Nasihati Jokowi, Teddy Gusnaidi Sebut PPKM Darurat Pasti Gagal Jika...

Reza Gunadha, Aprilo Ade Wismoyo

Jum'at, 02 Juli 2021 | 16:39 WIB
Nasihati Jokowi, Teddy Gusnaidi Sebut PPKM Darurat Pasti Gagal Jika...
Teddy Gusnaidi (YouTube).

Suara.com - Mantan kader PKPI Teddy Gusnaidi kembali menyampaikan saran pada Presiden Jokowi terkait peraturan PPKM darurat yang telah dicanangkan pemerintah untuk menekan laju pertambahan kasus Covid-19 di Indonesia.

Lewat beberapa cuitan yang diunggah di akun Twitternya, Jumat (2/7/2021) Teddy menyampaikan beberapa poin pemikirannya tentang PPKM darurat.

Ia dengan tegas menyatakan bahwa PPKM darurat akan gagal apabila pemerintah tidak melakukan penutupan jalan.

Teddy menyebut aparat tak akan mampu memantau banyaknya pelanggaran di malam hari.

"Pak @Jokowi, aparat tidak akan mampu memantau sebegitu banyak pelanggaran pada jam malam. Tapi dgn ditutup jalanan, paling tidak akses masuk terjadinya kerumunan, dapat dihindari," tulis Teddy seperti dikutip suara.com dari akunTwitternya, Jumat (2/7/2021).

"Setiap jam petugas bisa patroli menyusuri jalanan untuk memantau jika ada yang coba buat berkerumun," lanjutnya.

Sarankan jalan ditutup

Teddy menilai, jika tak ada orang lewat karena jalan ditutup, maka warung-warung di pinggir jalan juga akan tutup. Namun jika jalan tak ditutup warung di pinggir jalan tetap akan buka dan berpotensi menimbulkan kerumunan.

"Lagian jika sudah tidak ada org hilir mudik dijalanan, maka penjual makanan dipinggir jalan yang jadi potensi orang berkumpul, otomatis tutup. Tapi jika jalanan tidak ditutup, orang masih lalu lalang, maka akan bermunculan penjual makanan dipinggir jalan, karena ada pembeli. @jokowi," tulis Teddy.

baca juga

Teddy sebut PPKM darurat akan gagal

Teddy menyebut, apabila banyak orang tetap berlalu lalang di jalan dengan jumlah aparat yang terlalu sedikit untuk memantau, maka PPKM darurat dipastikan akan gagal.

"Dengan begitu banyaknya penjual makanan dipinggir jalan, dengan begitu banyak orang lalu lalang karena jalanan tidak ditutup, dengan terbatasnya aparat untuk memantau, maka saya pastikan PPKM Darurat gagal. Karena masih terjadi transaksi penyebaran virus pada jam malam. @jokowi," lanjutnya.

Cuitan Teddy Gusnaidi soal PPKM darurat (twitter)
Cuitan Teddy Gusnaidi soal PPKM darurat (twitter)

Syarat PPKM darurat berhasil

Teddy juga mengatakan PPKM darurat akan bisa berhasil dijalankan tanpa penutupan jalan apabila masyarakat peduli dan patuh pada protokol kesehatan serta peraturan selama PPKM.

"PPKM Darurat bisa berhasil tanpa penutupan jalan jika masyarakat peduli & patuh. Tapi fakta dilapangan selama ini tdk seperti itu, bahkan byk yg tdk menggunakan masker, berkeliaran," lanjut Teddy dalam cuitannya.

"Satu-satunya jalan adalah dengan memaksa masyarakat utk dirumah, yaitu dgn menutup akses jalanan," lanjutnya lagi.

Ia mengatakan, apabila jalan tak ditutup aparat tak akan mampu melihat dan menindak pelanggaran, yang pada akhirnya berujung dengan pembiaran.

"Dengan ditutup jalanan, akan terlihat dengan mudah siapa yang melanggar sehingga mudah bagi aparat untuk menindaknya. Jika jalanan tidak ditutup, aparat tidak akan mampu melihat pelanggaran dan tidak akan mampu menindak pelanggaran. Akhirnya dibiarkan seperti yang sudah-sudah," tulisnya.

Masih ada waktu menambah aturan penutupan jalan

Teddy menilai saat ini masih ada waktu untuk menambahkan aturan penutupan jalan secara total pada jam malam.

"Masih ada waktu untuk menambah aturan penutupan jalanan secara total pada jam malam, sehingga ketika pelaksanaan nanti pada tanggal 3 Juli 2021 hasilnya akan sesuai dengan harapan kita semua," tulis Teddy.

Teddy sekali lagi menegaskan pendapatnya, jika jalan tak ditutup, maka PPKM darurat sudah pasti gagal.

"Jika tidak ditutup, sekali lagi saya katakan, PPKM Darurat PASTI GAGAL. @jokowi Terima kasih," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PPKM Darurat Jawa-Bali Berlaku Mulai Besok

PPKM Darurat Jawa-Bali Berlaku Mulai Besok

Your Say | Jum'at, 02 Juli 2021 | 15:19 WIB

Masyarakat Jadi Kunci PPKM Darurat, Covid-19 Bisa Keok Jika Semua Sadar Aturan

Masyarakat Jadi Kunci PPKM Darurat, Covid-19 Bisa Keok Jika Semua Sadar Aturan

News | Jum'at, 02 Juli 2021 | 15:17 WIB

Sri Mulyani Pasrah Ekonomi Kuartal III Anjlok Imbas PPKM Darurat

Sri Mulyani Pasrah Ekonomi Kuartal III Anjlok Imbas PPKM Darurat

Bisnis | Jum'at, 02 Juli 2021 | 15:13 WIB

PPKM Darurat Jawa-Bali, Warga Kota Tangerang Dilarang Makan di Warung PKL

PPKM Darurat Jawa-Bali, Warga Kota Tangerang Dilarang Makan di Warung PKL

Jakarta | Jum'at, 02 Juli 2021 | 15:05 WIB

Ngenes! Terapkan PPKM Darurat, Pemkot Tegal Tak Berikan Bansos

Ngenes! Terapkan PPKM Darurat, Pemkot Tegal Tak Berikan Bansos

Jawa Tengah | Jum'at, 02 Juli 2021 | 15:00 WIB

PKS: PPKM Berjilid-jilid Bukan Tolok Ukur Kendalikan Pandemi

PKS: PPKM Berjilid-jilid Bukan Tolok Ukur Kendalikan Pandemi

News | Jum'at, 02 Juli 2021 | 15:03 WIB

Terkini

Mendagri Tito Hadiri Upacara Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara di Bogor

Mendagri Tito Hadiri Upacara Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara di Bogor

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 15:42 WIB

Kemhan Usut Kematian 5 Calon Manajer Kopdes

Kemhan Usut Kematian 5 Calon Manajer Kopdes

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 15:40 WIB

Mediasi Buntu, Keluarga Adik Keisya Levronka Ungkap Alasan Tempuh Jalur Hukum

Mediasi Buntu, Keluarga Adik Keisya Levronka Ungkap Alasan Tempuh Jalur Hukum

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 15:37 WIB

Rp756 Miliar Diselamatkan! Kapolri Bongkar Skandal Besar Bio Solar dan Perusahaan Sawit Nakal

Rp756 Miliar Diselamatkan! Kapolri Bongkar Skandal Besar Bio Solar dan Perusahaan Sawit Nakal

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 15:32 WIB

Keluarga Keisya Levronka Gugat Untar Rp1 M, Soroti Tak Ada Ambulans usai Lexi Jatuh dari Lantai 6

Keluarga Keisya Levronka Gugat Untar Rp1 M, Soroti Tak Ada Ambulans usai Lexi Jatuh dari Lantai 6

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 15:28 WIB

Komdigi dan Universitas Brawijaya Bangun Sistem AI Pendukung Sekolah Rakyat

Komdigi dan Universitas Brawijaya Bangun Sistem AI Pendukung Sekolah Rakyat

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 15:19 WIB

Geger Kelompok Society of Saint Pius X Angkat 4 Uskup Tanpa Persetujuan Paus Leo, Siapa Mereka?

Geger Kelompok Society of Saint Pius X Angkat 4 Uskup Tanpa Persetujuan Paus Leo, Siapa Mereka?

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 14:59 WIB

Prabowo Puji Peran Polri Dukung Ketahanan Pangan dan Program MBG

Prabowo Puji Peran Polri Dukung Ketahanan Pangan dan Program MBG

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 14:15 WIB

Usulan Pilkada Lewat DPRD Kandas? Golkar Respons Putusan MK

Usulan Pilkada Lewat DPRD Kandas? Golkar Respons Putusan MK

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 14:06 WIB

Pesawat Tabrak Menara di Beijing, Pemerintah China Sibuk Sensor Peristiwa Itu

Pesawat Tabrak Menara di Beijing, Pemerintah China Sibuk Sensor Peristiwa Itu

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 14:02 WIB

×