Kasus Corona Meledak, Gus Mus: Prioritaskan Rasa Kemanusiaan Di Atas Segalanya!

Reza Gunadha, Ruth Meliana Dwi Indriani

Senin, 21 Juni 2021 | 21:38 WIB
Kasus Corona Meledak, Gus Mus: Prioritaskan Rasa Kemanusiaan Di Atas Segalanya!
Gus Mus Beri Pesan Bijak dan Tegas Soal Ledakan Kasus Virus Coroan Saat Ini. (Instagram/@s.kakung)

Suara.com - KH Ahmad Mustofa Bisri atau yang kerap disapa sebagai Gus Mus menyoroti lonjakan kasus covid-19. Ia kemudian menyampaikan sejumlah pesan bijak ke rakyat dan pemerintah di situasi bencana wabah ini.

Melalui akun Instagram resminya, Gus Mus membagikan video berisi pernyataannya. Ia mengaku prihatin sering mendengar banyak berita kematian di media sosial karena terinfeksi virus corona.

"Saudara saudaraku seperti yang kita baca dari berita-berita. Peningkatan lonjakan kasus Covid-19 saat ini luar biasa. Sering sekali kita membaca 'Inalilahi wainalilahi rojiun'. Wafat kebayakan karena virus Covid-19 ini," kata Gus Mus seperti dikutip oleh Suara.com, Senin (21/6/2021).

Situasi itu membuat Gus Mus menegur sejumlah pihak yang masih tidak mempercayai virus corona.

Ia meminta pihak yang sering menyepelekan kasus Covid-19 untuk sering membaca berita bagaimana dampak mematikan dari wabah ini.

"Pandemi ini merupakan wabah kemanusiaan ini yang mengenai siapa saja ini masih ada yang tidak mempercayainya. Atau minimal ada yang menganggap ini sepele. Kita sudah melihat sendiri. Paling tidak lihatlah berita-berita di dunia bagaimana efek pandemi ini," ujar Gus Mus.

"Seperti yang sering saya katakan ini adalah musibah kemanusiaan, bukan cuma musibah perorangan, kelompok, partai, negeri, daerah, etnis, agama. Tapi kemanusian keseluruhan. Mungkin Allah SWT ingin memberikan pelajaran yang besar bagi umat manusia," lanjutnya.

Gus Mus Beri Pesan Bijak dan Tegas Soal Ledakan Kasus Virus Coroan Saat Ini. (Instagram/@s.kakung)
Gus Mus Beri Pesan Bijak dan Tegas Soal Ledakan Kasus Virus Coroan Saat Ini. (Instagram/@s.kakung)

Gus Mus mendesak agar semua pihak bersatu memprioritaskan rasa kemanusiaan di atas segalanya. Apalagi, situasi di Indonesia saat ini sudah benar-benar dikacaukan karena pandemi Covid-19.

"Kita sudah mendengar rumah sakit penuh, kemudian shelter-shelter di kabupaten sampai desa penuh. Para dokter, tenaga medis dan siapa saja yang berada di garis depan tentunya sudah mengalami kelelahan yang luar biasa," jelas Gus Mus.

baca juga

"Maka tentu saja rasa kemanusiaan kita sebagai bangsa Indonesia yang berkeprimanusiaan harus bersikap lain. Memprioritaskan persoalan kemanusiaan ini dari yang lain-lain. Soal politik, soal apa aja, bahkan soal ekonomi. Kita harus prioritaskan bagaimana kita menekan laju penyebaran virus corona," tegas Gus Mus.

Gus Mus Beri Pesan Bijak dan Tegas Soal Ledakan Kasus Virus Coroan Saat Ini. (Instagram/@s.kakung)
Gus Mus Beri Pesan Bijak dan Tegas Soal Ledakan Kasus Virus Coroan Saat Ini. (Instagram/@s.kakung)

Tak hanya itu, Gus Mus juga mendesak pemerintah agar tegas dan jelas dalam menangani penyebaran virus corona. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah menarik rem darurat.

"Pemerintah hendaknya tegas. Seperti apa yang diimbau oleh banyak kalangan yaitu segera mengerem, menarik rem darurat. Apakah mau membatasi kegiatan masyarakat atau apa," desak Gus Mus.

"Pokoknya pemerintah harus melakukan tindakan yang tegas dan jelas untuk menanggulangi ini segera. Jangan ditunda-tunda! Ini prioritas," lanjutnya.

Terakhir, Gus Mus meminta masyarakat untuk selalu taat protokol kesehatan Covid-19. Mulai memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Ia juga memberikan pesan bijak agar semua masyarakat selalu berdoa dan mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Aturan Baru PPKM Mikro yang Diperketat, Berlaku hingga 5 Juli

5 Aturan Baru PPKM Mikro yang Diperketat, Berlaku hingga 5 Juli

News | Senin, 21 Juni 2021 | 21:29 WIB

Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19, Pemprov DKI Yakin Penghuni Rusun Nagrak Tak Protes

Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19, Pemprov DKI Yakin Penghuni Rusun Nagrak Tak Protes

News | Senin, 21 Juni 2021 | 21:08 WIB

Kasus Aktif COVID DKI Diprediksi Bisa Tembus 218 Ribu, Dinkes Minta Warga Lakukan Hal Ini

Kasus Aktif COVID DKI Diprediksi Bisa Tembus 218 Ribu, Dinkes Minta Warga Lakukan Hal Ini

Jakarta | Senin, 21 Juni 2021 | 21:08 WIB

Atasi Pandemi, Pfizer-BioNTech Diminta Bagikan Resep dan Teknologi Vaksin Covid-19

Atasi Pandemi, Pfizer-BioNTech Diminta Bagikan Resep dan Teknologi Vaksin Covid-19

Health | Senin, 21 Juni 2021 | 21:07 WIB

Viral Foto Truk Angkutan Jenazah Covid-19, Ini Kata Pemprov DKI Jakarta

Viral Foto Truk Angkutan Jenazah Covid-19, Ini Kata Pemprov DKI Jakarta

News | Senin, 21 Juni 2021 | 21:03 WIB

Stok Oksigen di Jateng Menipis, Ganjar Rapat dengan Distributor dan Suplier

Stok Oksigen di Jateng Menipis, Ganjar Rapat dengan Distributor dan Suplier

News | Senin, 21 Juni 2021 | 20:48 WIB

Terkini

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:50 WIB

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:16 WIB

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:13 WIB

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:05 WIB

×