Wapres Ma'ruf Minta RAN PE Dilaksanakan dengan Strategi yang Komprehensif

Dwi Bowo Raharjo | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Rabu, 16 Juni 2021 | 13:26 WIB
Wapres Ma'ruf Minta RAN PE Dilaksanakan dengan Strategi yang Komprehensif
Wakil Presiden Ma'ruf Amin di peluncuran pelaksanaan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2021 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme (RAN-PE). (Foto dok. KIP-Setwapres)

Suara.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin berharap Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme (RAN-PE) bisa meningkatkan perlindungan bagi warga dari ekstremisme yang mengarah pada terorisme.

Hal itu disampaikan Maruf saat peluncuran pelaksanaan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2021 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme (RAN-PE) Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme Tahun 2020-2024.

"Dengan mengucapkan bismillahirahmanirahim, saya nyatakan Pelaksanaan Rencana Aksi Nasional Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme Tahun 2020-2024 secara resmi diluncurkan," kata Ma'ruf melalui YouTube Wakil Presiden Indonesia, Rabu (16/6/2021).

Dalam sambutannya, Ma'ruf meminta agar RAN PE itu dilaksanakan dengan strategi yang komprehensif, untuk memastikan langkah yang sistematis, terencana, terukur dan terpadu.

Untuk dapat terlaksana, menurutnya diperlukan kerja kolaboratif dan inklusif dari semua pihak.

Kepada para menteri dan pimpinan lembaga terkait, Ma'ruf meminta agar mereka dapat bertanggung jawab atas pelaksanaan RAN PE sesuai dengan kewenangan masing-masing melalui dukungan program, kegiatan, dan anggaran yang memadai.

Kemudian untuk para gubernur, bupati, dan wali kota sebagai ujung tombak yang langsung berhubungan dengan masyarakat, Ma'ruf meminta agar bertanggung jawab serta memastikan RAN PE diimplementasikan di daerahnya masing-masing.

Permintaan Ma'ruf juga disampaikan kepada Kepada BNPT sebagai leading sector dalam menjalankan RAN PE tersebut agar dapat mengoordinasikan, memantau, dan mengevaluasi pelaksanaan RAN PE dimaksud dengan baik.

Selain para pejabat terkait, pelaksanaan RAN PE juga tidak terlepas dari keterlibatan segenap tokoh masyarakat, tokoh pendidikan, tokoh agama, dan organisasi kemasyarakatan. Mereka menjadi sebagai salah satu penentu keberhasilan dari implementasi RAN PE tersebut.

"Berharap selalu dapat bekerja sama dan berpartisipasi aktif dalam setiap upaya pencegahan dan penanggulangan ekstremisme berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Cekcok Ibu-ibu dengan Komunitas BMX dan Skate di Stadion Maulana Yusuf Serang

Viral Cekcok Ibu-ibu dengan Komunitas BMX dan Skate di Stadion Maulana Yusuf Serang

Banten | Rabu, 16 Juni 2021 | 13:25 WIB

Terorisme Bukan Jihad Demi Kebaikan, Wapres Ma'ruf: Dasarnya Merusak!

Terorisme Bukan Jihad Demi Kebaikan, Wapres Ma'ruf: Dasarnya Merusak!

News | Rabu, 16 Juni 2021 | 11:58 WIB

Wapres Maruf Amin Tekankan Pemkot Tangerang Capai Target Vaksinasi 15 Ribu Perhari

Wapres Maruf Amin Tekankan Pemkot Tangerang Capai Target Vaksinasi 15 Ribu Perhari

Banten | Selasa, 15 Juni 2021 | 12:48 WIB

13 Terduga Teroris di Riau Disebut Kelompok Jamaah Islamiyah

13 Terduga Teroris di Riau Disebut Kelompok Jamaah Islamiyah

Riau | Selasa, 15 Juni 2021 | 11:30 WIB

Terkini

Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia

Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:56 WIB

Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan

Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:43 WIB

Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump

Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:29 WIB

Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online

Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:00 WIB

Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i

Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 19:44 WIB

DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI

DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 19:30 WIB

Sapi Kurban Pak Suardi 'Ngambek' Saat Mau Dipotong, Damkar DKI Sampai Turun Tangan

Sapi Kurban Pak Suardi 'Ngambek' Saat Mau Dipotong, Damkar DKI Sampai Turun Tangan

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:40 WIB

Tipu-Tipu 'Paranormal Sakti' di Duren Sawit, Motor Korban Raib Usai Ritual Paku

Tipu-Tipu 'Paranormal Sakti' di Duren Sawit, Motor Korban Raib Usai Ritual Paku

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:34 WIB

Vila dan Homestay Wajib Punya NIB Mulai 1 Agustus, yang Ilegal Bakal Dicoret dari Aplikasi

Vila dan Homestay Wajib Punya NIB Mulai 1 Agustus, yang Ilegal Bakal Dicoret dari Aplikasi

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:27 WIB

Militer AS Bom Kapal Diduga Bermuatan Narkotika di Samudera Pasifik: 1 Tewas 2 Selamat

Militer AS Bom Kapal Diduga Bermuatan Narkotika di Samudera Pasifik: 1 Tewas 2 Selamat

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 17:38 WIB