Banyak Anak-anak Ikut Terpapar Corona, Pemerintah Diminta Cepat Tambah Fasilitas Kesehatan

Bangun Santoso, Novian Ardiansyah

Rabu, 23 Juni 2021 | 10:21 WIB
Banyak Anak-anak Ikut Terpapar Corona, Pemerintah Diminta Cepat Tambah Fasilitas Kesehatan
Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani. (Dok. DPR)

Suara.com - Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher menyoroti penambahan kasus harian positif Covid-19 yang menyasar anak-anak. Ia meminta pemerintah membuat protokol kesehatan ketat sekaligus menyiapkan fasilitas kesehatan.

Netty berujar, saat ini banyak anak sebagai kelompok rentan yang sudah terpapar Covid-19. Kata dia, berdasarkan data, Jakarta mencatatkan penambahan kasus harian sebanyak 5.582 kasus, 879 di antaranya adalah anak-anak.

Menurut dia, aturan yang ketat dan tegas dalam penerapan prokes harus dibarengi dengan kesiapan pemerintah dalam menyediakan faskes yang memadai. Termasuk faskes untuk anak-anak yang membutuhkan penanganan lebih spesifik.

"Pemerintah tidak boleh lamban bertindak guna mengantisipasi antrean bahkan penumpukan pasien di IGD karena ruang perawatan penuh. Segera tambah fasilitas perawatan, semisal Wisma Atlet, bahkan siapkan skenario rumah sakit lapangan untuk antisipasi lonjakan pasien," kata Netty kepada wartawan, Rabu (23/6/2021).

Selain kepada pemerintah, Netty mengingatkan para orang tua agar disiplin menjalankan prokes. Salah satunya ialah dengan tidak membawa anak-anak ke luar rumah untuk mencegah penularan.

Netty berujar orang tua bertanggung jawab memberikan perlindungan pada anak-anak dari serangan virus. Karena itu orang tua harus memastikan anak-anak mendapat asupan memadai, istirahat yang cukup, dan tetap tinggal di rumah.

"Jangan malah orang tua yang membawa anak-anak ke mall atau tempat wisata dengan alasan mengatasi kejenuhan. Anak-anak adalah generasi masa depan bangsa yang harus dijaga kesehatannya," ucap Netty.

Siapkan Vaksin Anak

Vaksin Covid-19 saat ini yang tersedia baru untuk orang dewasa dan lansia. Bagaimana dengan anak-anak?

baca juga

Padahal anak-anak juga menjadi kategori berisiko tertular Covid-19. Hal itu tentu saja harus mulai diantisipasi, yaitu dengan menyiapkan vaksin covid-19.

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengharapkan pemerintah menyiapkan langkah untuk memberikan vaksin Covid-19 bagi anak-anak mengingat kasus penyebaran virus itu juga sudah mulai meningkat ke kategori anak-anak per Juni 2021 ini.

Salah satu langkah yang bisa dilakukan untuk mendukung pemberian vaksin Covid-19 pada anak-anak ialah dengan melakukan uji klinis.

“Jadi memang sampai saat ini belum ada proses uji klinis (vaksin Covid-19) untuk anak- anak. Untuk memberikan vaksin itu diperlukan proses uji klinis, ketika uji klinis sudah dinyatakan aman maka barulah vaksin bisa diberikan kepada anak-anak,” kata Ketua Terpilih Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) dokter Adib Khumaidi dilansir dari Antara, Selasa (22/6/2021).

Dokter Adib menjelaskan dari data yang terhimpun oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) peningkatan kasus Covid-19 pada anak- anak meningkat seiring masuknya varian delta di Indonesia.

IDAI mengungkapkan setidaknya 1 dari 8 kasus Covid-19 merupakan kasus anak-anak.

Perbandingan itu menunjukan anak-anak menjadi kategori yang juga berisiko tertular Covid-19 bersamaan dengan orang dengan komorbid dan lansia.

Bahkan Indonesia menjadi peringkat pertama tingkat kematian tertinggi di dunia untuk kategori anak-anak yang terpapar Covid-19 dengan catatan tingkat case fatality rate 3-5 persen menurut IDAI.

Adapun yang harus dilakukan orangtua di masa genting saat Covid-19 mengancam anak-anak adalah dengan tidak membiarkannya lengah terhadap protokol kesehatan dan tidak mengajak anak untuk keluar rumah jika tidak diperlukan.

“Anak- anak ini tidak hanya menjadi korban. Mereka juga bisa berperan jadi carrier (jika terpapar Covid-19) bagi orangtua dan kakek neneknya,” kata Adib.

Untuk itu ia mengharapkan pemerintah dapat mengambil langkah untuk memulai menyiapkan pemberian vaksin Covid-19 untuk anak- anak.

“Kita harapkan pemerintah juga mengupayakan vaksinasi untuk anak- anak. Kita harap segera ya,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mardani PKS Singgung Usulan Anies: Penanganan Covid-19 Harus Tegas dan Kejam

Mardani PKS Singgung Usulan Anies: Penanganan Covid-19 Harus Tegas dan Kejam

News | Rabu, 23 Juni 2021 | 10:19 WIB

Penuh 90 Persen, RSD Wisma Atlet Tersisa 723 Bed Pasien Covid-19

Penuh 90 Persen, RSD Wisma Atlet Tersisa 723 Bed Pasien Covid-19

News | Rabu, 23 Juni 2021 | 09:57 WIB

Daerah Zona Merah Covid-19 Diminta Terapkan WFH 75 Persen

Daerah Zona Merah Covid-19 Diminta Terapkan WFH 75 Persen

Riau | Rabu, 23 Juni 2021 | 09:40 WIB

Tak Ada Tawaran Pekerjaan Selama Pandemi Covid-19, Artis Ini Jadi Satpam

Tak Ada Tawaran Pekerjaan Selama Pandemi Covid-19, Artis Ini Jadi Satpam

Lampung | Rabu, 23 Juni 2021 | 09:39 WIB

Terungkap, 253 Anak di Kota Malang Terpapar Covid-19 Selama Pandemi

Terungkap, 253 Anak di Kota Malang Terpapar Covid-19 Selama Pandemi

Malang | Rabu, 23 Juni 2021 | 09:36 WIB

Di Inggris, Kematian akibat Flu 10 Kali Lebih Tinggi dari Virus Corona Covid-19

Di Inggris, Kematian akibat Flu 10 Kali Lebih Tinggi dari Virus Corona Covid-19

Health | Rabu, 23 Juni 2021 | 09:38 WIB

Soal Jenazah Covid Tergeletak di Tanjung Priok, Ferdinand: Nies, Mundur Sajalah

Soal Jenazah Covid Tergeletak di Tanjung Priok, Ferdinand: Nies, Mundur Sajalah

News | Rabu, 23 Juni 2021 | 09:35 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×