Lapor ke Jokowi, Menkes Budi Gunadi: Terjadi Peningkatan Kasus Covid-19 yang Luar Biasa

Chandra Iswinarno, Ummi Hadyah Saleh

Senin, 21 Juni 2021 | 14:10 WIB
Lapor ke Jokowi, Menkes Budi Gunadi: Terjadi Peningkatan Kasus Covid-19 yang Luar Biasa
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. [Sekretariat Presiden]

Suara.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dalam rapat terbatas (ratas) melaporkan perkembangan terkini kasus Covid-19 serta kondisi rumah sakit, tenaga kesehatan hingga obat-obatan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

Budi mengemukakannya, usai mengikuti ratas yang dilakukan secara virtual pada Senin (21/6/2021).

"Di ratas tadi, sudah kami laporkan mengenai berita-berita di masyarakat yang beredar mengenai kondisi di rumah skait kita, perawat kita, obat-obatan kita," ujarnya.

Budi menyampaikan, pihaknya sudah mempersiapkan lebih dini untuk mengantisipasi peningkatan kasus aktif Covid-19, baik dari segi tempat tidur, obat-obatan, APD hingga tenaga kesehatan. Langkah antisipasi ini berkaca pada pengalaman pemerintah saat terjadi lonjakan kasus bulan Januari dan Februari 2021.

"Kami sampaikan bahwa berdasarkan pengalaman di peningkatan kasus di Januari Februari di awal tahun ini, kami sudah mempersiapkan secara lebih dini jumlah tempat tidur yang ada, obat-obatan yang diperlukan, peralatan seperti APD dan juga masker yang dibutuhkan, termasuk juga tenaga kesehatan," tutur Budi.

Dia pun menyampaikan kepada Jokowi, bahwa telah terjadi peningkatan yang luar biasa. Karena itu, Jokowi menekankan pentingnya penanganan Covid-19, bukan hanya sisi hilir, tetapi penanganan di sisi hulu.

"Kami sampaikan memang sampai saat ini terjadi peningkatan yang luar biasa, dan itu penting untuk bisa fokusnya bukan hanya ke sisi hilir di sisi rumah sakit, di sisi penanganan orang sakit tapi lebih penting lagi fokus ke sisi hulu bagaimana kita mencegah agar orang sehat ini jangan menjadi sakit," tutur Budi.

Sehingga, arahan Jokowi, kata Budi, yakni implementasi lapangan yakni PPM Mikro  dan percepatan vaksinasi.

"Arahan beliau adalah kita harus memperkuat impelmentasi lapangan untuk program PPKM mikro dan yang kedua kita harus mempercepat vaksinasi," ucapnya.

baca juga

Tak hanya itu, mantan Wamen BUMN itu menuturkan Indonesia pernah mengalami lonjakan kasus di beberapa daerah pada bulan Januari dan Februari seperti Riau, Cilacap, Kudus, Bangkalan. Namun sekarang lonjakan kasus terjadi di DKI Jakarta dan beberapa kota lainnya. 

Ia pun meyakini Indonesia bisa menghadapi masalah pandemi dengan kerja keras bersama-sama

"Kita percaya bangsa kita adalah bangsa yang kuat, kalau kita bekerja bersama-sama. Empat pilar kita insyaallah akan bisa menghadapi masalah ini bersama. Kerja keras bapak ibu, ingat batasi kegiatan, stay at home. Selama liburan ini stay at home, tinggal di rumah bersama keluarga," katanya 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Covid-19 Tinggi, PKS Depok: Allah SWT Yang Ciptakan, Biar Allah SWT Yang Mematikan

Kasus Covid-19 Tinggi, PKS Depok: Allah SWT Yang Ciptakan, Biar Allah SWT Yang Mematikan

Bogor | Senin, 21 Juni 2021 | 13:59 WIB

Gawat! Kerap Kritik Masalah Covid-19, Jerinx SID Diancam Akan Dibunuh

Gawat! Kerap Kritik Masalah Covid-19, Jerinx SID Diancam Akan Dibunuh

Jawa Tengah | Senin, 21 Juni 2021 | 13:59 WIB

Ruang Isolasi Pasien COVID-19 di Graha Wisata TMII Sisa 3 Kamar

Ruang Isolasi Pasien COVID-19 di Graha Wisata TMII Sisa 3 Kamar

Jakarta | Senin, 21 Juni 2021 | 13:55 WIB

Terkini

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:36 WIB

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Kenang Ani Yudhoyono Lewat Novel, SBY: Saya Sudah Move On

Kenang Ani Yudhoyono Lewat Novel, SBY: Saya Sudah Move On

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas

Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:15 WIB

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:06 WIB

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:01 WIB

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:54 WIB

Ketua PP Siak Terlibat Kecelakaan: Renggut Nyawa Pelajar, Belum Ditetapkan Tersangka

Ketua PP Siak Terlibat Kecelakaan: Renggut Nyawa Pelajar, Belum Ditetapkan Tersangka

Riau | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:54 WIB

22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?

22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:51 WIB

×