Program Pertukaran Mahasiswa, Yang Dari Gorontalo Bisa Kuliah di Bandung

Erick Tanjung | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Sabtu, 12 Juni 2021 | 22:58 WIB
Program Pertukaran Mahasiswa, Yang Dari Gorontalo Bisa Kuliah di Bandung
Ilustrasi --Kemendikbud Ristek meluncurkan Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (Suara.com/Achmad Ali)

Suara.com - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi atau Kemendikbud Ristek meluncurkan Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka, Sabtu (12/6/2021).

Dirjen Dikti Kemendikbud Ristek, Nizam mengatakan program tersebut memberikan kesempatan mahasiswa untuk kuliah pada perguruan tinggi di kota lain.

"Melalui program ini, adik-adik yang saat ini mungkin yang berkuliah di Universitas Gorontalo misalnya bisa merasakan belajar di Universitas Pendidikan Indonesia di Bandung," kata Nizam dalam konferensi pers virtual.

Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka akan berlangsung selama satu semester dan akan dihitung mengikuti perkuliahan sebanyak 20 SKS. Nizam menuturkan dalam program tersebut, selain menikmati suasana baru, para peserta juga dapat mengenal kebudayaan daerah lain.

"Adik-adik bisa mengikuti pertukaran mahasiswa Merdeka ke Universitas Musamus di Merauke. Adik-adik akan mengenal itu bagaimana kebudayaan masyarakat Merauke, akan tahu hebatnya rumah atau Istana rayap yang tingginya sampai 3 meter lebih dan mengenal serta bersahabat dengan sahabat-sahabat sekalian di Merauke," ucap dia.

"Demikian pula dengan adik-adik yang saat ini mungkin ada di Malikussaleh bisa mengikuti pertukaran mahasiswa ke Unhas di Makassar, akan menikmati Coto Makassar," sambungnya.

Tak hanya itu, Nizam mengatakan, selain mendapatkan SKS di perguruan tinggi mitra, program tersebut memberikan pengayaan yang sangat besar untuk para mahasiswa. Pasalnya di dalam program tersebut, sudah disiapkan dosen-dosen yang berdedikasi untuk membangun soft skill, kompetensi dan membangun semangat kebersamaan Bhinneka Tunggal Ika.

Lebih lanjut, Nizam menyebut pihaknya menyiapkan paket program Pertukaran Mahasiswa Merdeka untuk 2.000 mahasiswa dari Sabang sampai Merauke. Adapun seluruh biaya nantinya akan ditanggung pemerintah.

"Jangan khwatir untuk biaya transportasi dari kota asal ke kota tujuan, akan dibantu oleh pemerintah untuk biaya transportasi dan bantuan biaya hidup selama tinggal di provinsi lain," kata Nizam.

"Syaratnya adik-adik sekalian saat ini kuliah di bangku perguruan tinggi yang resmi dan bersemangat untuk membangun persahabatan Nusantara," katanya.

Untuk diketahui, Kemendikbudristek akan menggelar program ini pada semester depan untuk mahasiswa perguruan tinggi negeri maupun swasta. Adapun pendaftaran dibuka mulai 14 Juni 2021 hingga 27 Juni 2021 melalui laman Kemendikbud Ristek.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemendikbud Ristek Minta Sekolah Tatap Muka Maksimalkan Belajar di Luar Kelas

Kemendikbud Ristek Minta Sekolah Tatap Muka Maksimalkan Belajar di Luar Kelas

Health | Jum'at, 11 Juni 2021 | 05:30 WIB

Kemendikbud Ristek: Klaster Sekolah Kerap Terjadi karena Guru Takut Tunjangan Dipotong

Kemendikbud Ristek: Klaster Sekolah Kerap Terjadi karena Guru Takut Tunjangan Dipotong

News | Selasa, 08 Juni 2021 | 17:55 WIB

Kemendikbud Ristek Sayangkan Ada Guru Menolak Vaksin Covid-19

Kemendikbud Ristek Sayangkan Ada Guru Menolak Vaksin Covid-19

News | Senin, 07 Juni 2021 | 18:15 WIB

Terkini

Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka

Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:18 WIB

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus 'Majikan Sadis' di Benhil, Ini Perannya!

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus 'Majikan Sadis' di Benhil, Ini Perannya!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:13 WIB

Pemilik Blueray Cargo Didakwa Suap Rp61,3 Miliar ke Pejabat Bea Cukai demi Loloskan Barang Impor

Pemilik Blueray Cargo Didakwa Suap Rp61,3 Miliar ke Pejabat Bea Cukai demi Loloskan Barang Impor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:11 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Peran Perempuan Usai Raih Penghargaan

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Peran Perempuan Usai Raih Penghargaan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:02 WIB

Wamendagri Bima Arya Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah untuk Hadapi Tantangan Global

Wamendagri Bima Arya Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah untuk Hadapi Tantangan Global

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:55 WIB

Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas

Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:26 WIB

'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus

'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20 WIB

Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera

Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20 WIB

Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya

Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:18 WIB

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:48 WIB