Jangan Download Aplikasi Oximeter di Ponsel, Tak Berguna dan Bisa Berbahaya

Cesar Uji Tawakal | Fita Nofiana | Suara.com

Sabtu, 03 Juli 2021 | 16:55 WIB
Jangan Download Aplikasi Oximeter di Ponsel, Tak Berguna dan Bisa Berbahaya
pulse oximeter di rumah (Freepik)

Suara.com - Belakangan alat ukur kadar oksigen atau oximeter diburu di Indonesia. Pasalnya pulse oximeter yang praktis bisa membantu memantau kadar oksigen pasien Covid-19 yang sedang banyak-banyakya di Indonesia. 

Oximeter yang banyak diborong menimbulkan kelangkaan dan harga yang naik gila-gilaan. Akhinya, banyak orang yang beralih pada aplikasi oximeter yang tersedia di App Store. 

Padahal menurut News 18, aplikasi semacam itu sebaiknya jangan didownload. Sebab selain tak ada gunanya untuk cek kadar oksigen, aplikasi tersebut malah diduga mengambil data dari pemindaian sidik jadi Anda. 

Dalam hal ini, Kementerian Dalam Negeri Pemerintah India memposting tentang ancaman dunia aplikasi oximeter melalui akun Twitter. Mereka mendesak pengguna untuk tidak jatuh pada aplikasi yang menjanjikan bisa memantau kadar oksigen di ponsel.

Aplikasi penipuan seperti yang disebutkan di sini mungkin sering menjadi kendaraan untuk malware, spyware, dan bentuk lain dari kode dan alat berbahaya yang dapat menginfeksi perangkat Anda. 

pulse oximeter di rumah (Freepik)
pulse oximeter di rumah (Freepik)


Pengguna harus tetap waspada terhadap fakta bahwa agar oksimeter berfungsi, perangkat apapun memerlukan sensor oksigen darah SpO2 fisik yang ada di dalamnya.

Secara bersamaan, bahkan membaca detak jantung memerlukan sensor detak jantung fisik, dan smartphone yang tersedia di pasaran saat ini tidak memiliki keduanya.

Oleh karena itu, aplikasi yang menjanjikan untuk membaca kadar oksigen dan detak jantung dengan menggunakan sensor sidik jari ponsel ternyata tidak menawarkan layanan yang akurat dan cenderung bersifat berbahaya. 

Menurut Kementerian India, aplikasi berbahaya seperti aplikasi oksimeter palsu ini mungkin hanya menjadi kendaraan untuk taktik spionase dunia maya.

Mereka yang tertarik untuk memantau kadar oksigen darah mereka disarankan untuk membeli oksimeter yang sebenarnya dari toko medis atau online mana pun, bukan lewat aplikasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Luhut Prediksi Kasus Covid-19 Akan Merangkak Naik Masa PPKM Darurat

Luhut Prediksi Kasus Covid-19 Akan Merangkak Naik Masa PPKM Darurat

News | Sabtu, 03 Juli 2021 | 16:48 WIB

Jangan Beli dari Tengkulak! Ini Daftar Lengkap Harga Eceran Tertinggi Obat di Masa Pandemi

Jangan Beli dari Tengkulak! Ini Daftar Lengkap Harga Eceran Tertinggi Obat di Masa Pandemi

Health | Sabtu, 03 Juli 2021 | 16:42 WIB

Luhut Perkirakan Masa Kritis Covid-19 Hingga Dua Pekan ke Depan

Luhut Perkirakan Masa Kritis Covid-19 Hingga Dua Pekan ke Depan

News | Sabtu, 03 Juli 2021 | 16:37 WIB

Terkini

8 Fakta Serangan Donald Trump ke Paus Leo XIV yang Tak Henti-Henti

8 Fakta Serangan Donald Trump ke Paus Leo XIV yang Tak Henti-Henti

News | Kamis, 16 April 2026 | 09:29 WIB

Berani! Anggota DPR Polandia Pamer Bendera Israel Bergambar Nazi di Sidang Parlemen

Berani! Anggota DPR Polandia Pamer Bendera Israel Bergambar Nazi di Sidang Parlemen

News | Kamis, 16 April 2026 | 09:14 WIB

Menaker Dorong Balai K3 Perkuat Pencegahan, Tekan Angka Kecelakaan Kerja

Menaker Dorong Balai K3 Perkuat Pencegahan, Tekan Angka Kecelakaan Kerja

News | Kamis, 16 April 2026 | 08:39 WIB

Dalih Akses Sulit, Pasukan Oranye di Matraman Sapu Sampah ke Sungai: Langsung Kena SP1

Dalih Akses Sulit, Pasukan Oranye di Matraman Sapu Sampah ke Sungai: Langsung Kena SP1

News | Kamis, 16 April 2026 | 08:35 WIB

Bela Donald Trump, Ketua DPR AS Sebut Paus Leo XIV Harusnya Siap Dikomentari

Bela Donald Trump, Ketua DPR AS Sebut Paus Leo XIV Harusnya Siap Dikomentari

News | Kamis, 16 April 2026 | 08:16 WIB

PM Armenia Pamer Kedeketan dengan Rusia, Komunikasi Sangat Intensif

PM Armenia Pamer Kedeketan dengan Rusia, Komunikasi Sangat Intensif

News | Kamis, 16 April 2026 | 08:11 WIB

Janji Xi Jinping kepada Trump: Pastikan Tak Ada Pasokan Senjata China untuk Iran

Janji Xi Jinping kepada Trump: Pastikan Tak Ada Pasokan Senjata China untuk Iran

News | Kamis, 16 April 2026 | 07:26 WIB

Rusia Bela Hak Nuklir Iran, Lavrov Sebut Pengayaan Uranium untuk Tujuan Damai

Rusia Bela Hak Nuklir Iran, Lavrov Sebut Pengayaan Uranium untuk Tujuan Damai

News | Kamis, 16 April 2026 | 07:21 WIB

Kisah Siswa Pulau Batang Dua Tempuh Ujian Kelulusan di Tenda Pengungsian

Kisah Siswa Pulau Batang Dua Tempuh Ujian Kelulusan di Tenda Pengungsian

News | Kamis, 16 April 2026 | 07:17 WIB

ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru

ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru

News | Rabu, 15 April 2026 | 23:00 WIB