos Covid-19, Adik Ihsan Yunus Minta Fee 5 Persen Dari Vendor

Erick Tanjung

Rabu, 09 Juni 2021 | 16:12 WIB
Korupsi Bansos Covid-19, Adik Ihsan Yunus Minta Fee 5 Persen Dari Vendor
Ilustrasi--Rekonstruksi perkara dugaan korupsi pengadaan bansos penanganan Covid-19 di Gedung KPK, Rasuna Said, Jakarta. (Antara/Indrianto Eko Suwarso)

Suara.com - Direktur PT Andalan Pesik International Rocky Josep Pesik mengaku diminta Iman Ikram dan Agustri Yogasmara alias Yogas untuk memberikan fee 5 persen untuk Menteri Sosial saat itu Juliari Batubara.

"Menurut pengakuan mereka, Pak Iman dan Pak Yogas, diminta lima persen dari nilai proyek untuk bapak menteri," kata Rocky di pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (9/6/2021).

Rocky menjadi saksi untuk terdakwa mantan Menteri Sosial Juliari Batubara yang didakwa menerima suap Rp32,482 miliar dari 109 perusahaan penyedia bansos Covid-19.

Iman yang dimaksud adalah Muhamad Rakyan Ikram alias Iman Ikram yang merupakan adik mantan Wakil Ketua Komisi VIII DPR dari fraksi PDIP Ihsan Yunus, sedangkan Yogas adalah Agustri Yogasmara yang dalam beberapa kali persidangan disebut sebagai person in charge atau penanggung jawab untuk kuota bansos 400 ribu paket milik Ihsan Yunus dalam pengadaan bansos tahap 7-12.

"Karena saya dapat tiga tahap, jadi saya diminta berikan 5 persen dari nilai proyek yang didapat jadi nilai satu paket bansos Rp270 ribu dikurangi pajak sekitar Rp250 ribu," ungkap Rocky.

Rocky mengaku mendapatkan tiga paket pengadaan bansos yaitu DKI 1, Bodetabek 1, dan DKI 3 dengan total 115 ribu paket senilai Rp30 miliar dan mengambil keuntungan 12-13 persen dari nilai pengadaan.

"Tapi tidak saya berikan karena tidak berani. Saya sejak awa hanya tahu harus beli tas (goodybag) ke Pak Iman dan Pak Yogas, jadi hanya tas ke mereka dan tidak berhubungan langsung dengan pejabat Kemensos," tambah Rocky.

Rocky hanya memberikan sebesar Rp670 juta kepada Iman dan Yogas sebagai kompensasi karena tidak membeli "goodybag" dari Iman dan Yogas merek PT Sritex.

"Saya berikan ke Pak Joko dan tim, tidak ada permintaan tapi Pak Joko dan tim saya berikan tiap tahap Rp50 juta jadi total yang diberikan Rp150 juta. Saya berikan ke salah satu staf Pak Joko, namanya Pak Yoki di parkiran," ungkapnya.

baca juga

Rocky juga menyebut tidak berlanjut menjadi penyedia bansos tahap selanjutnya.

"Saya tidak tahu kenapa saya tidak dilanjutkan, saya berusaha untuk mengajukan ke tahap berikutnya bahkan pesanan awal saja sebenarnya tidak sesuai dengan pemesanan awal. Surat Penunjukan Penyedia Barang Jasa (SPPBJ) pertama aslinya 50 ribu, ketika barang sudah siap tiba-tiba diinfokan PT Pos tidak bisa mengambil lagi karena sudah penuh data penerimanya sehingga terakumulasi ada 35 ribu paket yang saya sediakan belum diambil," tuturnya.

Rocky pun menyebut pernah minta tolong Pejabat Pembuat Komitmen Bangsos Covid-19 Matheus Joko Santoso, namun Joko mengatakan sulit untuk Rocky ikut tahap pengadaan selanjutnya.

"Kemudian saya minta tolong ke Pak Iman dan Pak Yogas mencari pembeli paket sisa lalu saya tidak langsung minta tolong kepada bapak menteri karena kawan dekat saya juga kenal dengan Pak Menteri, namanya Pak Dino tapi tidak berhasil," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkuak di Sidang, Adik Politikus PDIP Ihsan Yunus Minta Fee 5 Persen dari Vendor Bansos

Terkuak di Sidang, Adik Politikus PDIP Ihsan Yunus Minta Fee 5 Persen dari Vendor Bansos

News | Rabu, 09 Juni 2021 | 15:43 WIB

Korupsi Bansos Covid-19, Vendor Sebut Disuruh Beli Goodybag Dari PT Sritex

Korupsi Bansos Covid-19, Vendor Sebut Disuruh Beli Goodybag Dari PT Sritex

News | Rabu, 09 Juni 2021 | 15:36 WIB

Cari Bukti Dugaan Korupsi Bansos KBB, KPK Kembali Periksa Pejabat Pemkab

Cari Bukti Dugaan Korupsi Bansos KBB, KPK Kembali Periksa Pejabat Pemkab

Jabar | Rabu, 09 Juni 2021 | 12:09 WIB

Terkini

Prof Ahmad Fadli Terpilih Jadi Rektor Unri Periode 2026-2030

Prof Ahmad Fadli Terpilih Jadi Rektor Unri Periode 2026-2030

Riau | Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:38 WIB

Relationship Burnout: Hubungan yang Harusnya Nyaman Justru Menguras Energi

Relationship Burnout: Hubungan yang Harusnya Nyaman Justru Menguras Energi

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:36 WIB

Keamanan Timur Tengah Jadi Sorotan, PSSI Pertimbangkan Ganti Lawan Timnas Indonesia

Keamanan Timur Tengah Jadi Sorotan, PSSI Pertimbangkan Ganti Lawan Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:35 WIB

ISPA di Wilayah Karhutla Tembus 277 Ribu Kasus

ISPA di Wilayah Karhutla Tembus 277 Ribu Kasus

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:34 WIB

Cemburu! Suami di Metro Tega Bakar Istri yang Sedang Hamil Saat Tidur Pulas

Cemburu! Suami di Metro Tega Bakar Istri yang Sedang Hamil Saat Tidur Pulas

Lampung | Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:33 WIB

Review The Pet Cemetery Murders: Hantu, Pembunuhan, dan Sejarah yang Kelam

Review The Pet Cemetery Murders: Hantu, Pembunuhan, dan Sejarah yang Kelam

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:30 WIB

4 Sepeda Lipat Murah di Bawah Rp2 Juta untuk Kerja, Praktis Dibawa ke Kantor

4 Sepeda Lipat Murah di Bawah Rp2 Juta untuk Kerja, Praktis Dibawa ke Kantor

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:28 WIB

Tertibkan Kawasan Hutan, Satgas PKH Setor Rp57,1 Triliun ke Kas Negara

Tertibkan Kawasan Hutan, Satgas PKH Setor Rp57,1 Triliun ke Kas Negara

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:28 WIB

Pakistan Desak AS dan Iran Patuhi MoU Islamabad di Tengah Ketegangan Timur Tengah

Pakistan Desak AS dan Iran Patuhi MoU Islamabad di Tengah Ketegangan Timur Tengah

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:27 WIB

Legenda Kosmetik Indnesia Martha Tilaar Meninggal Dunia

Legenda Kosmetik Indnesia Martha Tilaar Meninggal Dunia

Entertainment | Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:25 WIB

×