Minta Vaksin Nusantara dan Merah Putih Dilanjutkan Terus, DPR: Riset Tak Boleh Dilarang

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 17 Juni 2021 | 16:04 WIB
Minta Vaksin Nusantara dan Merah Putih Dilanjutkan Terus, DPR: Riset Tak Boleh Dilarang
Mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto membuat penasaran pimpinan dan anggota Komisi VII di dalam rapat dengar pendapat. (tangkap layar)

Suara.com - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Eddy Soeparno, mengatakan bahwa sebuah riset tidak boleh dilarang. Menurutnya baik Vaksin Merah Putih mau pun Vaksin Nusantara besutan mantan menteri kesehatan Terawan Putranto perlu dilanjutkan uji klinisnya ke tahap selanjutnya.

"Kita mendukung keduanya vaksin Nusantara dan vaksin Merah Putih untuk bisa melanjutkan uji klinis di tahap berikutnya. Karena ini bagian dari riset dan riset itu tidak boleh dilarang," kata Eddy kepada wartawan, Kamis (17/6/2021).

Selain itu, Eddy juga menyoroti soal pentingnya pendanaan bagi lembaga Eijkman yang sedang melakukan pengembangan Vaksin Merah Putih. Menurutnya, kekinian jangan sampai pendanaan ditahan.

"Jangan sampai dana mereka yang sudah begitu minim masih ditahan dan tidak bisa diturunkan karena akan menggangu proses riset selanjutnya sehingga produksi vaksin Merah Putih bisa juga terganggu," tuturnya.

Kendati begitu, Eddy mengatakan, pihaknya tidak dalam kapasitas mendorong Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Pasalnya hal itu di luar kewenangan Komisi VII DPR RI.

Lab pembuatan Vaksin Nusantara di RSUP Kariadi [suara.com/Dafi Yusuf]
Lab pembuatan Vaksin Nusantara di RSUP Kariadi [suara.com/Dafi Yusuf]

"Mengingat Komisi VII kewenangannya ada di pengawasan terkait riset," tandasnya.

Bikin Anggota DPR Penasaran

Terawan sempat membuat penasaran pimpinan dan anggota Komisi VII di dalam rapat dengar pendapat. Sebabnya Terawan memperagakan atau mendemo "masak" Vaksin Nusantara dari awal sampai tahap siap penyuntikan.

Mulanya Terawan mulai memaparkan bagaimana awal mula membuat Vaksin Nusantara. Namun aksinya tersebut disambut rasa penasaran anggota dan pimpinan Komisi II. Sejumlah dari mereka tampak mendekat ke meja Terawan, guna melihat langsung demo "masak" Vaksin Nusantara ala Terawan.

baca juga

Terlihat Wakil Ketua Komisi VII mulai dari Eddy Soeparno dan Alex Nurdin mendekat ke meja Terawan. Selain itu Anggota Komisi VII Dyah Roro Esti juga ikut melihat lebih dekat.

"Kalau mendekat izin saya pakai masker," kata Terawan menanti pimpinan dan anggota mendekati mejanya, Rabu (16/6/2021).

Sebelumnya Terawan memaparkan bagaimana proses membuat Vaksin Nusantara. Secara teknis ia mengungkapkan tahap demi tahap prosesnya secara ilmiah.

"Ini kaya masak aja, tapi harus tahu kalau tidak soalnya nanti dikira sulit sekali bikin vaksin. Ini kita ambil 1 Cc tadi yang berisi dosisnya," ucap Terawan memulai paparannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PKS Desak Pemerintah Masukan Vaksin Nusantara ke Konsorsium Riset Covid-19

PKS Desak Pemerintah Masukan Vaksin Nusantara ke Konsorsium Riset Covid-19

News | Kamis, 17 Juni 2021 | 10:03 WIB

Vaksin Nusantara Disebut Buatan Amerika, Terawan: Enggak Perlu Dijawab, Saya Buktikan

Vaksin Nusantara Disebut Buatan Amerika, Terawan: Enggak Perlu Dijawab, Saya Buktikan

News | Rabu, 16 Juni 2021 | 15:46 WIB

Demo 'Masak' Vaksin Nusantara ala Terawan Bikin Anggota DPR Penasaran

Demo 'Masak' Vaksin Nusantara ala Terawan Bikin Anggota DPR Penasaran

News | Rabu, 16 Juni 2021 | 14:43 WIB

Erick Thohir Prediksi Vaksin Merah Putih Baru Terlihat Akhir 2021

Erick Thohir Prediksi Vaksin Merah Putih Baru Terlihat Akhir 2021

Bisnis | Senin, 31 Mei 2021 | 14:55 WIB

Terkini

Harga Cabai Merah Keriting Tembus Rp118 Ribu per Kg, Bawang Merah Naik 17,54 Persen

Harga Cabai Merah Keriting Tembus Rp118 Ribu per Kg, Bawang Merah Naik 17,54 Persen

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:35 WIB

Impor KRL Bekas Jepang Terganjal Aturan dari Kemendag

Impor KRL Bekas Jepang Terganjal Aturan dari Kemendag

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:35 WIB

Tekan Emisi Kendaraan, Kemenhub Dorong Tanjung Priok Jadi Green Port

Tekan Emisi Kendaraan, Kemenhub Dorong Tanjung Priok Jadi Green Port

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:32 WIB

Review Your Personal Taxi: Kisah Taksi Antik Penyembuh Luka Batin Penumpang

Review Your Personal Taxi: Kisah Taksi Antik Penyembuh Luka Batin Penumpang

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:30 WIB

Perjuangan Tasya Farasya Atasi Kulit Kering Akibat Insomnia Hingga Hormon Berubah usai Melahirkan

Perjuangan Tasya Farasya Atasi Kulit Kering Akibat Insomnia Hingga Hormon Berubah usai Melahirkan

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:26 WIB

3 Kali Gagal Pasang Regulator, Gas LPG di Cilincing Meledak: Penghuni Kontrakan Terluka Parah!

3 Kali Gagal Pasang Regulator, Gas LPG di Cilincing Meledak: Penghuni Kontrakan Terluka Parah!

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:19 WIB

Tantowi Yahya: China Jauh di Depan dalam AI, Mahasiswa Bali Didorong Belajar ke Tsinghua

Tantowi Yahya: China Jauh di Depan dalam AI, Mahasiswa Bali Didorong Belajar ke Tsinghua

Bali | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:13 WIB

IHSG Menghijau pada Pembukaan Senin, Pantau ENRG

IHSG Menghijau pada Pembukaan Senin, Pantau ENRG

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:12 WIB

Harga Minyak Dunia Naik Usai Serangan Drone Houthi Targetkan Fasilitas Saudi Aramco

Harga Minyak Dunia Naik Usai Serangan Drone Houthi Targetkan Fasilitas Saudi Aramco

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:02 WIB

MA Kabulkan Pemakzulan Bupati Gowa, Apa yang Terjadi Jika DPRD Diam 14 Hari?

MA Kabulkan Pemakzulan Bupati Gowa, Apa yang Terjadi Jika DPRD Diam 14 Hari?

Sulsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:00 WIB

×