Ngeri, Wanita Terbangun karena Seekor Tikus Gerogoti Bola Matanya

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Senin, 14 Juni 2021 | 18:51 WIB
Ngeri, Wanita Terbangun karena Seekor Tikus Gerogoti Bola Matanya
Ilustrasi tikus. [Pixabay]

Suara.com - Selain menghadapi pandemi virus corona, Australia kini diserang hama yang paling menggelikan, yaitu tikus. Berbagai kasus yang melibatkan hewan pengerat ini mulai dilaporkan oleh warga.

Menyadur Daily Star Senin (14/06), beberapa petani kewalahan menghadapi tikus di rumah mereka, meskipun sudah memasang perangkap secara maksimal.

Seorang petani bernama Mick Harris mengatakan, seekor tikus meluncur ke wajahnya saat dia tidur. Pria yang tinggal di Narromine ini menyebut wabah tahun ini adalah yang terburuk dalam 30 tahun terakhir.

"Saya merasakan sensasi geli dan berbulu saat merayap dari belakang telinga ke pipi. Itu membuat merinding. Rambut saya berdiri dan saya melompat dari tempat tidur."

"Selama sisa malam itu, saya tidak tidur sedikit pun sampai saya menangkap tikus itu dalam jebakan di bawah tempat tidur." Terbaru, seorang istri petani dilarikan ke rumah sakit karena bola matanya digerogoti tikus ketika sedang tidur.

Ilustrasi tikus-tikus sedang tidur (Shutterstock).
Ilustrasi tikus-tikus sedang tidur (Shutterstock).

Wanita yang tak diketahui namanya ini terbangun dengan histeris dan melihat kawanan hewan pengerat menghancurkan segalanya.

Tikus juga memakan kabel listrik yang memicu kebakaran rumah di Narrabri, New South Wales yang merusak mobil.

Ada seruan agar wabah itu dinyatakan sebagai bencana alam sehingga warga Australia dapat mengklaim pembayaran asuransi atas rumah, mobil dan tanaman yang rusak karena tikus.

Ibu tiga anak Shirilee Jackson yang tinggal di Mandagery, New South Wales, mengatakan segerombolan tikus merusak mobilnya hanya dalam satu malam.

baca juga
Ilustrasi tikus bambu China. (Photo by Brett Jordan on Unsplash)
Ilustrasi tikus bambu China. (Photo by Brett Jordan on Unsplash)

Warga lain, Anne Cullen berkata ia bisa membunuh 50 tikus sehari dengan tangan saat kawanan itu mengambil alih rumah dan toko jeraminya.

Seekor tikus dapat hidup hingga dua atau tiga tahun dan betina mulai bereproduksi hanya pada usia enam minggu. Mereka bisa melahirkan sepuluh bayi setiap tiga minggu dan ibunya bisa hamil lagi keesokan harinya.

Hanya dalam tiga bulan, dua ekor tikus dapat tumbuh menjadi hampir 400 koloni, dengan cepat bertelur hingga puluhan ribu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tingkatkan Perjalanan Antar Negara, Australia dan Singapura Lakukan Travel Bubble?

Tingkatkan Perjalanan Antar Negara, Australia dan Singapura Lakukan Travel Bubble?

Lifestyle | Jum'at, 11 Juni 2021 | 07:43 WIB

Naik Taksi Online Sendirian, Seorang Wanita di Australia Dipaksa Berhubungan Seks

Naik Taksi Online Sendirian, Seorang Wanita di Australia Dipaksa Berhubungan Seks

News | Kamis, 10 Juni 2021 | 13:38 WIB

Dinosaurus Setinggi Gedung 2 Lantai Ditemukan di Australia

Dinosaurus Setinggi Gedung 2 Lantai Ditemukan di Australia

Lampung | Rabu, 09 Juni 2021 | 12:43 WIB

Terkini

Temuan Apartemen di Lapas Cibinong Tak Masuk BMN, Kemenimipas Ungkap Dugaan Pelanggaran Berat

Temuan Apartemen di Lapas Cibinong Tak Masuk BMN, Kemenimipas Ungkap Dugaan Pelanggaran Berat

News | Rabu, 30 September 2026 | 12:58 WIB

Pasar Otomotif Jateng Menguat, Astra Financial Perluas Akses Pembiayaan di GIIAS Semarang

Pasar Otomotif Jateng Menguat, Astra Financial Perluas Akses Pembiayaan di GIIAS Semarang

Jawa Tengah | Rabu, 30 September 2026 | 12:56 WIB

Jalur Pendakian Torean dan Senaru Gunung Rinjani Tutup

Jalur Pendakian Torean dan Senaru Gunung Rinjani Tutup

Bali | Rabu, 30 September 2026 | 12:56 WIB

Urutan Pemakaian Air Mawar Viva dan Serum Vitamin C agar Wajah Cepat Cerah

Urutan Pemakaian Air Mawar Viva dan Serum Vitamin C agar Wajah Cepat Cerah

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 12:54 WIB

Daftar 63 Pejabat Pemkot yang Dilantik Wali Kota Pekanbaru

Daftar 63 Pejabat Pemkot yang Dilantik Wali Kota Pekanbaru

Riau | Rabu, 30 September 2026 | 12:53 WIB

DPRD NTB Minta Seluruh Pimpinan dan Pengajar Ponpes Tes Kejiwaan

DPRD NTB Minta Seluruh Pimpinan dan Pengajar Ponpes Tes Kejiwaan

Bali | Rabu, 30 September 2026 | 12:50 WIB

Langkah Gibran Sambangi Korban MBG Disebut Belum Selesaikan Masalah, Cuma Cari Panggung Politik?

Langkah Gibran Sambangi Korban MBG Disebut Belum Selesaikan Masalah, Cuma Cari Panggung Politik?

News | Rabu, 30 September 2026 | 12:49 WIB

Target 8% Buyar, Ekonomi Indonesia Diramal Hanya Mentok di Level 5,2%

Target 8% Buyar, Ekonomi Indonesia Diramal Hanya Mentok di Level 5,2%

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 12:49 WIB

Strategi Toyota Indonesia Seimbangkan Otomatisasi Pabrik dan Tenaga Kerja Manusia

Strategi Toyota Indonesia Seimbangkan Otomatisasi Pabrik dan Tenaga Kerja Manusia

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 12:48 WIB

Si Jago Merah Mengamuk di Petamburan Dini Hari, Tiga Rumah Ludes Terbakar

Si Jago Merah Mengamuk di Petamburan Dini Hari, Tiga Rumah Ludes Terbakar

News | Rabu, 30 September 2026 | 12:48 WIB

×