Dukung Penguatan Konektivitas Digital Nusantara, HSBC Ikut Biayai Proyek Satelit SATRIA

Restu Fadilah, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 23 Juni 2021 | 11:31 WIB
Dukung Penguatan Konektivitas Digital Nusantara, HSBC Ikut Biayai Proyek Satelit SATRIA
President Director PT Pasifik Satelit Nusantara, Adi Rahman Adiwoso dalam sebuah diskusi virtual bertajuk ‘Peran Perbankan Dukung Upaya Perluasan Konektivitas Nasional melalui Proyek SATRIA’, Selasa (22/6/2021). (Mohammad Fadil Djailani/Suara.com)

Suara.com - The Hongkong and Shanghai Bank Corp Ltd (HSBC) mendukung penguatan konektivitas digital di Indonesia. Sebab, konektivitas digital kini semakin menjadi kebutuhan. Meskipun jumlah pengakses internet Indonesia telah mencapai 202,6 juta, penyebarannya sendiri belum merata di seluruh Indonesia.

Sebagai bagian dari komitmen HSBC untuk mendukung pembangunan infrastruktur dan ekonomi digital nasional, HSBC telah merangkul sindikasi bank internasional, export credit agency dan bank pembangunan multilateral untuk mendukung pembiayaan proyek Satelit Republik Indonesia (SATRIA), satelit multifungsi nasional pertama yang diselenggarakan melalui skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). 

SATRIA diinisiasi oleh Kementerian Komunikasi dan Teknologi Informatika RI untuk menyediakan layanan internet pita lebar (broadband) termasuk akses WiFi gratis, di lebih dari 150.000 titik pelayanan publik termasuk sekolah, rumah sakit, dan kantor pemerintahan di daerah terpencil di Indonesia. Proyek SATRIA ini merupakan inisiatif dari Pemerintah Indonesia untuk mengurangi kesenjangan digital dan memenuhi kebutuhan online secara cepat seiring pandemi Covid-19.

Proyek ini termasuk ke dalam Proyek Strategis Nasional Pemerintah Indonesia dan menjadi salah satu kunci pengembangan konektivitas broadband secara nasional, mengingat kondisi geografis Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau dengan masih banyak masyarakat yang belum terjangkau akses internet.

Satelit pemerintah ini, dikerjakan PT Satelit Nusantara Tiga, perusahaan yang dibentuk oleh pemenang tender yang terdiri dari PT Pintar Nusantara Sejahtera, PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN), PT Dian Semesta Sentosa, dan PT Nusantara Satelit Sejahtera.

“Di era digital saat ini, penguatan dan perluasan konektivitas digital akan sangat meningkatkan akses  pendidikan serta pelayanan kesehatan yang berkualitas, sekaligus menurunkan tingkat kesenjangan ekonomi dan infrastruktur, yang menjadi bagian dari Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Indonesia. Dengan adanya proyek SATRIA, kami berharap PSN dapat membantu ribuan sekolah serta fasilitas pelayanan publik, juga membuka akses internet yang setara bagi jutaan masyarakat dari Sabang hingga Merauke,” jelas President Director PT Pasifik Satelit Nusantara, Adi Rahman Adiwoso dalam sebuah diskusi virtual bertajuk ‘Peran Perbankan Dukung Upaya Perluasan Konektivitas Nasional melalui Proyek SATRIA’, Selasa (22/6/2021).

Adi menjelaskan, proyek ini merupakan proyek yang fantastis karena membutuhkan anggaran yang begitu besar. Setidaknya Rp8 triliun atau setara 550 juta dolar AS dipersiapkan untuk proyek strategis ini.

Melalui Direktorat Global Banking, HSBC memanfaatkan jaringan globalnya dalam menghadirkan solusi perbankan yang terintegrasi untuk mendukung kesuksesan proyek SATRIA, termasuk advisory, arranging, hedging, trade finance, dan layanan account & agency. Sebagai satu-satunya Financial Advisor dan Sole Social Structuring Bank untuk proyek SATRIA, HSBC memimpin strukturisasi pembiayaan multi-tranche yang terdiri dari kredit dengan jaminan BPIfrance yang dibiayai oleh HSBC, Santander dan Korea Development Bank, serta kredit komersial tanpa jaminan yang dibiayai oleh Asian Infrastructure Investment Bank dan Korea Development Bank.

President Director PT Bank HSBC Indonesia, François de Maricourt menjelaskan, permintaan terhadap integrasi data akan terus meningkat selama pandemi dan kedepannya. Untuk itu, melalui dukungan jaringan global serta keahlian HSBC dalam strukturisasi pembiayaan, HSBC berkomitmen untuk membantu membuka akses bagi sekolah, fasilitas publik serta masyarakat di daerah tertinggal untuk bisa terhubung dan tumbuh.

baca juga

“Khususnya melalui SATRIA, yang kami yakini akan berperan penting dalam memperkuat konektivitas digital Indonesia, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih berkelanjutan di Indonesia,” ucapnya.

Proyek SATRIA menjadi proyek swasta pertama di Indonesia yang dibiayai oleh Asian Infrastructure Investment Bank. Selain itu, SATRIA juga satelit pertama di dunia yang dibiayai oleh Asian Infrastructure Investment Bank dan Korea Development Bank. Transaksi pembiayaan ini berhasil mendapatkan predikat sebagai social loan untuk membiayai proyek SATRIA dalam PSN Social Financing Framework yang baru. Sustainalytics memberikan opini pihak kedua (Second-Party Opinion) mengenai PSN Social Financing Framework, dan merupakan opini yang kredibel dan berdampak luas, serta selaras dengan empat komponen utama dalam Social Bonds Principles 2020 dan Social Loan Principles 2021.

Adi Kembali menjelaskan, bahwa program ini, didukung oleh bank penjamin yaitu Bpifrance Assurance Export (Bpi), export credit agency dari Prancis, serta lembaga keuangan multilateral Asia Infrastructure Investment Bank (AIIB) yang berbasis di Beijing, Tiongkok. Persentase fasilitas pinjamannya sekitar 425 juta dolar AS, atau setara dengan 77,27 persen dari seluruh total investasi. Sementara itu sisanya sebanyak 125 juta dolar AS atau setara 22,73 persen dari total investasi SATRIA akan menggunakan modal Konsorsium PSN.

"Terima kasih atas kepercayaan, terutama kepada HSBC dan bank-bank lainnya untuk juga memberikan kepercayaan dalam memberikan biaya dalam projek ini," kata Adi dalam forum tersebut.

Berbicara teknis, Adi menuturkan bahwa nantinya PSN akan menggunakan teknologi High Throughput Satellite (HTS) produksi Thales Alenia Space (TAS) dari Prancis, dengan rocket launcher produksi Space-X yaitu Falcon 9-5500 dari Amerika Serikat.

Adapun Direktur Infrastruktur Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti), Bambang Nugroho menambahkan, proyek yang akan selesai 2023 mendatang ini diharapkan bakal memberi manfaat efisiensi yang lebih besar bagi masyarakat Indonesia yang tersebar di puluhan ribu pulau.

"Berdasarkan letak geografis, (satelit Satria-1) sangat membantu dalam hal penghematan. Efisiensi yang kita dapatkan karena letak Indonesia yang cukup sulit, karena kalau kita membangun sarana infrastruktur dengan menggunakan jalur fiber optik, tentunya membutuhkan biaya yang sangat tinggi dan proses kontruksi yang lebih sulit," kata Bambang.

Sebagai informasi, satelit SATRIA akan diluncurkan pada 2023. Proyek ini akan melengkapi berbagai inisiatif pemerintah sebelumnya termasuk Palapa Ring yang termasuk di dalam Proyek Strategis Nasional Pemerintah Indonesia (Peraturan Indonesia no. 58 tahun 2017). HSBC juga sebelumnya telah memberikan fasilitas bank guarantee yang signifikan dalam pembangunan jaringan serat optik 4G Indonesia yang termasuk dalam proyek Palapa Ring. Sejak saat itu, internet super cepat yang dihadirkan melalui proyek Palapa Ring telah berhasil menghubungkan kepulauan Indonesia melalui jaringan kabel laut dan darat sepanjang 35.000 km. Untuk mengetahui lebih lanjut bagaimana HSBC dapat mendukung bisnis Anda, hubungi kami di https://grp.hsbc/6049HhYb5.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pembangunan Satelit Satria Dimulai, Akan Diluncurkan 2023

Pembangunan Satelit Satria Dimulai, Akan Diluncurkan 2023

Tekno | Kamis, 03 September 2020 | 20:49 WIB

Satelit Satria Ditargetkan Meluncur 2023, Diangkut Roket SpaceX

Satelit Satria Ditargetkan Meluncur 2023, Diangkut Roket SpaceX

Tekno | Senin, 20 Juli 2020 | 19:45 WIB

Laba Anjlok, HSBC Berencana PHK 35 Ribu Karyawan

Laba Anjlok, HSBC Berencana PHK 35 Ribu Karyawan

Bisnis | Rabu, 19 Februari 2020 | 08:45 WIB

Wah, Akibat Air Terjun Ini, Lalin Bandara Changi Jadi Padat!

Wah, Akibat Air Terjun Ini, Lalin Bandara Changi Jadi Padat!

Otomotif | Minggu, 16 Juni 2019 | 08:00 WIB

KAKI: KPK Jangan Jadi Lembaga Pelindung Perusahaan Berperkara

KAKI: KPK Jangan Jadi Lembaga Pelindung Perusahaan Berperkara

News | Kamis, 05 Juli 2018 | 19:37 WIB

Riset Keuangan dan Perbankan Indonesia Masih Terbilang Rendah

Riset Keuangan dan Perbankan Indonesia Masih Terbilang Rendah

Bisnis | Senin, 15 Mei 2017 | 17:33 WIB

Terkini

Pura-pura Jadi Pembeli! Polisi Ciduk Pengedar 15 Airsoft Gun yang Dijual via WhatsApp

Pura-pura Jadi Pembeli! Polisi Ciduk Pengedar 15 Airsoft Gun yang Dijual via WhatsApp

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:59 WIB

Mahfud MD Sebut Penolakan UU Polri oleh Mahasiswa Wajar: Memang Tak Ada Perubahan

Mahfud MD Sebut Penolakan UU Polri oleh Mahasiswa Wajar: Memang Tak Ada Perubahan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:53 WIB

FPTHSI Tepis Pidato Prabowo Sebut Gaji Guru Terkendala Anggaran: Dana Cukup, Tapi Salah Distribusi

FPTHSI Tepis Pidato Prabowo Sebut Gaji Guru Terkendala Anggaran: Dana Cukup, Tapi Salah Distribusi

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:49 WIB

Shopee Permudah Seller Kelola Keikutsertaan Program Promosi di Laman "Pengelolaan Program Saya"

Shopee Permudah Seller Kelola Keikutsertaan Program Promosi di Laman "Pengelolaan Program Saya"

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:46 WIB

Gus Yaqut Tumbang di Tahanan, Istri Apresiasi Langkah Cepat KPK Larikan ke RS

Gus Yaqut Tumbang di Tahanan, Istri Apresiasi Langkah Cepat KPK Larikan ke RS

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:36 WIB

Gaji Dokter Timpang! Menkes: Ada yang Miliaran, Ada yang Selevel Tukang Parkir

Gaji Dokter Timpang! Menkes: Ada yang Miliaran, Ada yang Selevel Tukang Parkir

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:24 WIB

Viral Isu Kantor RW di Cikini Digusur Demi SPPG, Ini Fakta Sebenarnya

Viral Isu Kantor RW di Cikini Digusur Demi SPPG, Ini Fakta Sebenarnya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:24 WIB

Miris! Menkes Budi Bongkar Sisi Gelap Dunia Medis: Banyak Nakes Kena Bullying dari Seniornya

Miris! Menkes Budi Bongkar Sisi Gelap Dunia Medis: Banyak Nakes Kena Bullying dari Seniornya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:18 WIB

Polisi Tegaskan Taufik Hidayat Ditangkap, Bukan Menyerahkan Diri Seperti Narasi Viral

Polisi Tegaskan Taufik Hidayat Ditangkap, Bukan Menyerahkan Diri Seperti Narasi Viral

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:13 WIB

Di Sini Wilayah Paling Parah Akibat Gempa Venezuela, Banyak Orang Meninggal

Di Sini Wilayah Paling Parah Akibat Gempa Venezuela, Banyak Orang Meninggal

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:13 WIB