Eks Menkes Siti Fadilah ke Pemerintah: Jangan Nurut Disuruh Lockdown!

Dany Garjito, Ruth Meliana Dwi Indriani

Senin, 28 Juni 2021 | 11:34 WIB
Eks Menkes Siti Fadilah ke Pemerintah: Jangan Nurut Disuruh Lockdown!
Eks Menkes Siti Fadilah Bicara Covid-19. (YouTube/tvOneNews)

Suara.com - Mantan Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Siti Fadilah menilai opsi lockdown untuk mengatasi penyebaran virus corona di Indonesia tidak tepat. Ia pun mendesak pemerintah dan rakyat untuk menolak lockdown.

Seperti diketahui, wacana lockdown memang ramai disuarakan oleh sejumlah pihak. Hal ini dipicu lonjakan kasus Covid-19 di Tanah Air yang sudah semakin tidak terkendali dan terus menciptakan rekor penambahan kasus baru belakangan ini.

Siti Fadilah menilai kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerapkan PPKM Mikro sudah benar. Pasalnya, PPKM Mikro dinilai paling sesuai dengan kondisi yang terjadi di Indonesia.

"Lockdown tidak tepat menurut saya, pilihan Jokowi pada PPKM Mikro per RT paling tepat," kata Siti seperti dikutip Suara.com dari tayangan "Apa Kabar Indonesia" yang diunggah akun YouTube tvOneNews, Senin (28/6/2021).

Bahkan, Siti Fadilah mengaku ia pernah mengusulkan PPKM Mikro jauh sebelum Jokowi mengusulkannya.

"Saya pernah usulkan di YouTube pertama saya soal usulan ini, jauh sebelum Jokowi mengusulkan," bebernya.

Menkes era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini menjelaskan alasan mengapa lockdown bukan opsi terbaik. Menurutnya, Indonesia berbeda dengan negara barat lainnya.

Masyarakat Indonesia terkenal dengan gotong royong yang pasti akan membantu satu sama lain. Karena itu, opsi lockdown yang mengharuskan setiap warga untuk berdiam diri di rumah bukan merupakan ciri bangsa Indonesia.

"Karena masyarakat kita bukan orang barat, kita dikenal dengan bergotong royongnya, yang selalu memikirkan satu dan lain, kita harus bangkit," tegas Siti Fadilah.

baca juga

Oleh sebab itu, Siti Fadilah meminta masyarakat untuk menolak kebijakan lockdown. Ia bahkan mendesak pemerintah untuk tidak nurut jika disuruh melakukan lockdown.

Apalagi, menurut penilaian Siti, Indonesia bakal hancur jika menerapkan lockdown karena tidak mampu membiayai kehidupan masyarakat.

"Jangan nurut disuruh lockdown, berat! Bisa banyak orang enggak makan, pemerintah juga berat, apalagi dengan kondisi ekonomi kita sekarang ini. Karena lockdown pemerintah akan biayai masyarakat," kata Siti.

Lebih lanjut Siti menyebut tidak ada negara yang sukses menganggulangi pandemi virus corona dengan menerapkan lockdown.

"Kalau lockdown nanti hancur semua kita, mana negara yang berhasil dengan lockdown? Yang ada semi lockdown bisa berhasil, kalau lockdown total kecuali negara itu kaya raya banget mungkin bisa," jelas Siti.

"Percayalah, jangan ikuti mereka 100 persen. Ambil saja yang sesuai, yang tidak jangan diambil, lockdown tidak sesuai," lanjutnya.

Ketua RT saat ini diyakini Siti menjadi pengawas paling hebat bagi warganya untuk mengatasi penyebaran Covid-19. Apalagi, daya jangkau RT dalam PPK Mikro lebih cepat jika ada tetangga yang terinfeksi Covid-19.

Pecah Rekor Lagi! COVID-19 RI Tambah 21.342 Orang Dalam 1 Hari

Kasus COVID-19 Indonesia pecah rekor lagi. Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengumumkan kasus positif COVID-19 di Indonesia kembali bertambah sebanyak 21.342 orang dalam satu hari, Minggu (27/6/2021).

Sehingga total kasus menembus 2.115.304 orang.

Dari jumlah itu, ada tambahan 402 orang meninggal sehingga total menjadi 57.138 jiwa meninggal dunia.

Kemudian, ada tambahan 8.024 orang yang sembuh sehingga total menjadi 1.850.418 orang lainnya dinyatakan sembuh.

Sementara kasus aktif naik 12.909 menjadi 207.685 orang, dengan jumlah suspek mencapai 129.891 orang.

Angka tersebut didapatkan dari hasil pemeriksaan 98.904 spesimen dari 79.533 orang yang diperiksa hari ini.

Total spesimen yang sudah diperiksa sejak kasus pertama covid-19 hingga hari ini adalah 19.518.202 spesimen dari 13.042.286 orang.

Tercatat sudah 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota yang terinfeksi virus COVID-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sophia Latjuba Pamer Bentuk Tubuh Ideal, dan Berita Terpopuler Lainnya

Sophia Latjuba Pamer Bentuk Tubuh Ideal, dan Berita Terpopuler Lainnya

Lifestyle | Senin, 28 Juni 2021 | 10:35 WIB

Bagi yang Ikut Vaksinasi Gratis di Malang, Ini Dua Lokasinya

Bagi yang Ikut Vaksinasi Gratis di Malang, Ini Dua Lokasinya

Malang | Senin, 28 Juni 2021 | 10:33 WIB

Eks Menkes Ungkap Bahaya Jokowi Lockdown Indonesia: Negara Hancur, Banyak Warga Tak Makan

Eks Menkes Ungkap Bahaya Jokowi Lockdown Indonesia: Negara Hancur, Banyak Warga Tak Makan

Kalbar | Senin, 28 Juni 2021 | 10:32 WIB

Miskomunikasi, Jenazah Covid di Gresik Dikubur Keluarganya Sendiri Tanpa APD

Miskomunikasi, Jenazah Covid di Gresik Dikubur Keluarganya Sendiri Tanpa APD

Jatim | Senin, 28 Juni 2021 | 10:29 WIB

Update Covid-19 Global: Angka Kematian Harian Indonesia Terbanyak ke-5 di Dunia

Update Covid-19 Global: Angka Kematian Harian Indonesia Terbanyak ke-5 di Dunia

Health | Senin, 28 Juni 2021 | 10:21 WIB

10 Lokasi Vaksinasi Covid-19 Gratis di Pekanbaru, Syaratnya Pakai KTP

10 Lokasi Vaksinasi Covid-19 Gratis di Pekanbaru, Syaratnya Pakai KTP

Riau | Senin, 28 Juni 2021 | 10:15 WIB

Terkini

Kebakaran Gudang HT di Setiabudi: Hampir 100 Damkar Dikerahkan, Kerugian Capai Rp1 Miliar!

Kebakaran Gudang HT di Setiabudi: Hampir 100 Damkar Dikerahkan, Kerugian Capai Rp1 Miliar!

News | Jum'at, 25 September 2026 | 08:35 WIB

Dua Hari Hilang Tanpa Alas Kaki, Nenek 62 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Tegalan Sumenep

Dua Hari Hilang Tanpa Alas Kaki, Nenek 62 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Tegalan Sumenep

Jatim | Jum'at, 25 September 2026 | 08:34 WIB

Stok Pangan Ada, Harga Masih Tinggi: DPR Soroti Cabai Tembus Rp95 Ribu

Stok Pangan Ada, Harga Masih Tinggi: DPR Soroti Cabai Tembus Rp95 Ribu

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 08:30 WIB

Tanaman Hias Indoor Pembawa Hoki di Rumah Sesuai Shio, Dipercaya Bawa Kemakmuran

Tanaman Hias Indoor Pembawa Hoki di Rumah Sesuai Shio, Dipercaya Bawa Kemakmuran

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 08:30 WIB

Bukan Bikin Rileks, Ini 3 Dampak Mematikan Etomidate pada Paru-paru dan Otak

Bukan Bikin Rileks, Ini 3 Dampak Mematikan Etomidate pada Paru-paru dan Otak

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 08:25 WIB

Pembayaran Digital Makin Tinggi, Anak Muda Minta Uang THR Lewat QRIS

Pembayaran Digital Makin Tinggi, Anak Muda Minta Uang THR Lewat QRIS

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 08:21 WIB

Detik-Detik Brigadir WHS Tewas dalam Tugas: Motor Masuk Kolong Truk saat Antar Berkas Perkara

Detik-Detik Brigadir WHS Tewas dalam Tugas: Motor Masuk Kolong Truk saat Antar Berkas Perkara

News | Jum'at, 25 September 2026 | 08:16 WIB

Sosok Wisnu Hani Putranto, Kalapas Cibinong yang Disorot Akibat Adanya Fasilitas Mewah di Lapas

Sosok Wisnu Hani Putranto, Kalapas Cibinong yang Disorot Akibat Adanya Fasilitas Mewah di Lapas

News | Jum'at, 25 September 2026 | 08:10 WIB

Jenazah ABK Arupadhatu 1 Dimakamkan, 7 Korban Masih Hilang

Jenazah ABK Arupadhatu 1 Dimakamkan, 7 Korban Masih Hilang

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 08:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Cerah Berawan hingga Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Cerah Berawan hingga Hujan Ringan

News | Jum'at, 25 September 2026 | 07:59 WIB

×