CEK FAKTA: Benarkah Vaksinasi Dapat Menyebabkan Varian Baru Covid-19?

Reza Gunadha, Ruth Meliana Dwi Indriani

Kamis, 17 Juni 2021 | 14:35 WIB
CEK FAKTA: Benarkah Vaksinasi Dapat Menyebabkan Varian Baru Covid-19?
CEK FAKTA Bernarkah Vaksinasi Dapat Menyebabkan Varian Baru Covid-19. (Turnbackhoax.id)

Suara.com - Beredar narasi yang menyebutkan jika vaksinasi Covid-19 dapat menyebabkan varian baru virus corona dari keterangan para ahli.

Narasi ini dibagikan oleh pengguna akun Twitter @Incredibhaarat. Akun ini memposting narasi dari pernyataan seseorang ahli virologi dan pemenang Nobel Prize dari Prancis, Luc Montagnier yang menyatakan bahwa vaksinasi dapat menyebabkan varian baru virus corona.

Postingannya itu juga disertai video berdurasi 45 detik sebagai bukti. Dalam video 45 detik tersebut, ahli virologi dari Prancis Luc Montagnier menyatakan jika vaksinasi dapat menyebabkan varian Covid-19 baru.

Luc juga mengklaim bahwa tingginya vaksinasi di sebuah negara berbanding lurus dengan kenaikan jumlah pasien terinfeksi COVID-19.

Postingan @Incredibhaarat tersebut beredar di tengah agenda vaksinasi yang dilakukan sebagian besar negara untuk menghentikan pandemi COVID-19.

Adapun narasi yang dibagikan sebagai berikut:

"French Virologist & Nobel Prize Winner Luc Montagnier Says 'Mass Vaccination’s An Unacceptable Mistake, Vaccination’s Creating New Variant’s Of Virus'. If You Look At The Graph Of Covid Case’s & Deaths It All Blasted After Innoculation Of Vaccines.@Voice_For_India@mariawirth1"

Terjemahan:

"Ahli Virologi Prancis & Pemenang Hadiah Nobel Luc Montagnier Mengatakan 'Vaksinasi Massal Adalah Kesalahan yang Tidak Dapat Diterima, Vaksinasi Menciptakan Varian Virus Baru'. Jika Anda Melihat Grafik Kasus & Kematian Covid Itu Semua Meledak Setelah Pemberian Vaksin .@Voice_For_India@mariawirth1"

baca juga
CEK FAKTA Bernarkah Vaksinasi Dapat Menyebabkan Varian Baru Covid-19. (Turnbackhoax.id)
CEK FAKTA Bernarkah Vaksinasi Dapat Menyebabkan Varian Baru Covid-19. (Turnbackhoax.id)

Lantas benarkah klaim tersebut?

PENJELASAN

Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan media Suara.com, sejumlah ahli menyatakan bahwa klaim vaksinasi akan menciptakan varian baru virus corona adalah tidak benar.

World Health Organization (WHO) menjelaskan vaksinasi tidak dapat menyebabkan virus corona asli bermutasi menjadi varian baru. Hal yang menyebabkan Covid-19 bermutasi adalah karena virus menyebar secara luas dalam populasi yang besar, serta menginfeksi banyak orang.

"Semakin banyak peluang yang dimiliki virus untuk menyebar, semakin banyak ia bereplikasi – dan semakin berpeluang untuk mengalami perubahan," jelas WHO.

CEK FAKTA Bernarkah Vaksinasi Dapat Menyebabkan Varian Baru Covid-19. (Turnbackhoax.id)
CEK FAKTA Bernarkah Vaksinasi Dapat Menyebabkan Varian Baru Covid-19. (Turnbackhoax.id)

Lebih lanjut, seorang spesialis penyakit menular di Fakultas Kedokteran Universitas Johns Hopkins Dr. Robert Bollinger memberikan penjelasan lebih lanjut kepada Reuters melalui email mengenai masalah ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Kebagian Vaksin Covid-19 dan Dibubarkan Polisi, Ribuan Warga Batam Kecewa

Tak Kebagian Vaksin Covid-19 dan Dibubarkan Polisi, Ribuan Warga Batam Kecewa

Video | Kamis, 17 Juni 2021 | 14:18 WIB

Emil Dardak: Penyekatan di Suramadu Kemungkinan Diperpanjang hingga Idul Adha

Emil Dardak: Penyekatan di Suramadu Kemungkinan Diperpanjang hingga Idul Adha

Jatim | Kamis, 17 Juni 2021 | 14:05 WIB

Ciamis Dapat Kiriman Pasien COVID-19 dari Bandung dan Jakarta

Ciamis Dapat Kiriman Pasien COVID-19 dari Bandung dan Jakarta

Jabar | Kamis, 17 Juni 2021 | 13:56 WIB

Kapolda Metro Jaya ke Warga: Jakarta sedang Tidak Baik-baik Saja

Kapolda Metro Jaya ke Warga: Jakarta sedang Tidak Baik-baik Saja

Jakarta | Kamis, 17 Juni 2021 | 13:55 WIB

Kasus COVID-19 di Kota Yogyakarta Kembali Melonjak, Satpol PP Aktifkan Lagi Operasi Masker

Kasus COVID-19 di Kota Yogyakarta Kembali Melonjak, Satpol PP Aktifkan Lagi Operasi Masker

Jogja | Kamis, 17 Juni 2021 | 13:47 WIB

Warga Jakarta Dilarang ke Bandung Raya, Wali Kota Cimahi: Keluarga Saya Juga Gak Boleh

Warga Jakarta Dilarang ke Bandung Raya, Wali Kota Cimahi: Keluarga Saya Juga Gak Boleh

Jakarta | Kamis, 17 Juni 2021 | 13:42 WIB

Terkini

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:38 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:18 WIB