alexametrics

Jokowi Mau 100 Ribu Pekerja Sektor Keuangan Bisa Divaksin Covid-19 dalam Seminggu

Reza Gunadha | Mohammad Fadil Djailani
Jokowi Mau 100 Ribu Pekerja Sektor Keuangan Bisa Divaksin Covid-19 dalam Seminggu
Presiden Joko Widodo meninjau pelaksanaan vaksinasi covid-19 bagi pelaku sektor jasa keuangan di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Rabu (16/6/2021). [Suara.com/Muhammad Fadil Djailani]

"Kita dalam seminggu ini kurang lebih 100 ribu. Kita lakukan ini dalam rangka mempercepat vaksinasi dan kita harapkan juga segera terbentuk herd immunity," kata Jokowi.

Suara.com - Presiden Joko Widodo meninjau pelaksanaan vaksinasi covid-19 bagi pelaku sektor jasa keuangan di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Rabu (16/6/2021).

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi didampingi Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso, dan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Inarno Djajadi.

Jokowi dalam kesempatan tersebut menargetkan vaksinasi untuk para pekerja sektor keuangan bisa mencapai 100 ribu orang dalam waktu seminggu.

"Kita dalam seminggu ini kurang lebih 100 ribu. Kita lakukan ini dalam rangka mempercepat vaksinasi dan kita harapkan juga segera terbentuk herd immunity," kata Jokowi.

Baca Juga: Ini Calon Panglima TNI Pilihan Presiden Jokowi

Selain itu, Jokowi juga menargetkan program vaksinasi dapat mencapai 1 juta dosis vaksin per hari pada awal Juli 2021, naik dari target sebelumnya sebesar 500 ribu dosis per hari.

"Kita berharap kecepatan ini bisa dilakukan di sektor-sektor yang lain sehingga Covid bisa kita hambat dalam waktu secepat-cepatnya,” katanya.

Pelaksanaan vaksinasi massal diikuti kurang lebih 10.000 peserta yang serentak dilakukan di sepuluh Kantor Regional OJK lainnya, seperti di Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, Makassar, Palembang, Denpasar, Banjarmasin, Yogyakarta, dan Jambi.

“Saya harapkan semua daerah bisa memperbanyak, meningkatkan vaksinasinya sehingga kecepatan vaksinasi di sektor jasa keuangan segera mencapai herd immunity, paling tidak maksimum di bulan Agustus."

Baca Juga: Ketimpangan antara Laki-laki dan Perempuan Semakin Lebar akibat Covid-19

Komentar